SOSIALISASI JUS BUAH NAGA MEMBANTU MENGATASI RESIKO KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS HELVETIA
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v3i4.2886Abstract
Latar belakang ;Ketidakstabilan kadar glukosa darah dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius jika tidak dikontrol dengan baik. Pengelolaan DM tidak hanya melalui pengobatan medis, namun juga melalui pengaturan pola makan, termasuk konsumsi buah-buahan yang kaya antioksidan seperti buah naga (Hylocereus spp.). Buah naga diketahui mengandung serat, vitamin C, dan senyawa aktif yang dapat membantu menstabilkan kadar glukosa darah.
Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya penderita DM, mengenai manfaat konsumsi jus buah naga sebagai bagian dari pola hidup sehat dalam mengelola kadar glukosa darah.
Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Helvetia melalui metode ceramah, diskusi interaktif, dan demonstrasi pembuatan jus buah naga. Sebanyak 20 peserta kegiatan adalah penderita DM dan keluarga yang terdaftar dalam program manajemen penyakit kronis (Prolanis). Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta.
Hasil: Kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang manfaat buah naga terhadap kestabilan kadar glukosa darah. Skor penegtahuan sebelum diberikan intervensi rata-rata 3.5, setelah dibeikan intervesi meningkat menjadi 7.65, P=0.000 < 0.05. Mayoritas peserta menunjukkan minat untuk memasukkan jus buah naga ke dalam menu harian mereka sebagai upaya mandiri dalam mengelola DM.
Kesimpulan: Sosialisasi konsumsi jus buah naga memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran penderita DM tentang pengelolaan penyakit melalui pendekatan alami dan edukatif. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal untuk penerapan pola hidup sehat yang berkelanjutan di masyarakat.
References
Andriani, R. (2022). Analisis kandungan zat besi pada buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). Comprehensive Health Care, 3(1), 24-28.
Aryanta, I. W. R. (2022). Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan. Widya Kesehatan, 4(2), 8–13. https://doi.org/10.32795/widyakesehatan.v4i2.3386
Arysanti, R. D., Sulistiyani, S., & Rohmawati, N. (2019). Indeks Glikemik, Kandungan Gizi, dan Daya Terima Puding Ubi Jalar Putih (Ipomoea batatas) dengan Penambahan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus). Amerta Nutrition, 3(2), 107. https://doi.org/10.20473/amnt.v3i2.2019.107-113
Budiatmaja, A. C., & Noer, E. R. (2014). PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA MERAH (Hylrocereus polyrhizus) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL PRIA HIPERKOLESTEROLEMIA. Journal of Nutrition College, 3(4), 655–664. https://doi.org/10.14710/jnc.v3i4.6865
Dedi, R., & Afriadi, I. (2025). Pelatihan Public Speaking sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Komunikasi Siswa SMAN 63 Jakarta Melalui Metode Edukatif Partisipatif. 2(1), 58–66.
Handayani, H., Nuravianda, Y., & Haryantoi, I. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Diaet Pasien Diabetes Mellitus Di Klinik Bhati Husada Purwakarta. Jurnal of Holistic and Health Sciences, 1(1), 50–62.
Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021 [Indonesian Health Profile in 2021]. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.
Kusnanto, K., Sundari, P. M., Asmoro, C. P., & Arifin, H. (2019). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN DIABETES SELF-MANAGEMENT DENGAN TINGKAT STRES PASIEN Pendahuluan Metode. 22(1), 31–42. https://doi.org/10.7454/jki.v22i1.780
Marbun, A. S., Siregar, R., Martina, S. E., Safitri, S., Ziliwu, B. A., & Simanjuntak, J. (2021). Penatalaksanaan Diabetes Self-Management Education (DSME) pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. 2(September), 226–230.
Napitupulu, M., & Sutriningsih. (2019). Hubungan Pengetahuan Keluarga Terhadap Pengendalian Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Melitus. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 4(2), 54–59. Hubungan Pengetahuan Keluarga Terhadap Pengendalian Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Melitus%0AMastiur Napitupulu1, Sutriningsih2%0AUniversitas
Priyanti, L., Latifah, & Manto, O. A. D. (2022). Efektifitas Pemberian Jus Buah Naga Terhadap Penurunan Gula Darah Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Volume, 12(April), 75–82.
Rochmawati, N. (2019). PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) SEBAGAI TEPUNG UNTUK PEMBUATAN COOKIES. Jurnal Pangan Dan Agroindustri, 7(3), 19–24. https://doi.org/10.21776/ub.jpa.2019.007.03.3
Sigarlaki, E. D., & Tjiptaningrum, A. (2016). Pengaruh Pemberian Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Terhadap Kadar Kolesterol Total. Jurnal Majority, 5(5), 14–17.
Sijabat, F., Siregar, R., & Sitanggang, T. (2022). Pemberian jus buah naga pada lansia yang menderita DM tipe 2 di Puskesmas Darussalam. Jurnal Abdimas Mutiara, 3(1), 295–306.
Siregar, R., Gultom, R., Simanjuntak, S. E., & Anwairi, U. (2023). KUALITAS HIDUP LANSIA DIABETES MELLITUS DIHUBUNGKAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN DAN. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA, 9(2), 107–114. https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALKEPERAWATAN
Siregar, R., Marbun, A. S., & Sinurat, L. R. (2023). Improving the Family Caregiver ’ s Knowledge about Diet Diabetes Management through WhatsApp online Health Educations. ARTERI: Jurnal Kesehatan, 4(3), 182–187.
Siregar, R., Rumondang, G., Marthalena, Si., Pardede, J. A., & Utari, D. (2021). Pengaruh Self-Efficacy Enhancing Intervention Program (SEEIP) Secara Online Terhadap Self-Efficacy Dalam Manajemen Diri Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Puskesmas Juli I. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(2). http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM%0APengaruh
Solikhah, S., Lestari, Y. D., Aini, L. N., Nurunnisa, A., Istiqomah, N., & Borneo, M. I. (2021). Pencegahan Diabetes Melitus Dengan Metode Komunikasi, Informasi dan Edukasi pada Masyarakat. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 5(2), 175. https://doi.org/10.30595/jppm.v5i2.7151
Yusnita, Y., & Lestari, A. (2020). Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Diit Diabetes Mellitus Dengan Kadar Gula Darah Pasien [The relationship between family knowledge about diabetes mellitus diet and patient’s blood sugar levels]. Jurnal Wacana Kesehatan, 4(2), 480. https://doi.org/10.52822/jwk.v4i2.113






















