MENGENAL BABY BLUES: LANGKAH-LANGKAH PEMULIHAN EMOSIONAL PASCA MELAHIRKAN
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i6.1511Abstract
Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat di Reulet Barat, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara mengenai gejala baby blues yang dialami oleh ibu pasca melahirkan. Metode pengabdian yang digunakan adalah eksperimen quasi dengan desain grup non-ekuivalen. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket skala konseling perkawinan dan pencapaian kepada 20 ibu yang mengalami baby blues, dipilih dari populasi sebesar 25 orang menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran dilakukan menggunakan skala Likert dengan pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji statistik korelasi product moment melalui program SPSS. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat tentang baby blues dan langkah-langkah pemulihannya. Rata-rata nilai pretest sebesar 4,32 meningkat menjadi 7,52 pada posttest. Hal ini menunjukkan bahwa psikoedukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, baik perempuan maupun laki-laki yang telah menikah, tentang pentingnya pemulihan emosional pasca melahirkan. Simpulan, bahwa psikoedukasi efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang baby blues dan langkah-langkah pemulihan emosional pasca melahirkan. Peningkatan pemahaman ini diharapkan dapat mendukung kesehatan mental ibu dan mengoptimalkan perannya dalam merawat bayi.
Kata Kunci: Baby Blues, Pemulihan Emosional, Psikoedukasi Masyarakat
References
Ariani, A. I. (2019). Dampak Perceraian Orang Tua Dalam Kehidupan Sosial Anak. Phinisi Integration Review, 2(2), 257. https://doi.org/10.26858/pir.v2i2.10004
Astri, R., Fatmawati, A., & Gartika, G. (2020). Dukungan Sosial Pada Ibu Postpartum Primipara Terhadap Kejadian Postpartum Blues. JURNAL KESEHATAN PERINTIS (Perintis’s Health Journal), 7(1), 16–21. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i1.417
Azzahra, R. F. (2024). Mengenal Syndrome Baby Blues Pada Tokoh Utama Dalam Film “ Baby Blues ” Yang Disutradarai Oleh Andi Bachtiar. Prosiding Pijar : Pedagogi Bahasa Dan Sastra Indonesia, 232–237.
Dannisworo, C. A., & Amalia, F. (2019). Psychological Well-Being, Gender Ideology, dan Waktu sebagai Prediktor Keterlibatan Ayah. Jurnal Psikologi, 46(3), 241. https://doi.org/10.22146/jpsi.35192
Fatmawati, A., Wahyuni, R. J., & Imansari, B. (2022). Pengaruh Psikoedukasi Terhadap Penurunan Tingkat Postpartum Blues: Literature Review. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 13(1), 35–40. https://doi.org/10.26751/jikk.v13i1.1180
Fithriany, F., Yuniwati, C., Dewi, S., & Kartika Sari Harahap, L. (2022). Pengaruh Psikoedukasi Terhadap Kadar Hormon Kortisol Pada Ibu Tujuan Dengan Depresi Postartum Di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Langsa Tahun 2020. Jurnal Health Sains, 3(11), 1604–1611. https://doi.org/10.46799/jhs.v3i11.681
Halima, S., Supriyadi, S., & Deniati, E. N. (2022). Dukungan Sosial Terhadap Kejadian Baby Blues di Wilayah Kerja Puskesmas Krejengan Kabupaten Probolinggo. Sport Science and Health, 4(3), 219–228. https://doi.org/10.17977/um062v4i32022p219-228
Irawati, D., & Yuliani, F. (2014). Pengaruh Faktor Psikososial Dan Cara Persalinan Terhadap Terjadinya Post Partum Blues Pada Ibu Nifas. Hospital Majapahit, 6(1), 1–14.
Kurniasari, D., & Astuti, Y. A. (2015). Hubungan Antara Karakteristik Ibu, Kondisi Bayi dan Dukungan Sosial Suami dengan Postpartum Blues Pada Ibu dengan Persalinan SC di Rumah Sakit Umum Ahmad Yani Metro tahun 2014. Jurnal Kesehatan Holistik, 9(3), 115–125.
