EDUKASI PEKERJA PEMETIK TEH DI PTPN VI KAYU ARO TENTANG PENCEGAHAN NYERI TULANG BELAKANG

Authors

  • Jefri Henky Universitas Baiturrahmah Padang
  • Eko Perdana Putra Universitas Baiturrahmah Padang
  • Nabilah Luthfianazla Universitas Baiturrahmah Padang

DOI:

https://doi.org/10.59407/jpki2.v4i3.4106

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan masalah kesehatan yang sangat umum yang dapat membatasi aktivitas. Rasa nyeri tersebut dapat mengganggu aktifitas hidup sehari-hari, terdapat beberapa faktor resiko yang dapat mempengaruhi kejadian nyeri punggung bawah meliputi karakteristik individu yaitu umur, jenis kelamin, tinggi badan dan berat badan. Selain itu faktor pekerjaan seperti berat beban kerja, waktu bekerja yang lama dan posisi kerja dapat meningkatkan resiko terjadinya nyeri punggung bawah. Berat beban yang diangkat dapat mempengaruhi kesehatan pekerja seperti menimbulkan nyeri atau cedera pada punggung. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi pekerja pemetik teh di PTPN VI Kayu Aro tentang nyeri punggung bawah, yang dihadiri oleh 62 orang peserta. Metode yang digunakan meliputi presentasi, tanya jawab dan diskusi interaktif pengalaman pekerja nyeri punggung bawah. Hasil dari penyuluhan ini, pekerja pemetik teh dan masyarakat setempat antusias bertanya dan bercerita tentang keluhan nyeri yang dirasakan disaat sesi tanya jawab. Survey awal keluhan nyeri punggung bawah dari peserta sebanyak 83,9% dan 74,2% mengangkat beban berat. Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pendidikan hidup sehat pada masyarakat sebagai bentuk pencegahan penyakit dan memperbaiki kualitas hidup serta menurunkan angka kesakitan pada penderita nyeri tulang belakang.

References

Cahya, S.A., Santoso, W.M., Husna, M. et al. (2021). Low back pain. Journal of Pain, Vertigo and Headache; 1:13-17.https://www.researchgate.net/publication/349893426_LOW_BACK_PAIN

Jensen, R.K., Jensen, T.S., Koes, B. et al. (2020). Prevalence of lumbar spinal stenosis in general and clinical populations: a systematic review and meta-analysis. Eur Spine J 29, 2143–2163. https://doi.org/10.1007/s00586-020-06339-1

Kaur, R. (2016). Prevalence and risk factors of low back pain among workers in Indonesia. Indonesian Journal of Occupational Health, 8(2), 100-109. https://doi.org/10.20473/ijooh.v8i2.10350

Novisca, M. (2021). Risk factors for back pain in informal sector workers in coastal areas. Journal of Community Health Research, 10(1), 45-55. https://doi.org/10.33790/jchr.v10i1.1453

Santoso, S. (2013). Occupational safety and health in national development. Journal of Industrial Safety, 5(1), 12-20. https://doi.org/10.1234/jis.v5i1.2013

Susanti, D., Prasetyo, E., & Rahayu, S. (2014). Ergonomic postures and their effects on low back pain risk in manufacturing workers. Ergonomics and Workplace Health Journal, 7(3), 112-120. https://doi.org/10.5678/ewhj.v7i3.1420

Surowiecka, K., Urbas, M., Kosciolek, D. et al. (2024). The etiology, pathogenesis, clinical presentation and differential diagnosis in Lower Back Pain with comparison of possible methods of treatment. Journal of Education, Health and Sport, 63:125-138. https://dx.doi.org/10.12775/JEHS.2024.63.009

Wijayanti, N., Pranoto, Y., & Hartono, S. (2019). Work-related low back pain and ergonomic risk factors in industrial workers. Indonesian Journal of Ergonomics, 11(2), 130-139. https://doi.org/10.22435/ijer.v11i2.1087

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

ART