PEMELIHARAAN KEBUN TOGA (TAMAN OBAT KELUARGA) EDELWIS KELOMPOK IBU PKK RT 03 RW 05 TALISE VALANGGUNI
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i6.1567Keywords:
Kebun TOGA; pemeliharaan tanaman obat; pemberdayaan masyarakat; ketahanan pangan; kesehatan keluarga.Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemeliharaan kebun Taman Obat Keluarga (TOGA) di RT 03 RW 05 Talise Valangguni. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap ibu sekretaris Dasawisma. Program ini melibatkan beberapa tahapan, yaitu persiapan lahan, penanaman, penyiraman, pemupukan, pembersihan kebun, pengendalian hama, panen, serta penyimpanan dan pemanfaatan hasil panen. Hasil kegiatan menunjukkan perkembangan signifikan pada kebun TOGA, baik dari segi jenis tanaman yang tumbuh, manfaat sosial-ekonomi, hingga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan berbasis tanaman herbal. Selain menjadi sumber pangan dan obat-obatan keluarga, hasil panen juga dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi, seperti bazar PKK dan produksi herbal. Meskipun tantangan seperti serangan hama dan keterbatasan alat masih dihadapi, keberhasilan program ini didukung oleh kerjasama dan gotong royong masyarakat. Pemeliharaan kebun TOGA telah memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan ketahanan keluarga, kesehatan, dan perekonomian lokal. Dengan dukungan tambahan berupa pelatihan dan alat pertanian yang lebih memadai, kebun TOGA dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Kata Kunci: Kebun TOGA, Pemeliharaan Tanaman Obat, Pemberdayaan Masyarakat, Ketahanan Pangan, Kesehatan Keluarga
References
Astiti, U., Ginanjar, S. E., Rahman, G. S., & Anjani, S. L. (2016). Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dan Penyemaian Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Jurnal Pengabdian Dan Kemitraan Masyarakat (ALKHIDMAH), 1(4), 1–23.
Candra, A., & Subagiono. (2019). Etno-Agronomi Tanaman Obat Masyarakat Desa Klangon, Kabupaten Madiun Dalam Komunitas Agroforestri Sebagai Penunjang Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Sains Agro, 4(2), 1–7. https://ojs.umb-bungo.ac.id/
Cholehah, S. M., Salsa, S., Ali, S., Alfitri, W., Nur, A., Ramadhan, M. R., Elviani, N., & Saputra, N. A. (2024). Peningkatan Kemandirian Komunitas Perempuan melalui Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Desa Puu Lawulo Kabupaten Kolaka. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI), 4(6), 1745–1752.
Inayati, I. N. (2021). Optimalisasi Program Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asmantoga) Untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Dan Perekonomian Masyarakat Dusun Tegalrejo Desa Ampelgading. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 27–35.
Karo-Karo, U. (2010). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Tanah 600, Medan. Kesmas: National Public Health Journal, 4(5), 195. https://doi.org/10.21109/kesmas.v4i5.169
Martin, D., Harihanto, H., & Situmorang, L. (2023). Partisipasi Masyarakat di Dalam Pelaksanaan Program Pokok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Batu Timbau Kecamatan Batu Ampar Kabuopaten Kutai Timur. EJournal Prodi Pembangunan Sosial, 11(1), 402–413.
Maulana, D. A., Putri, R. A., Apriani, E. M., Andy, M., Nasrullah, F., Maesa, T. P., Naufal, M. N., Uyun, T., Maisarah, K. N., & Nuzulilazmi, Q. (2024). Pengembangan Apotek Hidup Untuk Kemandirian Kesehatan Di Desa Rembitan: Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga. Jurnal Wicara Desa, 2, 211–222.
Rahmasari, L., & Muhammad, D. R. A. (2015). Pengembangan Permakultur di Sekolah Alam Bengawan Solo di Desa Gondangsari, Juwiring Klaten. Seminar Nasional Konservasi Dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 2015, 1, 160–164.
Saptana, Sunarsih, & Friyatno, S. (2013). Prospect of the Model of Sustainable Food Houses Region (M-KRPL) and Its KRPL Replication. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 31 No. 1, 67–87.
Suzana, D., Oktavilantika, D. M., Arianta, H. A., Masyithah, L., & Ridho, R. (2024). Menuju Sukamaju Baru Yang Sehat: Upaya Komprehensif Mengatasi Tantangan Kesehatan Di Rt 01 S/D 04 Rw 06 Kecamatan Tapos Kota Depok. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara, 4(1), 8–14. https://doi.org/10.35760/abdimasug.2024.v4i1.11866






















