PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI PROGRAM KKN-T DI DESA SUKATANI
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v4i1.3406Abstract
Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Desa Sukatani, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan survei dan observasi, yang dilakukan melalui wawancara, diskusi partisipatif dengan perangkat desa dan masyarakat, serta pengamatan langsung terhadap kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat sebelum dan selama pelaksanaan program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan program penghijauan dan kerja bakti, pembuatan dan pemasangan kotak sampah, pemasangan kaca cembung, pembuatan plang dusun, serta kegiatan edukatif seperti asistensi mengajar dan sosialisasi lingkungan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang lebih tertata. Terjadi peningkatan keterlibatan warga dalam kegiatan kolektif, bertambahnya fasilitas pendukung kebersihan, serta munculnya kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan sekitar. Simpulan, bahwa program KKN-T berbasis pemberdayaan masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi lingkungan serta berpotensi menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan di Desa Sukatani.
References
Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation, 241, 108224. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2019.108224
Bringle, R. G., & Hatcher, J. A. (2011). International service learning. International Journal of Research on Service-Learning and Community Engagement, 1(1), 5–17. https://journals.sfu.ca/iarslce/index.php/journal/article/view/38
Cornwall, A. (2016). Participation in development: Revisiting the issues. Development in Practice, 26(3), 279–290. https://doi.org/10.1080/09614524.2016.1141099
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2023). Panduan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. https://dikti.kemdikbud.go.id
Ife, J. (2016). Community development in an uncertain world: Vision, analysis and practice. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781316342926
Kemendikbudristek. (2022). Buku panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. https://kampusmerdeka.kemdikbud.go.id
KLHK. (2023). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) laporan tahunan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. https://sipsn.menlhk.go.id
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.
Otto, S., & Pensini, P. (2017). Nature-based environmental education of children: Environmental knowledge and connectedness to nature. Environmental Education Research, 23(8), 1141–1158. https://doi.org/10.1080/13504622.2016.1214869
Pretty, J., & Smith, D. (2004). Social capital in biodiversity conservation and management. Conservation Biology, 18(3), 631–638. https://doi.org/10.1111/j.1523-1739.2004.00126.x
United Nations. (2023). Sustainable Development Goals report 2023. United Nations Publications. https://unstats.un.org/sdgs/report/2023
Wals, A. E. J. (2020). Sustainability-oriented social learning: A review of theory and practice. Environmental Education Research, 26(3), 1–20. https://doi.org/10.1080/13504622.2019.1702993
World Bank. (2022). What a waste 2.0: A global snapshot of solid waste management to 2050. World Bank Publications. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1329-0
Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment theory: Psychological, organizational and community levels of analysis. Handbook of Community Psychology, 43–63. https://doi.org/10.1007/978-1-4615-4193-6_2






















