INTEGRASI PEMBUATAN ECO-ENZYME SEBAGAI PESTISIDA DAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN DI DESA MUARA PENIMBUNG KABUPATEN OGAN ILIR
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v3i3.2348Keywords:
Desa Muara Penimbung, eco-enzyme, pestisida, pupuk organik, pengolahan sampahAbstract
Desa Muara Penimbung terletak di Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Mayoritas penduduk di Desa ini merupakan petani. Masyarakat seringkali menghadapi masalah pengelolaan limbah organik dan penggunaan bahan kimia berbahaya untuk pertanian. Solusi ramah lingkungan mengatasi permasalahan ini adalah memanfaatkan sampah organik sebagai bahan baku eco-enzyme. Eco-enzyme merupakan larutan yang berasal dari zat organik kompleks dari proses fermentasi campuran antara limbah organik seperti kulit buah, sayuran, gula merah, dan air. Eco-enzyme dapat dimanfaatkan menjadi pestisida dan pupuk organik. Penggunaan eco-enzyme sebagai pestisida dan pupuk organik mengurangi risiko paparan terhadap bahan kimia berbahaya bagi petani dan lingkungan. Desa Muara Penimbung memiliki potensi besar menghasilkan limbah organik dari perkebunan dan rumah tangga, tetapi kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik masih rendah. Tujuan diadakannya kegiatan ini yaitu untuk mengintegrasi pengelolaan eco-enzyme dalam pemanfaatannya mengolah sampah sayur dan buah-buahan menjadi pestisida dan pupuk organik bagi perkebunan di Desa Muara Penimbung. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen. Variabel penelitian yang dilakukan adalah jumlah limbah sayuran dan kulit buah, ragi, dan larutan gula merah dan aquadest, dengan rasio limbah kulit buah dan sayur 7:3. Pengujian secara langsung menunjukkan bahwa penggunaan pupuk meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai hingga 7 cm pada hari ke-3. Penggunaan pestisida memerlukan evaluasi lebih lanjut karena serangga mati dalam waktu lama setelah penyemprotan. Program ini membantu mengintegrasikan permasalahan sampah perkebunan seperti sayur dan kulit buah di Desa Muara Penimbung. Respons dari masyarakat positif dan tertarik untuk melanjutkan program serupa di masa depan.
References
Budiyanto, C, W., Yasmin, A., Fitdaushi, A, N., Sitta, A, Q., Rizqia, Z., & Safitri, A, R.
(2022). Mengubah Sampah Organik Menjadi Eco Enzym Multifungsi: Inovasi di Kawasan Urban. DEDIKASI: Community Service Reports, 4(1), 32-38.
Dewi, K.A.S., Hikmah, D., Rinawati, Marliah, S., & Hadi, F. (2024). Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dengan Meningkatkan Nilai Keekonomian Sampah, Dalam Rangka Mewujudkan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan. Komunitas : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat. 3(1), 11-46.
Etienne, A., Genard, M., Lobit, P., Mbeguie-Ambeguie, D. & Bugaud, C. (2013). What
controls fleshy fruit acidity? A review of malate and citrate accumulation in fruit cells. Journal of Experimental Botany, 64(6), 1451-1469.
Fau, A., Sarumaha, P. C., & Manaraja, D. M. (2020). Pengelolaan Sampah Di Tpa Teluk
dalam Kabupaten Nias Selatan Menjadi Pupuk Organik (Merk Multi-Vit). Jurnal Education and Development, 8(3), 92-92.
Hapsari, R. F., & Dewi, S. P. 2019. Ecoenzyme sebagai alternatif pupuk pertanian organik ramah lingkungan. Jurnal Teknologi Lingkungan, 20(1), 34-42.
Harmaini, Sumiyarti, S., Nazir, N., Cornelia, C., & Ihsan, B. F. (2024). Pelatihan
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Sebagai Nilai Ekonomi. Dirkantara Indonesia, 2(2), 117–124. https://doi.org/10.55837/di.v2i2.79.
Hermawan, W., & Madyasti, F. S. (2023). Pemanfaatan Limbah Buah Dan Sayur Sebagai Ecoenzyme Alternatif Pestisida Sintetik Di Desa Sukapura, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 12(1), 71-76.
