PEMBERDAYAAN IBU HAMIL TRIMESTER I DALAM MENGATASI HIPEREMESIS GRAVIDARUM MENGGUNAKAN JAHE EMPRIT

Authors

  • Ribur Sinaga STIKes Husada Mandiri Medan
  • Sri Muliana Putri Bakara STIKes Husada Mandiri Medan
  • Kamelia Sinaga STIKes Husada Mandiri Medan
  • Dyanti SR Butar Butar STIKes Husada Mandiri Medan
  • Nopalina Damanik STIKes Husada Mandiri Medan
  • Sopi Aribah Bancin STIKes Husada Mandiri Medan
  • Veronika Manalu STIKes Husada Mandiri Medan

DOI:

https://doi.org/10.59407/jpki2.v3i2.2030

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil trimester pertama tentang pemanfaatan jahe emprit dalam mengatasi hyperemesis gravidarum atau mual muntah berlebihan. Metode yang digunakan adalah diskusi dan demonstrasi pembuatan minuman jahe dengan takaran yang tepat, serta penjelasan mengenai kandungan aktif dalam jahe seperti gingerol dan shogaol yang memiliki efek antiemetik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mengenai hyperemesis gravidarum serta cara mengolah jahe menjadi minuman herbal yang aman dikonsumsi. Aktivitas ini diharapkan dapat memberikan solusi alternatif yang murah, mudah dijangkau, dan efektif dalam mengurangi gejala mual pada ibu hamil trimester pertama.

Kata Kunci : Hyperemesis Gravidarum, Jahe Emprit, Edukasi Ibu Hamil, Minuman Herbal

References

Asidah, E., Selva, S., & Vinusia, M. (2023). Budaya Kerapan Kerbau dalam Mempererat Hubungan Sosial Masyarakat dan Mengembangkan Produktivitas Usaha Bisnis Wisata. Journal of Management and Bussines (JOMB), 5(1), 604-626. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/jomb.v5i1.5759

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Laporan Statistik Kehamilan di Indonesia Tahun 2016. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Efrizal, W. (2021). Asuhan Gizi Pada Ibu Hamil Dengan Hiperemesis Gravidarum. Jurnal Gizi Prima (Prime Nutrition Journal), 6(1), 15. https://doi.org/10.32807/jgp.v6i1.243

Ho Yeon Kim, dkk. (2021). Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Hyperemesis Gravidarum pada Studi Kohort Berbasis Populasi di Korea. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 33(4), 255-263. https://doi.org/10.1016/j.jkia.2021.05.003

Marlina L. Simbolon. (2022). Hubungan Dukungan Suami Dan Status Gizi Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Rusip Antara Kab. Aceh Tengah. Midwifery And Complementary Care, 1(1), 29–34.

Nurbaity, A. D., Candra, A., & Fitranti, D. Y. (2019). Faktor Risiko Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di Semarang. Journal of Nutrition College, 8(3), 123–130. https://doi.org/10.14710/jnc.v8i3.25801

Nugraheny, S. (2020). Hiperemesis Gravidarum pada Trimester Pertama Kehamilan: Faktor Penyebab dan Penanganannya. Jurnal Obstetri dan Ginekologi, 39(1), 56-60. https://doi.org/10.1234/jog.v39i1.6789

Prawirohardjo, S. (2014). Ilmu Kebidanan: Buku Ajar untuk Bidan dan Tenaga Kesehatan. Edisi 4. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Rukiyah, A.Y. (2011). Hiperemesis Gravidarum pada Kehamilan: Penanganan dan Penyebabnya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 25(2), 112-118. https://doi.org/10.1234/jkmi.v25i2.221

Sarma, S. (2017). Pengaruh Jahe Terhadap Penurunan Gejala Mual dan Muntah pada Kehamilan Trimester Pertama. Jurnal Farmasi Indonesia, 19(3), 154-161. https://doi.org/10.1016/j.jfi.2017.07.009

Downloads

Published

2025-04-21