DIVERSIFIKASI PANGAN BERBASIS POTENSI LOKAL SEBAGAI STRATEGI KETAHANAN PANGAN KELUARGA PADA KELOMPOK WANITA TANI DI KECAMATAN TANAH PUTIH

Authors

  • Yuyunisari Yuyunisari Institut Teknologi Rokan Hilir
  • Syikhristani Syikhristani Institut Teknologi Rokan Hilir
  • Chusrin Irwansyah Institut Teknologi Rokan Hilir
  • Sari Susanti Institut Teknologi Rokan Hilir
  • Meli Roslianti Institut Teknologi Rokan Hilir

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam memanfaatkan pangan lokal sebagai strategi ketahanan pangan keluarga melalui diversifikasi pangan berbasis ubi ungu di Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan deskriptif kualitatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya diversifikasi pangan serta pelatihan pembuatan churros ubi ungu sebagai produk olahan pangan lokal bernilai ekonomi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan keluarga, meningkatkan keterampilan peserta dalam mengolah ubi ungu menjadi produk pangan modern, serta mendorong munculnya usaha rumah tangga berbasis pangan lokal. Produk churros ubi ungu yang dihasilkan memiliki rasa yang enak, tekstur yang menarik, dan berpotensi dipasarkan untuk menambah pendapatan keluarga. Simpulan pengabdian ini adalah diversifikasi pangan berbasis potensi lokal mampu menjadi strategi efektif dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan pemanfaatan pangan lokal, serta mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro berbasis pangan lokal.

 

References

Ariani, M., Rachman, H. P. S., Hardono, G. S., & Purwantini, T. B. (2008). Analisis wilayah rawan pangan dan gizi kronis serta alternatif penanggulangannya. Pengembangan Inovasi Pertanian, 1(1), 66–73.

Asmara, R., AR, N. H., & Mutisari, R. (2012). Analisis ketahanan pangan di Kota Batu. Jurnal Agrise, 12(3).

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Darwyn Syah. (2007). Perencanaan Sistem Pengajaran Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Gaung Persada.

Hanani. (2008). Diversifikasi konsumsi pangan rumah tangga. AGRISE, 8(1).

Leiwakabessy, I. M., Penda, J., Pairunan, F., & Osok, C. M. P. (2022). Pemberdayaan masyarakat lokal. 31–37.

Leiwakabessy, I. M., Manurung, M., Penda, J., & Yanti, D. I. W. (2023). Ketahanan pangan melalui diversifikasi pangan. 74–80.

Mulyaningsih. (2022). Strategi pemberdayaan petani. Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 26–42.

Mustofa, M., Meisari, E. D., Tri, E., & Anggarista, S. (2024). Pengembangan badan usaha milik desa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. 82–92.

Normina. (2014). Sosialisasi dan masyarakat. Ittihad Jurnal Kopertais Wilayah XI.

Purwanto. (2002). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Solihin, D. (2015). Beberapa teknik monitoring dan evaluasi (MONEV). https://repository.unsada.ac.id/219/1/2015_055_Kemdesa.pdf

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Suhardjo. (1996). Berbagai Cara Pendidikan Gizi. Jakarta: Bumi Aksara.

Suyastiri, N. M. (2008). Diversifikasi konsumsi pangan pokok berbasis potensi lokal dalam mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga pedesaan di Kecamatan Semin Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal Ekonomi Pembangunan.

Syafitri, Y., Sulaimawan, D., Astika, R., & Susianto, D. (2022). Penguatan kapasitas SDM/UMKM pengembangan industri pangan lokal tahun 2021 pada Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung. 183–190.

Widodo, S. (2015). Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2026-06-05

Issue

Section

ART