EDUKASI BERBASIS KELUARGA TENTANG PEMBERIAN ASI EKSLUSIF UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BAYI DI KELURAHAN PERDAGANGAN III KECAMATAN BANDAR KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v3i1.2012Abstract
Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman ibu mengenai pentingnya ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi, serta meningkatkan keterampilan ibu dalam teknik menyusui yang benar. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan individual melalui pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner. Tahapan kegiatan meliputi evaluasi awal, edukasi dengan penyampaian materi, sesi tanya jawab, demonstrasi teknik menyusui, dan evaluasi akhir. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya ASI eksklusif serta kesiapan mereka dalam menerapkan praktik menyusui yang benar. Sebanyak 11 orang (55%) mengalami peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi, sementara 9 orang (45%) menunjukkan tingkat pengetahuan yang tetap. Selain itu, program ini juga menekankan pentingnya dukungan keluarga, terutama peran suami dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Sebagai tindak lanjut, kader posyandu akan melakukan pemantauan rutin dan konseling laktasi bagi ibu menyusui, serta memperluas sosialisasi melalui media cetak dan digital. Dengan adanya edukasi berkelanjutan dan dukungan dari lingkungan sekitar, diharapkan angka pemberian ASI eksklusif di wilayah ini meningkat, sehingga risiko stunting dapat ditekan secara signifikan.
Kata Kunci: ASI Eksklusif, Edukasi, Ibu Menyusui, Stunting, Kesehatan Ibu Dan Anak
References
Asnidawati, Asnidawati, and Syahrul Ramdhan. 2021. “JIKSH : Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Hambatan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Pendahuluan.” Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada 10(1):156–62.
Diansyah, Ari, Nurshal Hasbi, Elvina Zuhir, Ade Febriani, and Ratih Ayuningtiyas. 2024. “Pendampingan Gizi Balita Dalam Rangka Pencegahan Stunting Di Posyandu Pucuk Rebung Kuntum Bersusun.” Jdistira 4(1):92–97. doi: 10.58794/jdt.v4i1.901.
Fitriahadi, Enny. 2018. 2018. “The Relationship between Mother’s Height with Stunting Incidence in Children Aged 24-59 Months.” Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah 14(1):15–24.
Komalasari, Esti Supriati, Riona Sanjaya, and Hikmah Ifayan. 2020. “Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita.” Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda 1(2):45–49.
Maineny, Arie, Muliani Muliani, Putri Mulia Sakti, and Anna Veronica Pont. 2022. “Upaya Pencegahan Stunting Melalui Kalender Pintar Bayi Sehat (Kapas) 1000 Hari Pertama Kehidupan.” JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) 6(4):3132. doi: 10.31764/jmm.v6i4.9440.
Mawaddah, Shohipatul, Wisnu Barlianto, and Nurdiana. 2018. “Pengetahuan Ibu, Dukungan Sosial, Dan Dukungan Tenaga Kesehatan Terhadap Keputusan Memberikan ASI Eksklusif.” Indonesian Journal of Human Nutrition 1(1):14–22. doi: 10.21776/ub.ijhn.2016.003.Suplemen.5.
Nirmalasari, Nur Oktia. 2020. “Stunting Pada Anak : Penyebab Dan Faktor Risiko Stunting Di Indonesia.” Qawwam: Journal For Gender Mainstreming 14(1):19–28. doi: 10.20414/Qawwam.v14i1.2372.
Sumartini, Erwina. 2020. “Dampak Stunting Terhadap Kemampuan Kognitif Anak.” Prosiding Seminar Nasional Kesehatan “Peran Tenaga Kesehatan Dalam Menurunkan Kejadian Stunting” Tahun 2020 Impact 127–34.
Wahida Yuliana, Bawon Nul Hakim. 2019. n.d. Darurat Stunting Dengan Melibatkan Keluarga.Pdf.






