Hidayat, N., M. C. Padaga, & S. Suhartini. (2006). Mikrobiologi Industri. Yogyakarta: Andi.
Imron, M. (2020). Manajemen sampah. https://zerowaste.id/zero-waste-lifestyle/ecoenzyme/
Jhonprimen, H.S., A. Turnip, & M. H. Dahlan. (2012). Pengaruh Massa Ragi, Jenis Ragi, dan Waktu Fermentasi pada Bioetanol dari Biji Durian. Jurnal Teknik Kimia, 18(2), 43-51.
Mathori, M., Setyowati, H., & Chasanah, U. (2025). Pemanfaatan Sampah Organik Sebagai Produk Baru. Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha. 3(1), 19-24.
Muarief, R., Aziz, M., Frima Thousani, H., Yuliana, I., Syarifah, I., Doedyk Setiawan, A., & Amir, V. (2023). Pengolahan Limbah Rumah Tangga Menjadi Eco Enzyme Di Lingkungan Perumahan Ujung Residence. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat UBJ. 6(1), 73-80
Mutaqin, E.Z. (2025). Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi: Transformasi Limbah Menjadi Kompos, Lilin Aromaterapi, dan Ecobrick di Desa Gembyang. Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat. 3(1).
Nazuhari, A., Pasribu, R, N, C., & Ningsih, A, P. (2022). Pembuatan Eco Enzyme sebagai Upaya Pengolahan Limbah Rubah Tangga. Jurnal Pendidikan Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, 2(1), 16-22.
Pasalari, H., Moosavi, A., Kermani, M., Sharifi, R., & Farzadkia, M. (2024). A systematic review on garbage enzymes and their applications in environmental processes. Ecotoxicology and Environmental Safety, 277, 116369.
Pratamadina, E., & Wikaningrum, T. (2022). Potensi Penggunaan Eco Enzyme pada
Degradasi Deterjen dalam Air Limbah Domestik. Serambi Engineering, 8(2), 2772-2728.
Rahayu, E. S., Hartatik, W., & Sari, R. N. 2020. Ecoenzyme production from various
agricultural wastes for sustainable agriculture. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 423(1), 012026.
Reza, P. M. A., & Syuhriatin. (2020). Pengolahan Sampah Organik Menggunakan Lalat Tentara. Lombok Journal of Science (LJS), 2(3), 27–31.
Rochyani, N.-, Utpalasari, R. L., & Dahliana, I. (2020). Analisis Hasil Konversi Eco Enzyme Menggunakan Nenas (Ananas Comosus ) Dan Pepaya (Carica Papaya L.). Jurnal Redoks, 5(2), 135-140.
Ronny., & Ihsan, M. 2022. Pemanfaatan Sampah Buah dan Sampah Sayuran Sebagai Eco Enzyme untuk Penyubur Tanaman. Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, 22(1), 61-54.
Sistem Informasi pengelolaan sampah Nasional. Kinerja Pengelolaan Sampah adalah Capaian Pengurangan dan Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. (2023). https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/. (Diakses pada tanggal 20 Oktober 2023).
Suharjo, R., Nugroho, D.A., & Pramono, A. 2021. Ecoenzyme: the potential of agricultural waste for sustainable agriculture. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 628(1), 012025.
Susetya D. (2016). Panduan Lengkap Membuat Pupuk Organik. Pustaka Baru Press.
Yogyakarta.Terhadap Berbagai Dosis Pupuk Fosfat Dan Bokashi Jerami Limbah Jamur Merang. Jurnal AGRIKA. Vol. 4(1) :9-20.
Susi, N., dkk. 2018. Pengujian Kandungan Unsur Hara Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Kulit Nenas. Jurnal Ilmiah Pertanian. 14(2): 46-50.
Utami, A. P., Pane, N. N. A., & Hasibuan, A. (2023). Analisis Dampak Limbah/Sampah
Rumah Tangga Terhadap Pencemaran Lingkungan Hidup. Cross-border, 6(2), 1107-1112.






















