PEMERIKSAAN TEST CEPAT UNTUK DIAGNOSIS PENYAKIT PASCA BENCANA
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v4i3.3776Abstract
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai diagnosis dini penyakit pascabencana melalui edukasi dan demonstrasi pemeriksaan cepat (rapid diagnostic test/RDT) di Posyandu Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi penggunaan pemeriksaan cepat melalui media video, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test terhadap 37 peserta yang terdiri atas kader kesehatan, ibu rumah tangga, dan masyarakat usia produktif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh indikator yang diukur. Pengetahuan tentang penyakit pascabencana meningkat dari 8,1% menjadi 100% pada kategori cukup mengetahui, pengetahuan tentang pemeriksaan cepat meningkat dari 0% menjadi 78%, pengetahuan tentang manfaat deteksi dini penyakit meningkat dari 0% menjadi 100%, dan pengetahuan tentang kebersihan pribadi dan keluarga meningkat dari 81,1% menjadi 100%. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan demonstrasi pemeriksaan cepat efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam melakukan deteksi dini penyakit pascabencana sehingga dapat mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan berbasis masyarakat pada situasi kedaruratan dan pascabencana.
References
Chadwick, S., Townes, D. A., & Perrone, L. A. (2021). Utility of point-of-care and rapid diagnostics in humanitarian emergencies. The Journal of Applied Laboratory Medicine, 6(1), 236–248. https://doi.org/10.1093/jalm/jfaa180
Drain, P. K., Dorward, J., Bender, A., Lillis, L., Marinucci, F., Sacks, J., Garrett, N., & Drain, J. (2021). Point-of-care diagnostics for infectious diseases: From methods to applications. Clinical Microbiology Reviews, 34(4), 1–28. https://doi.org/10.1128/CMR.00020-19
Hardy, V., Thompson, M., Keppel, G. A., Sharma, A., Griffiths, T., & Maatouk, I. (2022). Community-based strategies to strengthen health preparedness and rapid diagnostics in emergencies. BMC Public Health, 22(1), 1145–1158. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13564-0
Korteweg, H. A., van Bokhoven, I., Yzermans, C. J., & Grievink, L. (2010). Rapid health and needs assessments after disasters: A systematic review. BMC Public Health, 10(1), 295–304. https://doi.org/10.1186/1471-2458-10-295
Kozel, T. R., & Burnham-Marusich, A. R. (2021). Point-of-care testing for infectious diseases: Past, present, and future. Journal of Clinical Microbiology, 59(8), e00476-21. https://doi.org/10.1128/JCM.00476-21
Pai, N. P., Vadnais, C., Denkinger, C., Engel, N., & Pai, M. (2021). Point-of-care testing for infectious diseases: Diversity, complexity, and barriers in low- and middle-income countries. PLOS Medicine, 18(9), e1001306. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1001306
Picardeau, M., Bertherat, E., Jancloes, M., Skouloudis, A. N., Durski, K., & Hartskeerl, R. A. (2014). Rapid tests for diagnosis of leptospirosis: Current tools and emerging technologies. Diagnostic Microbiology and Infectious Disease, 78(1), 1–8. https://doi.org/10.1016/j.diagmicrobio.2013.09.012
World Health Organization. (2012). Rapid risk assessment of acute public health events. Geneva: World Health Organization. Tersedia pada: https://www.who.int
World Health Organization. (2018). Rapid diagnostic tests (RDTs) used for surveillance and detection of an outbreak of cholera. Geneva: World Health Organization. Tersedia pada: https://www.who.int
World Health Organization. (2022). Rapid diagnostic tests for infectious diseases in emergency settings. Geneva: World Health Organization. Tersedia pada: https://www.who.int






















