EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA BERBASIS NILAI ISLAM MELALUI PEMBENTUKAN KADER SANTRI SEHAT DI PONDOK PESANTREN NURUDDIN

Authors

  • Ani Triana Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Nelly Karlinah Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Hetty Ismainar Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Pandu Universitas Prima Indonesia Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.59407/jpki2.v4i4.4238

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam pembentukan perilaku hidup sehat, namun edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan pondok pesantren masih terbatas akibat minimnya akses informasi, anggapan bahwa topik tersebut bersifat tabu, serta belum tersedianya program edukasi yang terstruktur. Kondisi tersebut juga ditemukan di Pondok Pesantren Nuruddin, Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santri tentang kesehatan reproduksi remaja melalui edukasi berbasis nilai Islam, membentuk kader santri sehat sebagai peer educator, serta menghasilkan media edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, koordinasi dengan pihak pesantren, penyuluhan menggunakan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, pemutaran video edukasi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan juga mencakup pelatihan dan pembentukan kader santri sehat. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan santri meningkat dari 51,3 pada pre-test menjadi 81,3 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 30 poin. Selain itu, terbentuk 10 kader santri sehat yang dipersiapkan sebagai pendidik sebaya, serta dihasilkan modul, leaflet, poster, dan video edukasi berbasis nilai Islam sebagai media pembelajaran. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi yang mengintegrasikan pendekatan partisipatif, peer education, dan nilai-nilai Islam efektif meningkatkan pengetahuan santri sekaligus mendukung keberlanjutan promosi kesehatan reproduksi di lingkungan pondok pesantren

References

Ardiani, R., & Lestari, W. (2022). Efektivitas media edukasi visual terhadap pengetahuan menstruasi remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 11(1), 20–29.

Arifin Z. Pendidikan Pesantren dan Tantangan Modernitas. J Pendidikan Islam. 2021;7(2):165–78.

Astuti Y, Prasetyo Y. Taboos and Barriers in Reproductive Health Education in Islamic Boarding Schools. J Repro Health. 2020;8(3):55–61.

Handayani, L., & Suryani, R. (2021). Edukasi kesehatan reproduksi remaja berbasis pesantren. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(1), 15–24.

Hasanah U. Integrasi Ilmu Kedokteran dan Syariah dalam Pendidikan Pesantren. J Dakwah. 2021;5(3):99–107.

Kemenag RI. (2023). Data Pondok Pesantren Indonesia. Jakarta: Kemenag RI.

Kemenkes RI (2021). Pedoman Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2021). Pedoman Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2022). Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRRI). Jakarta: Kemenkes RI.

Kurniawati Y, Dewi S. Perilaku Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi pada Santri Putri. Promkes. 2020;8(2):110–7.

Mahfud C. Pendidikan Karakter Santri dalam Perspektif Kesehatan dan Agama. J Pendidikan Karakter. 2021;8(1):45–59.

Munawaroh S. Maqashid Syariah dalam Kesehatan Reproduksi. J Ilmu Syariah. 2020;7(2):112–9.

Nurhayati I, Sari Y. Analisis Pengetahuan dan Sikap Remaja Terhadap Kesehatan Reproduksi. J Keperawatan. 2019;10(1):23–30.

Ramadhan Z, et al. Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pesantren dalam Program Pengabdian Masyarakat. J Abdimas. 2022;11(3):190–200.

Rohmah A. Fasilitas Sanitasi dan Kesehatan Reproduksi di Pesantren. J Kesehatan Lingkungan. 2020;14(1):45–53.

Syahrul, F., Rahmawati, I., & Aminah, A. (2021). Pengembangan modul edukasi kesehatan reproduksi berbasis nilai Islam. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian, 4(2), 88–97.

WHO. (2020). Adolescent Health and Development. Geneva: World Health Organization.

Yuliani D. Kesenjangan Informasi Kesehatan Reproduksi di Kalangan Remaja. J Kebijakan Publik. 2020;5(2):77–84.

Downloads

Published

2026-07-29