PATIENT SAFETY DENGAN BARCODE DI RUANG RAWAT RUMAH SAKIT BANDA ACEH

Authors

  • Andara Maurissa Universitas Syiah Kuala
  • Mariatul Kiftia Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.59407/jpki2.v4i2.3544

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi patient safety berbasis barcode dalam meningkatkan ketepatan identifikasi pasien dan pencegahan risiko jatuh di ruang rawat inap rumah sakit di Banda Aceh. Metode pengabdian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol serta dipadukan dengan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif). Sampel penelitian berjumlah 30 pasien dengan risiko jatuh tinggi yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan Focus Group Discussion (FGD), kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penerapan barcode terjadi peningkatan signifikan dalam pelaksanaan patient safety, yaitu 100% penilaian risiko jatuh menggunakan skala Morse, 100% pemberian edukasi kepada pasien dan keluarga, 100% pelaporan kepada dokter, 100% evaluasi ulang setiap shift, serta 100% dokumentasi keselamatan pasien, meskipun pemasangan penanda risiko jatuh baru mencapai 75%. Selain itu, penerapan barcode juga meningkatkan kepatuhan perawat, akurasi identifikasi pasien, serta efektivitas komunikasi dan dokumentasi keperawatan. Simpulan penelitian ini adalah bahwa implementasi patient safety berbasis barcode efektif dalam meningkatkan keselamatan pasien, khususnya dalam pencegahan risiko jatuh dan ketepatan identifikasi pasien di ruang rawat inap rumah sakit.

 

References

Agency for Healthcare Research and Quality (AHRQ). (2021). Patient Safety and Health Information Technology. Rockville: AHRQ. https://www.ahrq.gov

Carayon, P., Wooldridge, A., Hose, B. Z., Salwei, M., & Benneyan, J. (2019). Challenges and opportunities for improving patient safety through human factors and systems engineering. Health Affairs, 38(4), 559–565. https://doi.org/10.1377/hlthaff.2018.0723

Joint Commission International. (2020). International Patient Safety Goals (IPSG). Oakbrook Terrace: Joint Commission Resources. https://www.jointcommissioninternational.org

Morriss, F. H., Abramowitz, P. W., Nelson, S. P., Milavetz, G., Michael, S. L., Gordon, S. N., & Young, J. M. (2020). Effectiveness of a barcode medication administration system in reducing medication errors. American Journal of Health-System Pharmacy, 77(3), 187–193. https://doi.org/10.1093/ajhp/zxz300

O’Neill, S., O’Connor, M., & Murphy, K. (2021). The impact of barcode technology on patient safety in hospital settings: A systematic review. Journal of Clinical Nursing, 30(15–16), 2159–2170. https://doi.org/10.1111/jocn.15789

World Health Organization (WHO). (2021). Global Patient Safety Action Plan 2021–2030: Towards eliminating avoidable harm in health care. Geneva: WHO. https://www.who.int

Zhang, Y., Li, X., & Chen, J. (2022). تأثير penggunaan barcode dalam meningkatkan kepatuhan keselamatan pasien di rumah sakit. International Journal of Medical Informatics, 162, 104746. https://doi.org/10.1016/j.ijmedinf.2022.104746

Downloads

Published

2026-04-21