PSIKOEDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA DI SMP NEGERI 2 DEWANTARA
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i3.886Abstract
Tujuan dari psikoedukasi kesehatan reproduksi terhadap perilaku seks bebas adalah membekali mereka dengan pemahaman sebuah konsep hidup yang benar dalam proses pencarian jati diri. Kegiatan psikoedukasi kepada siswa dilaksanakan dalam satu hari bertepatan dengan tanggal 22 April 2024. Mitra dalam pelaksanaan kegiatan psikoedukasi ini adalah perwakilan guru dan siswa dari sekolah pertama menengah yang ada di Dewantara yaitu yang terletak di Aceh Utara.Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk psikoedukasi berupa pemaparan materi dari narasumber serta diskusi tanya jawab dari peserta tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi terhadap perilaku seks bebas pada remaja.Ketidakseimbangan perkembangan mental pada masa transisi tersebut dapat menimbulkan kebingungan remaja yang dikhawatirkan membawa remaja pada perilaku seksual yang tidak bertanggungjawab seperti perilaku pacaran yang mengarah untuk melakukan hubungan seksual pranikah atau seks bebas.
Kata Kunci: Psikoedukasi, Remaja, Seks BebasReferences
Amanda, T. A., & Tama, M. M. L. (2022). Psikoedukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Perilaku Seks Bebas Pada Remaja Di Desa Tangsi Agung. 02(02), 1125–1130.
Andisti, M. A., Ritandiyono2, & 1, 2Fakultas. (2008). Religiusitas dan perilaku seks bebas pada dewasa awal. 1(100), 170–176.
Andriyani, J. (2014). Peran Lingkungan Keluarga Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Juli Andriyani. 3(1), 86–98.
Ariyansah, R., & Margareth, M. (n.d.). Fenomena Perilaku Seks Bebas Oleh Remaja Di Kecamatan Limo , Kota Depok , Jawa Barat. 1(1).
Dewi, A. P. (2012). Hubungan Karakteristik Remaja, Peran Teman Sebaya Dan Paparan Pornografi Dengan Perilaku Seksual Remaja Di Kelurahan Pasir Gunung Selatan Depok.
Farida, I. (2014). Pengaruh Pengetahuan Dan Sikap Remaja Serta Dukungan Keluarganya Terhadap Perilaku Remaja Dalam Menangani Nyeri Menstruasinya Di Wilayah Kerja Puskesmas Taktakan Tahun 2013.
Mbaloto, F. R., & HS, D. F. P. M. (2020). Penyuluhan Kesehatan Tentang Seks Bebas Pada Remaja SMPN 4 Sigi. 1(4), 228–233.
Nurhayati, T. (2015). Perkembangan Perilaku Psikososial Pada Masa Pubertas. Edueksos : Jurnal Pendidikan Sosial Dan Ekonom, 4(1).
Oktarini, P. D., & Etrawati, F. (2021). Karakteristik Komunikator Remaja SMA yang Berhubungan dengan Komunikasi Kesehatan Reproduksi di Kota Palembang High School Youth Communicators Characteristics Related to Reproductive Health Communication of in Palembang City. 3(2), 107–120. https://doi.org/10.47034/ppk.v3i2.5169
Romulo, H. M., Noor, S., Dwi, M., Psikologi, P. S., Kedokteran, F., Mangkurat, U. L., Km, J. A. Y., & Selatan, B. K. (2014). Terhadap Perilaku Seksual Remaja Awal Role Of Reproductive Health Knowledge Towards Early Adolescents ’ Sexual. Jurnal Ecopsy, 1(4).
Setyawan, I., & Dewi, K. S. (2022). Penguatan Ketahanan Keluarga: Menjawab Tantangan Pembangunan SDM Indonesia Unggul.
Wulandari, P., Ain, D. N., Mariyati, Kustriyani, M., & Arifianto. (2021). Program Sosialisasi Seks Bebas Pada Kalangan Remaja Di Smp Nurul Islam Semarang. 3, 437–442.






















