PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG TANDA- TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI DESA PARGARUTAN JULU KABUPATEN TAPANULI SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v4i3.4216Abstract
Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Pargarutan Julu Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 15 ibu hamil di Desa Pargarutan Julu Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan hanya 35% peserta memiliki pengetahuan yang baik mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan, sedangkan setelah penyuluhan meningkat menjadi 80%, sehingga terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 45 poin persentase. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai tanda-tanda bahaya kehamilan sehingga diharapkan dapat mendukung deteksi dini komplikasi dan meningkatkan ketepatan dalam mencari pertolongan medis.
References
Abdulwahab, Z. M., Odira, C. C. H., Daniel, G., et al. (2026). Effectiveness of culturally appropriate antenatal education packages to improve birth preparedness and complication readiness in low- and middle-income countries: A systematic review. BMC Pregnancy and Childbirth, 26, 741.
Amilia N, Astuti M. D, Purba D. N, Putri D. S, Devi E, Isma F. N. Pengaruh Penyuluhan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Sikap Ibu Hamil Dalam Menghadapi Tanda Bahaya Kehamilan.2023. Jurnal Ilmiah Wijaya, Volume 15 Nomor 2, Juli-Desember 2023
Chendany, T. C., & Kristiana, D. (2023). The effect of health education on pregnancy danger signs on increasing knowledge of third trimester pregnant women. International Journal of Health Science and Technology, 5(2), 123–129.
Gebeyehu, A., et al. (2023). The effects of mHealth interventions on improving institutional delivery and uptake of postnatal care services in low- and lower-middle-income countries: A systematic review and meta-analysis. BMC Health Services Research, 23, 611.
Inayah, H. K. (2020). Pengetahuan Lokal Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dan Persalinan Di Puskesmas Alalak Tengah Kota Banjarmasin. An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 7(1), 18-26.
Juniarti, S., & Mumtazzah, S. A. (2025). Pregnant women's knowledge of obstetric danger signs and health-seeking behavior in developing countries: A scoping review. International Journal of Health Sciences, 10
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pedoman Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Kemenkes RI
Kementerian Kesehatan RI. (2025). Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif Di Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes RI.
Linda Suryani et al.(2026) ’Pengaruh Penyuluhan Kesehatan terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Masalah dan Tanda Bahaya Kehamilan di Puskesmas Garuda Pekanbaru’, Jurnal Pengabdian Sosial , vol 5 no 3.
Mandriwati G. A, Ariani N. W, Harini R. T, Darmapatni M. G. W, Javani S. (2023). Asuhan Kebidanan Kehamilan Berbasis Kompetensi. Edisi 3. Yogyakarta: EGC.
Muslihatun, W. N., & Retnaningsih, Y. (2020). Komplikasi Perdarahan Di Puskesmas Sedayu I Bantul Tahun 2018 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).
Prabasivi, D. M. (2022). Kajian Kasus Anemia pada Ibu Hamil Berdasarkan Karakteristik di Wilayah Kerja PUSKESMAS Jetis II. 8–9.http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1009/4/4. Chapter2.pdf.
Pantiawati I., Saryono, (2022). Asuhan Kebidanan I (Kehamilan). Yogyakarta: Nuha Medika.
World Health Organization (WHO). (2025). Maternal Mortality and Morbidity Report. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality
Yunitasari, E., Matos, F., Zulkarnain, H., Kumalasari, D. I., Kusumaningrum, T., Putri, T. E., Yusuf, A., & Astuti, N. P. (2023). Pregnant woman awareness of obstetric danger signs in developing country: A systematic review. BMC Pregnancy and Childbirth, 23, 357.






















