PENGUATAN KAPASITAS MASYARAKAT TERHADAP RISIKO BANJIR MELALUI SINERGI PARTICIPATORY ACTION RESEARCH DAN APLIKASI INARISK

Authors

  • Priyanto Priyanto Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Galuh Ajeng Ayuningtiyas Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Fedianty Augustinah Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Siti Marwiyah Universitas Dr. Soetomo Surabaya

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Sentong terhadap risiko banjir melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan pemanfaatan aplikasi INARISK sebagai media mitigasi berbasis digital. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan partisipatif, implementasi intervensi, monitoring dan evaluasi, serta refleksi keberlanjutan program. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan mitigasi bencana, edukasi kebencanaan berbasis experiential learning di sekolah dasar, pelatihan penggunaan aplikasi INARISK, simulasi evakuasi, pembentukan Tim Siaga Banjir, dan penanaman 500 bibit pohon di bantaran sungai. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan literasi kebencanaan dan kapasitas digital masyarakat, di mana 85% peserta mampu menggunakan aplikasi INARISK untuk mengakses peta risiko dan pelaporan bencana, serta terjadi peningkatan pemahaman siswa sebesar 65% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Selain itu, terbentuknya Tim Siaga Banjir Desa Sentong menunjukkan adanya penguatan kelembagaan lokal dan sistem peringatan dini berbasis komunitas. Simpulan pengabdian ini menunjukkan bahwa sinergi antara pendekatan partisipatif dan teknologi digital efektif dalam meningkatkan kapasitas adaptif masyarakat terhadap risiko banjir, memperkuat ketahanan sosial-ekologis desa, serta mendukung terwujudnya desa tangguh bencana yang berkelanjutan.

 

References

Amin, F., Baidya, S., & Gupta, A. K. (2023). Community-based disaster reduction for climate resilience in developing world. In The Palgrave Handbook of Socio-ecological Resilience in the Face of Climate Change: Contexts from a Developing Country (pp. 11–19). Springer.

Aziz, M. H. (2024). Komunikasi Bencana Berbasis Digital. Communicator Sphere, 4(1), 57–73.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2024). Data dan Informasi Kebencanaan Bulanan Teraktual. Info Bencana, 5(1), 1–19. https://bnpb.go.id/storage/app/media/Buletin Info Bencana/Buletin Info Bencana Januari 2024.pdf

Bixler, R. P., Paul, S., Bhakta, D., Farchy, T., Olson, J., Preisser, M., & Passalacqua, P. (2023). Adaptive governance for disaster risk reduction. In Handbook on Adaptive Governance (pp. 233–251). Edward Elgar Publishing.

Chandra, D., Karo, T. I. Y. K., Hidayat, T., Indra, I., Rivai, A., & Ritonga, A. M. (2025). The Collaboration of Academics, Students, and Volunteers in Responding to The Aceh Tamiang Flood Disaster: a Participatory Action Research-Based Aid Distribution Model. Al-Arkhabiil: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(SI-1), 1–20.

Chevalier, J., & Buckles, D. (2019). Participatory Action Research: Theory and Methods for Engaged Inquiry. https://doi.org/10.4324/9781351033268

Cornish, F., Breton, N., Moreno-Tabarez, U., Delgado, J., Rua, M., de-Graft Aikins, A., & Hodgetts, D. (2023). Participatory action research. Nature Reviews Methods Primers, 3(1), 34.

Febrina, I., Nouval, F. M., Ramadhani, R., Rahman, F. A., Saputra, I., & Ihsan, R. N. (2026). Ketahanan Masyarakat Menghadapi Banjir di Kelurahan Ulujami, Jakarta Selatan: Analisis Modal Fisik dan Modal Alam dalam Kerangka Pentagon Aset (Livelihood Assets) Analisis Modal Fisik dan Modal Alam dalam Kerangka Pentagon Aset (Livelihood Assets). JURNAL SYNTAX IMPERATIF: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 6(6), 1508–1524.

