EDUKASI TEKNIK DAN OPTIMALISASI POSISI MENERAN UNTUK MEMINIMALISIR RISIKO RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI KLINIK PRATAMA MASROHANI PULUNGAN
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v4i1.3576Keywords:
Posisi Meneran, Ruptur Perineum, Ibu Hamil, Pengabdian MasyarakatAbstract
Latar Belakang: Ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi persalinan yang sering terjadi dan dapat berdampak pada kesehatan fisik serta psikologis ibu pascasalin. Salah satu faktor kunci pencegahan robekan jalan lahir adalah penggunaan posisi meneran yang ergonomis. Berdasarkan penelitian di Klinik Pratama Masrohani Pulungan tahun 2025, masih ditemukan tingginya angka kejadian ruptur perineum yang berkaitan dengan dominasi penggunaan posisi telentang. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mengenai variasi posisi meneran guna meminimalisir risiko ruptur perineum. Metode: Sasaran pengabdian adalah ibu hamil trimester III (n=20). Metode yang digunakan meliputi edukasi dengan media lembar balik serta demonstrasi langsung menggunakan alat peraga panggul dan simulasi posisi (miring kiri dan setengah duduk). Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta lembar observasi keterampilan. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan kategori baik, dari 15% menjadi 85% setelah intervensi. Selain itu, 95% peserta mampu mendemonstrasikan posisi meneran yang benar selama sesi simulasi. Kesimpulan: Edukasi berbasis demonstrasi efektif dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil untuk menghadapi persalinan yang aman dan minim trauma. Pihak klinik diharapkan dapat mengintegrasikan materi ini ke dalam asuhan antenatal rutin.
References
Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Bloom, S. L., Dashe, J. S., Hoffman, B. L., Casey, B. M., & Sheffield, J. S. (2022). Williams obstetrics (26th ed.). McGraw Hill Professional.
Dale, E. (1969). Audiovisual methods in teaching (3rd ed.). Dryden Press.
Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang. (2024). Profil kesehatan Kabupaten Deli Serdang tahun 2023. Dinas Kesehatan.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Hamil, Persalinan, Masa Sesudah Melahirkan, Pelayanan Kontrasepsi, dan Pelayanan Kesehatan Seksual. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak). Kemenkes RI & JICA.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2021. Kemenkes RI.
Sinuhaji, L. N. B. (2025). Pengaruh posisi meneran dengan kejadian ruptur perineum ibu bersalin di Klinik Pratama Masrohani Pulungan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang tahun 2025 [Laporan Penelitian tidak dipublikasikan]. STIKes Mitra Husada Medan.
Varney, H., Kriebs, J. M., & Gegor, C. L. (2020). Varney's midwifery (6th ed.). Jones & Bartlett Learning.
World Health Organization. (2023). Maternal mortality: Evidence brief. World Health Organization. https://www.who.int
World Health Organization. (2023). WHO recommendations on intrapartum care for a positive childbirth experience. World Health Organization.






















