PSIKOEDUKASI SIKLUS MENSTRUASI : CARA MENGELOLA EMOSI PADA REMAJA KETIKA MENSTRUASI DATANG DI DESA MONGEUDONG

Authors

  • Cut Ita Zahara Fakultas Kedokteran, Prodi Psikologi, Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia
  • Cut Mia Amanda Amalia Fakultas Kedokteran, Prodi Psikologi, Universitas Malikussaleh, Aceh, Indonesia
  • Masyitah Masyitah Fakultas Kedokteran, Prodi Psikologi, Universitas Malikussaleh
  • Nur Afni Safarina Fakultas Kedokteran, Prodi Psikologi, Universitas Malikussaleh
  • Puteri Jesukma Daulay Fakultas Kedokteran, Prodi Psikologi, Universitas Malikussaleh
  • Ratna Jahara Fakultas Kedokteran, Prodi Psikologi, Universitas Malikussaleh

DOI:

https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i3.744

Keywords:

Edukasi, Menstruasi, Mengelola Emosi

Abstract

Remaja adalah periode transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Pada masa ini, individu telah meninggalkan masa kanak-kanak yang lemah dan penuh ketergantungan, namun belum mencapai masa dewasa yang kuat dan penuh tanggung jawab. masa remaja menjadi tiga tahap, yaitu remaja awal dari usia 12-15 tahun, remaja tengah 15-18 tahun dan remaja akhir 18-21 tahun. masa remaja merupakan masa yang penuh dengan perubahan. Perubahan tersebut terjadi dalam berbagai aspek yaitu, perubahan hormonal, fisiologis, psikologis maupun sosial Salah satu perubahan fisiologis yang dialami oleh perempuan pada saat pubertas yaitu dengan mengalami mensturasi. Menstruasi adalah siklus bulanan yang terjadi pada wanita dengan ditandai oleh pengeluaran darah dan sel-sel tubuh dari vagina yang berlangsung selama tiga hingga tujuh hari. Beberapa hari sebelum kita mengalami kejadian menstruasi biasanya ditandai dengan beberapa gejala seperti gangguan menstruasi yang dapat berupa payudara yang membengkak, nyeri dan mudah tersinggung. Dan gangguan cukup berat seperti kram yang disebabkan oleh kontraksi otot-otot halus rahim, sakit kepala, sakit pada bagian tengah perut, gelisah, letih, hidung tersumbat, dan rasa ingin menangis  sering pusing dan menjadi emosional, Adapun kondisi yang melibatkan emosi seperti depresi dan kemarahan , kondisi ini dikenal sebagai premenstrual syndrome. Hal ini terjadi karena pada saat menstruasi terjadi ada beberapa faktor yang dapat  mempengaruhi siklus menstruasi diantaranya adalah stress, Artikel ini mendeskripsikan tentang pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh kelompok mahasiswa prodi Psikologi dalam mengedukasi para masyarakat terkait cara mengelola emosi ketika menstruasi. Kegiatan pengabdian ini melibatkan 25 orang masyarakat wanita di Desa Mongeudong dengan menggunakan metode penyampaian materi secara langsung oleh narasumber

References

Anwar, Z., & Djudiyah, D. (2021). Pengembangan program psikoedukasi untuk mengelola stres, cemas, dan depresi pada mahasiswa yang sedang menempuh skripsi. Cognicia, 9(1), 1-5.

Batubara, Jose RL. 2016. "Adolescent Development (Perkembangan Remaja)." Sari Pediatri 12(1): 21.

Fitriningtyas, E., Redjeki, E. S., & Kurniawan, A. (2017). Usia menarche, status gizi, dan iklus menstruasi santri putri. Preventia: The Indonesian Journal of Public Health, 2(2), 58-56.

Gustina, E., & Djannah, S.N. (2015). Sumber informasi dan pengetahuan tentang menstrual hygiene pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 147-152. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas

Hurlock, E.B. (1999). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Alih bahasa: Istiwidayati & Soedjarwo. Edisi Kelima,. Jakarta: Erlangga.

Ilham, M. A., Islamy, N., Hamidi, S., & Sari, R.D.P. (2023). Gangguan siklus menstruasi pada remaja: literature review. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(1), 185-191. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP

Koff, E., & Rierdan, J. (1995). Early adolescent girls' understanding of menstruation. Women & health, 22(4), 1-19.

Martin Wijokongko, Keajaiban & Kekuatan Emosi, (Yogyakarta: Penerbit Kanisius 1997), hlm. 12.

Rochelle Semmel Albin, Emosi Bagaimana Mengenal, Menerima dan Mengarahkannya, (Yogyakarta: Penerbit Kanisius 1986), hlm. 11.

Rusnoto,. Mundriyastutik, Y., & Cholifah, N. (2021). Hubungan regulasi emosi dengan siklus menstruasi pada mahasiswi program studi di S1 Keperawatan Tingkat 1 di Universitas Muhmmadiyah Kudus tahun 2020. Prosiding 14th Urecol: Seri Kesehatan, 607-615.

Saryono & Sejati, W. (2009). PSindrom Prementruasi. Yogyakarta: Nuha Medika.

Zaitunah Subhan, Al-Qur’an & Perempuan, (Jakarta: Prenadamedia Group 2015), hlm. 242

Downloads

Published

2024-06-05

Issue

Section

ART