MEMBANGUN APLIKASI PENGOLAHAN DATA PELAKU IKM SEBAGAI PENUNJANG KINERJA DINAS UKM DAN PERDAGANGAN KOTA BONTANG
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i1.405Abstract
Kota Bontang yang diapit oleh dua perusahaan besar yaitu pupuk Indonesia dan perusahaan gas alam menjadikan bontang sebagai kota industry. Disisi lain terdapat perusahaan juga perusahaan berskala kecil ataupun menengah atau yang disebut IKM dengan jumlah sebanyak 8000 IKM baik yang aktif maupun pasif yang terdaftar pada Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kota Bontang bukanlah jumlah yang kecil dan masih terdapat IKM yang lainnya yang belum terdaftar. Dalam menjalankan urusan Perindustrian saat ini terdapat beberapa isu- isu permasalahan yang dihadapi, salah satunya adalah mengenai data IKM. Data IKM yang dimiliki saat ini sudah tidak valid, beberapa penyebab diantaranya tidak adanya update data/ pendataan lapangan sudah sangat lama tidak dilakukan, pendataan yang digunakan masih manual sehingga tidak efisien karena memakan waktu dan tenaga. Padahal peran data sangat penting dalam pengambilan arah kebijakan atau keputusan pimpinan. Selain itu data IKM secara berkala juga dibutuhkan oleh instansi pusat (kementerian)/ lembaga/ provinsi/ daerah yang berperan dalam pengembangan dan pemberdayaan IKM. Hal lain yang perlu dikembangkan adalah sistem promosi dan penjualan produk- produk IKM sehingga dapat meningkatkan pemberdayaan produk- produk lokal Kota Bontang. Dimana saat ini promosi masih terbatas pada even- even pameran yang di ikuti saja, selain itu peningkatan usaha dari sii penjualan juga masih kesulitan dikarenakan kondisi geografis Kota Bontang yang bukan merupakan daerah transit/ daerah tujuan sehingga menyulitkan para pelaku usaha dalam memasarkan produk- produknya. Dari pemaparan tersebut menjadikan landasan untuk melakukan usaha dalam pengelolaan data tersebut sehingga dapat membantu DKUKMP dalam menjalankan tugasnya pada kegiatan pengabdian ini maka dilakukan untuk membuat suatu aplikasi yang dapat menjadi penunjang kinerja dari DKUKMP menjalankan tugasnya dengan membangun aplikasi yang dinamakan SIIKMa.
References
Hasanah, N., & Triandi, B. (2022). Rancang Bangun Sistem Informasi UMKM Di Tebing Tinggi Berbasis Web. Information Technology and Cyber Crime (ITCC), 1(1). https://doi.org/10.59840/itcc.v1i1.32
Idah, Y. M., & Pinilih, M. (2020). Strategi Pengembangan Digitalisasi UMKM. Prosiding Seminar Nasional dan Call for Papers “Pengembangan Sumber Daya Pedesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan IX,” 9(1).
Magdalena, H., Santoso, H., & Septryanti, A. (2021). Sistem Informasi Aplikasi Pendataan (SIAP) UMKM Berbasis Kecamatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Abdidas, 2(3). https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i3.328
Nurhayati, N., Nuradhiani, N. P., Inayah, P., Sulastri, S., Sadiva, R. N., Alfian, P., & Istiqomah, K. (2022). Pendampingan IKM Kerupuk Terasi L3 : Pemasaran Online, Desain Kemasan, dan Inovasi Produk. Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.31943/abdi.v4i2.83
Rosmalia, L., Jaroji, J., & Teddyyana, A. (2021). Aplikasi Pendataan Dan Monitoring Industri Kecil Dan Menengah (IKM) Menggunakan Metode Rapid Application Development. ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi, 3(2). https://doi.org/10.31849/zn.v3i2.7868
S.S, R., & M.H, S. (2019). DESIGN PROTOTYPE E-SERVICE UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN BISNIS UMKMPADA JENIS USAHA JASA LAUNDRY. JUrnal Teknik Informatika, Universitas Muhammadiyah Tangerang, 3(1), 1–8.
Wengkang, L. W. G., & Kurniawan, Y. (2020). SISTEM INFORMASI PENJUALAN UNTUK IKM CENTER KAB. MALANG DILENGKAPI DENGAN PEMETAAN POSISI DAN LETAK UMKM. Kurawal - Jurnal Teknologi, Informasi dan Industri, 3(2). https://doi.org/10.33479/kurawal.v3i2.343






















