PSIKOEDUKASI PENCEGAHAN PERILAKU MEROKOK; KENALI RESIKO DAN DAMPAKNYA BAGI KESEHATAN FISIK DAN PSIKOLOGIS PADA REMAJA AKHIR DI SMA N 2 DEWANTARA
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i3.862Keywords:
psikoedukasi, perilaku merokok, remaja akhirAbstract
Perilaku merokok adalah kebiasaan atau tindakan seseorang dalam menghisap dan menghirup asap rokok yang berasal dari pembakaran tembakau. Perilaku ini tidak hanya menyebabkan dampak pada kesehatan fisik saja tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis. Artikel ini mendeskripsikan tentang pelaksanaan pengabdian yang telah dilaksanakan oleh kelompok mahasiswa prodi psikologimenggunakan metode konvensional berupa psikoedukasi tentang pencegahan perilaku merokok pada siswa-siswi yang merupakan remaja akhir dengan rentang usia 16-17 tahun di SMA N 2 Dewantara. Hasil dari kegiatan dapat membantu para siswa siswi dalam meningkatkan kesadaran akan bahayamerokok dan pemahaman tentang hal-hal yang berkaitan dengan pencegahan perilaku merokok dan diharapkan mengalami perubahan serta dapat menjawab hal-hal yang sederhana menjadi jawaban yang semakin kompleks, yang meliputi tentang apa yang mereka ketahui tentang kandungan rokok, dampak fisik, penyebab dan dampak psikologis dari perilaku merokok.
Kata kunci: psikoedukasi, perilaku merokok, remaja akhir
References
Aula., Lisa, E. (2015). STOP Merokok! Sekarang atau Tidak Sama Sekali. Yogyakarta: Gara Ilmu
BNP JABAR. (2011). "Dampak Psikologis Merokok". http://www.bnpjabar.or.id/index.
Emilia & Ova, (2008). Promosi Kesehatan Dalam Lingkup Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Pustaka Cendikia Press.
Fikriyah, S., dan Febrijanto, Y. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada mahasiswa laki-laki di asrama putra. Jurnal STIKES, 5(1), 99-109
Hasanah, A. U., dan Sulastri. 2011. Hubungan antara Dukungan Orang Tua, Teman Sebaya dan Iklan Rokok dengan Perilaku Merokok pada Siswa Laki-Laki Madrasah Aliy
Iqbal, M. F. 2008. Perilaku Merokok pada Remaja di Lingkungan RW. 22 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Cimanggis Depok. Skripsi. Jakarta: Universitas Indonesia
Leventhal, H. and P.D. Clearly. (1980). The Smoking Problem : A Review of the Research and Theory in Behavioral Risk Modification. Psychological Bulletin, 80(2):370-405.
Mirnawati, M., Nurfitriani, N., Zulfiarini, F. M., & Cahyati, W. H. (2018). Perilaku merokok pada remaja umur 13-14 tahun. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 2(3), 396-405.
Mulyono, Djoko., 1995. Merokok dan Penyakit Kardiovaskuler, Jurnal Kedokteran dan Farmasi, No.9. Tahun XXI, PT. Grafiti Medika Pers, Jakarta.
Nururrahmah (2011). pengaruh rokok terhadap Kesehatan manusia. Jurnal dinamika, 2(2) 45-51
Sarafino, Edward P,. & Smith, Timothy W. (2011). Health Psychology Biopsychosocial Interactions. 7rd Ed. New York: John Wiley and Sons Inc.
Sirait, A. M., Pradono, Y., & Toruan, I. L. (2002). Perilaku merokok di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 30(3).
Supratiknya, A. (2011). Merancang Program dan Modul: Psikoedukasi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma
Sutatminingsih R dan Zulkarnain I. (2022). PSIKOEDUKASI PENCEGAHAN PERILAKU MEROKOK. https: www.ejurnal.stikpmedan.ac.id
Syarifudin, B. (2019). Viral, Video Siswa Sekolah Swasta Merokok di Kelas Saat Belajar. Kompas.com
Widowati, H. (2019). Indonesia, negara dengan jumlah perokok terbanyak di Asean. Diunduh dari https://databoks.katadata.co.id/ data






