Kurniyawati, Sri Sugiarto, R. S. (2021). Analisis Tuturan Disfemisme Terhadap Wanita Yang Mengalami Baby Blues Syndrome Di Desa Boak Kabupaten Sumbawa. Pelita Jurnal Pembelaran, Linguistik Dan Sastra, 1(1), 98–99.
Mariany, M., Naim, R., & Afrianty, I. (2022). Hubungan Dukungan Sosial dengan Kejadian Postpartum Blues pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Pomalaa. Jurnal Surya Medika, 8(2), 319–324. https://doi.org/10.33084/jsm.v8i2.3916
Ningrum, S. P. (2017). Faktor-Faktor Psikologis yang Mempengaruhi Postpartum Blues. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(2), 205–218. https://doi.org/10.15575/psy.v4i2.1589
Nurfatimah, N., & Entoh, C. (2018). Hubungan Faktor Demografi Dan Dukungan Sosial Dengan Depresi Pascasalin. Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 11(2), 89–99. https://doi.org/10.33533/jpm.v11i2.229
Oktaputrining, D., C., S., & Suroso, S. (2018). Post Partum Blues: Pentingnya Dukungan Sosial Dan Kepuasan Pernikahan Pada Ibu Primipara. Psikodimensia, 16(2), 151. https://doi.org/10.24167/psiko.v16i2.1217
Pasha, A. S., Khalik, P. A., Pratiwi, S., Muslim, R., Syahida, I. Z., & Sari, L. (2023). Hubungan Dukungan Sosial Dengan Postpartum Blues Pada Ibu Pasca Melahirkan Di Sumatera Barat. Psikopedia, 4(4), 319–330. https://doi.org/10.53682/pj.v4i4.7595
Puspasari, H. W., & Pawitaningtyas, I. (2020). Masalah Kesehatan Ibu Dan Anak Pada Pernikahan Usia Dini Di Beberapa Etnis Indonesia; Dampak Dan Pencegahannya. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 23(4), 275–283. https://doi.org/10.22435/hsr.v23i4.3672
Rusada, D. A., Yusran, S., & Jufri, N. N. (2016). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Program Inisiasi Menyusu Dini (Imd) Di Puskesmas Poasia Kota Kendari Tahun 2016. Imd, 1–9.
Setiawati, D. N., Purnamawati, D., Dainy, N. C., & Andriyani, 5Rusdi Effendi. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Depresi Postpartum Di Kabupaten Bogor Tahun 2019. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. Http://Scioteca.Caf.Com/Bitstream/Handle/123456789/1091/Red2017-Eng-8ene.Pdf?Sequence=12&Isallowed=Y%0ahttp://Dx.Doi.Org/10.1016/J.Regsciurbeco.2008.06.005%0ahttps://Www.Researchgate.Net/Publication/305320484_Sistem_Pembetungan_Terpusat_Strategi_Melestari
Verda, N. K., & Nuraidha, A. (2022). Strategi Coping Pada Ibu Pasca Persalinan Untuk Mengantisipasi Terjadinya Baby Blues. Jurnal Sudut Pandang (JSP), 2(12), 98–103.
Wahyuni, N., & Nurlatifah, L. (2017). Faktor –Faktor Yang Mempengaruhi Proses Involusi Uterus Pada Masa Nifas Diwilayah Kerja Puskesmas Mandala Kabupaten Lebak Propinsi Banten Tahun 2016. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 4(2), 167–176. https://doi.org/10.36743/medikes.v4i2.83
Wiyanto, B. E., & Ambarwati, K. D. (2021). Dukungan Sosial dan Postpartum Depression pada Ibu Suku Jawa. Psychopreneur Journal, 5(2), 68–79. https://doi.org/10.37715/psy.v5i2.2270






