Folke, C., Biggs, R., Norström, A. V, Reyers, B., & Rockström, J. (2016). Social-ecological resilience and biosphere-based sustainability science. Ecology and Society, 21(3).

Immaniar, B. D., Sumarmi, S., & Astina, I. K. (2019). Pembelajaran Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal dengan Model Experiential Learning. State University of Malang.

Kamaruddin, S. A. (2025). Peran pendidikan dalam pembangunan masyarakat tangguh bencana (perspektif sosiologi). Edu Sociata (Jurnal Pendidikan Sosiologi), 8(1), 194–202.

Kartini, N. W., & Mesra, R. (2025). Antisipasi Bencana Banjir di Desa Mopolo, Kecamatan Ranoyapo. Collaborative: Journal of Community Service, 1(3), 98–114.

Li, X. (2025). Understanding the Process of Fostering Digital Resilience in Response to Disasters: Crowd, Community and Organizational Perspectives.

Natarajan, N., Newsham, A., Rigg, J., & Suhardiman, D. (2022). A sustainable livelihoods framework for the 21st century. World Development, 155, 105898.

Nolte, I. M., & Lindenmeier, J. (2024). Creeping crises and public administration: a time for adaptive governance strategies and cross-sectoral collaboration? Public Management Review, 26(11), 3104–3125.

Nurcahyo, M., Setyawan, A., & Ansori, T. (2022). Manajemen Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas. Journal of Community Development and Disaster Management, 4(2), 91–104.

Nurhayati, D. A. W., & Shrestha, R. (2022). New technologies for project-based empathy learning in merdeka belajar (freedom to learn): the use of inaRISK application and biopore technology. International Journal of Interactive Mobile Technologies (IJIM).

Paulia, D. E. (2025). Strategi Penanggulangan Dampak Pembangunan Jalan Tol Terhadap Sosial dan Ekonomi Masyarakat Lokal. Journal of Trends Economics and Accounting Research, 6(1), 11–19.

Pickel-Chevalier, S., Bendesa, I. K. G., & Darma Putra, I. N. (2021). The integrated touristic villages: an Indonesian model of sustainable tourism? Tourism Geographies, 23(3), 623–647. https://doi.org/10.1080/14616688.2019.1600006

Pratama, M. I. L., Maryati, S., Yusuf, D., Kobi, W., Melo, R. H., & Pambudi, M. R. (2025). Edukasi Kesiapsiagaan Bencana bagi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Negeri Gorontalo. Mepokondau: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terpadu, 30–35.

Salman, M. Y., & Ramsis, M. (2025). Use of participatory action research (PAR) to develop participatory monitoring, evaluation, and learning practices. Development in Practice, 35(8), 1334–1341.

Slamet, S., & Suwarno, S. (2022). Pemanfaatan aplikasi mitigasi bencana berbasis android dalam pembelajaran IPS. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 6, 37–44.

Sudrajad, B., Napitupulu, D., & Rhofiq, A. (2023). Sosialisasi penggunaan aplikasi InaRISK personal kepada siswa sekolah menengah atas dalam upaya mewujudkan satuan pendidikan aman bencana (SPAB) di Kota Jayapura. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 440–449.

Tabares, A., Londoño-Pineda, A., Cano, J. A., & Gómez-Montoya, R. (2022). Rural entrepreneurship: An analysis of current and emerging issues from the sustainable livelihood framework. Economies, 10(6), 142.

Tambe, S. (2022). Sustainable livelihoods approach. In Teaching and learning rural livelihoods: A guide for educators, students, and practitioners (pp. 45–56). Springer.

UNNDR. (2022). Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction (GAR). UNDDR. https://www.undrr.org/gar/gar2022-our-world-risk-gar

Werdana, A. R., & Damaiyanti, V. P. (2024). Livelihood Strategy Masyarakat Pasca Banjir di Desa Bincau Muara Kecamatan Kabupaten Banjar. Huma: Jurnal Sosiologi, 3(1), 110–119.

Downloads

Published

2026-04-30