PEMETAAN BATAS WILAYAH KELURAHAN ANGGOEYA MENGGUNAKAN CITRA GOOGLE EARTH

Authors

  • La Ode Hadini Universitas Halu Oleo
  • Sitti Kasmiati Universitas Halu Oleo
  • La Ode Amaluddin Universitas Halu Oleo
  • Fitriyani Saudi Universitas Halu Oleo
  • Nur Hasanah Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i6.1494

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membekali pengetahuan dan keterampilan aparat Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, dalam pembuatan peta batas wilayah kelurahan berbasis citra Google Earth sesuai Permendagri No. 45 Tahun 2016. Metode pengabdian yang digunakan terdiri dari tiga tahap utama, yaitu: (1) Tahap Persiapan, meliputi penyusunan materi pembelajaran dan pedoman teknis terkait penggunaan Google Earth dan Quantum GIS (QGIS), serta validasi data citra. (2) Tahap Pelaksanaan, meliputi kegiatan Focus Group Discussion (FGD), ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik pembuatan peta citra batas wilayah. Pendampingan teknis dilakukan mulai dari pengunduhan data citra Google Earth hingga proses layout dan pencetakan peta menggunakan QGIS. (3) Tahap Evaluasi, dilakukan untuk mengukur keberhasilan peserta dalam membuat peta citra batas wilayah dengan indikator keberhasilan berupa kemampuan mengurangi ketergantungan pada fasilitator, terutama dalam proses layout peta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aparat Kelurahan Anggoeya telah memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam membuat peta citra batas kelurahan. Peserta mampu melakukan pengunduhan data citra dari Google Earth dan membuat peta batas wilayah menggunakan QGIS. Namun, sebagian peserta masih membutuhkan pendampingan dalam proses layout peta. Kegiatan ini juga berhasil membangun sinergi antara aparat kelurahan dan tim pengabdian, memperkuat pemahaman mereka tentang pemetaan batas wilayah berbasis citra digital sesuai regulasi Permendagri No. 45 Tahun 2016. Kesimpulan, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan aparat Kelurahan Anggoeya dalam pembuatan peta batas wilayah berbasis citra Google Earth. Meskipun peserta telah mampu membuat peta, proses layout peta masih memerlukan pendampingan lebih lanjut. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat mempercepat proses penegasan batas wilayah kelurahan serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efektif dan akurat.

Kata Kunci: Pemetaan, Peta Batas Wilayah, Google Earth, QGIS

References

Andini, S., Prasetyo, Y., & Sukmono, A. (2018). Analisis Sebaran Vegetasi dengan Citra Satelit Sentinel menggunakan Metode NDVI dan Segmentasi (Studi Kasus: Kabupaten Demak). Jurnal Geodesi Undip, 7(1), 14–24. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/geodesi/article/view/19295

Anggriani, P., Adyatma, S., Rahman, A. M., & Saputra, A. N. (2020). Peningkatan Kompetensi Spasial melalui Pembuatan Peta bagi Guru Geografi SMA di Kota Banjarmasin. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 30. https://doi.org/10.20527/btjpm.v2i1.1922

Bashit, N., Prasetyo, Y., Firdaus, H. S., & Amarrohman, F. J. (2019). Penetapan Batas Desa Secara Kartometrik Menggunakan Citra Quickbird. Jurnal Pasopati, 1(2), 28–33.

Febrianty, D., & Kusumartono, F. H. (2011). Kemampuan Adaptasi Masyarakat Di Permukiman Kumuh Terhadap Banjir Rob : Studi Kasus Kelurahan Kemijen Kota Semarang. Sosek Pekerjaan Umum, 3(3), 139–183.

Gai, A. M., Witjaksono, A., & Maulida, R. R. (2020). Perencanaan dan Pengembangan Desa. https://my.b-ok.as/book/11521939/4f1438

Hanani, R., Alfirdaus, L. K., & Nugroho, W. (2022). Dinamika Kebijakan Pemanfaatan Dana Desa Untuk Percepatan Eliminasi TBC di Indonesia. In Lembaga Ladang Kata. http://doc-pak.undip.ac.id/id/eprint/22272/1/Buku Dinamika Kebijakan Pemanfaatan Dana Desa.Pdf

Handoko, W., Marwah, S., & Widyastuti, Rr. (2017). Menjaga Sustainabilitas Pengembangan Masyarakat Pesisir Kebumen : Antara Corak Top-Down, Partisipatif Dan Inisiasi Kelembagaan Lokal. Sosiohumaniora, 19(3), 244–252. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v19i3.10291

Kasmiati, S., Hadini, L. O., Amaluddin, L. O., Saudi, F., & Hasanah, N. (2024). Implementasi metode kartometrik untuk pemetaan penegasan batas kelurahan anggoeya di kecamatan poasia kota kendari provinsi sulawesi tenggara. 5(6), 10800–10810.

Kasmiati, S., Hadini, L. O., Amaluddin, L. O., Surdin, Saudi, F., & Nurhasanah. (2024). Implementasi metode kartometrik untuk pemetaan penegasan batas kelurahan anggoeya di kecamatan poasia kota kendari provinsi sulawesi tenggara. Communnity Development Journal, 5(6), 10800–10810.

Muhammad Ramlan Salam. (2010). Partisipasi Masyarakat Dalam Peningkatan Kualitas Permukiman di Kawasan Pusat Kota Palu. Jurnal Ruang, 2(2), 8–23.

Pardiyanto, M. A. (2017). Konflik Sosial Dan Ekonomi Sebagai Dampak Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Jurnal Ius Constituendum, 2(2), 186. https://doi.org/10.26623/jic.v2i2.660

Rahayu, E. C., & Fawaati, T. M. (2022). Pelatihan Pembuatan Website Sendiri Bagi Aparat Desa Rulung Helok Kecamatan Natar Lampung Selatan. ANDASIH Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 80–84. https://doi.org/10.57084/andasih.v3i2.864

Supadno, S., & Junarto, R. (2022). Mengatasi permasalahan pertanahan dengan gotong royong dan mengangkat ekonomi kerakyatan dengan sertipikasi tanah. Tunas Agraria, 5(3), 268–285. https://doi.org/10.31292/jta.v5i3.193

Ummah, M. S. (2019). Konsep Manajemen Pendidikan & Pengembangan Sumber Daya Manusia. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_sistem_pembetungan_terpusat_strategi_melestari

Downloads

Published

2024-12-15

Issue

Section

Volume 2 Nomor 6 Desember 2024