PEMANFAATAN BONGGOL PISANG MENJADI KERIPIK PISANG SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISIR PENCEMARAN LINGKUNGAN DARI LIMBAH PERTANIAN

Authors

  • Neti Kesumawati Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Risvan Anuwar 3Universitas Prof. Hazairin Bengkulu
  • Farida Aryani Universitas Prof. Hazairin Bengkulu
  • Rita Hayati Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Suryadi Suryadi Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Edi Efrita Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Rita Feni Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Yukiman Armadi Universitas Muhammadiyah Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.59407/jpki2.v4i2.3619

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bonggol pisang menjadi keripik sebagai upaya meminimalisir pencemaran lingkungan dari limbah pertanian serta meningkatkan nilai tambah ekonomi. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode partisipatif dan aplikatif melalui kegiatan yang dilaksanakan selama 7 hari, meliputi tahapan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi dengan melibatkan 30 anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar di Desa Perbo. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan bonggol pisang sebagai bahan pangan alternatif, serta peningkatan keterampilan dalam proses pengolahan keripik bonggol pisang. Produk yang dihasilkan memiliki karakteristik renyah, berwarna kuning kecoklatan, bercita rasa gurih, dan memiliki daya simpan yang cukup baik. Selain itu, kegiatan ini mampu mengurangi limbah pertanian serta memberikan peluang usaha baru bagi masyarakat. Simpulan pengabdian ini adalah pemanfaatan bonggol pisang menjadi keripik efektif dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan keterampilan dan potensi ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal.

References

Annisa, F. N., & Analisa, W. (2025). Jurnal Cemerlang : Pengabdian pada Masyarakat JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat. 7(2), 521–528.

Berghuis, N. T., Shelly, R., Ajipratama, S. A., Ar-raihan, M. H., & Fitri, A. S. (2022). Valorisasi Bonggol Pisang dengan Polyol dan Kitosan Sebagai Bahan Baku Bioplastik Valorization of Banana Stumps with Polyol and Chitosan as Bioplastic Raw Materials. November, 90–97.

Cahyani, M. D. N., Prasetyo, K., Prasetya, S. P., Marzuqi, M. I., Ips, S. P., Ilmu, F., & Surabaya, U. N. (2023). Terhadap Pemeliharaan Lingkungan di Waduk Long Storage Kalimati. 3(3), 107–117.

Damanhuri, M. K., Purwayantie, S., & Hartanti, L. (2023). Quality Characteristics of Kepok Banana Chips ( Musa paradisiaca ) from Various Methods. 1(1), 18–26.

Delima, D., Indriani, Y., & Nugraha, A. (2023). Kinerja Agroindustri Keripik Pisang Di Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara. Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis : Journal of Agribussiness Science , 11 ( 3 ), Agustus 2023, 11(3), 131–136.

Fauzan, M. R., Faiz, A., Alyasa, D., Rizky, M. A., Zanetti, M. A., & Triastuti, D. (2025). Pembuatan Plastik Biodegradable Berbahan Pati Terasetilasi dan. AGRITECH: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, XXVII(1), 42–51. https://doi.org/10.30595/agritech.v27i1.24630

Hasbiyadi, H., Mappamiring, M., Sjahruddin, H., Bustam, B., Purnomo, S. H., Albab, U., Hidayatullah, R., Pamungkas, T., & Erlianti, E. (2023). Pengelolaan batang pisang menjadi keripik sebagai kreativitas dalam meningkatkan pendapatan warga desa sanrobone. 4(6), 11445–11452.

Hertanti, B. L., Pranata, F. S., Swasti, Y. R., Biologi, P. S., Teknobiologi, F., Atma, U., & Yogyakarta, J. (2023). Kualitas Mie Basah dengan Substitusi Tepung Bonggol Pisang Kepok ( Musa acuminata balbisiana C .) dan Umbi Bit ( Beta vulgaris L .). Jurnal Teknologi Pangan Dan Hasil Pertanian, 18(2), 1–12.

Kabul, L. M. (2024). Lembaga Jalin Nusa [ Promoting Evidence Based Village Government Action Plan through Training of PRA Method at Working Area of Jalin Nusa Institute ]. 1–6.

Leiwakabessy, J., Lewerissa, S., Manik, A., Syarifa, S., Unga, L., Nurue, I. K., & Tarigan, H. B. (2026). Safari : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Inovasi Pemanfaatan Limbah sebagai Sarana Pertanian Innovation in Utilizing Waste as an Agricultural Tool Permasalahan limbah pertanian dan rumah tangga merupakan isu lingkungan yang masih menjadi tantangan .

Missleini. (2023). Kerusakan Lingkungan Dan Jasa Ekosistem Akibat Perilaku Tekanan Manusia. 1(3), 256–268.

Pambudi, M., Suprayitno, & Syahrial, Y. (2023). Pemanfaatan Bonggol Pisang Sebagai Keripik Untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk Dengan Pemasaran Berbasis Digital. 2(2), 84–87.

Sudantha, I. M., Dewi, N., Awwali, A. T., Ramadhan, M. R., & Ihsan, M. M. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan industri keripik bonggol pisang untuk meningkatkan ekonomi rumahan di desa aik bukaq. 2(1), 52–61.

Tarkono, Kuncoro, S., Kasymir, E., Paramesthi, G. A., Shifa, N., Astuti, I. K., Oktaviana, M., Aditya, F. C., Raihan, A., & Dani, Y. (2023). Pembuatan Keripik Bonggol Pisang Sebagai Inovasi Produk Olahan Pangan Kreatif Di Desa Kerbang Langgar. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : BUGUH, 3(1), 92–98.

Utami, A., Abelia, A. P., Yuliani, S., Alfarouk, F., Devi, P., & Majalista, R. (2025). Keripik gedebong pisang: solusi inovatif untuk pengolahan limbah organik yang bernilai jual. 4(1), 105–110. https://doi.org/10.29303/jpimi.v4i1.6280

Wislim, T., Solfema, S., & Putri, L. D. (2025). Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan Masyarakat Melalui Pengelolahan Limbah Pertanian. 3.

Downloads

Published

2026-04-22