PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN PUDING CUCUBITA MOSHATA DALAM MENCEGAH STUNTING DI DESA KUTA MBELIN KECAMATAN TIGA PANAH KABUPATEN KARO
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v3i1.1986Abstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat, khususnya ibu hamil, dalam pencegahan stunting melalui edukasi mengenai pemanfaatan cucurbita moschata. Metode yang digunakan adalah pendampingan pendidikan kesehatan dengan penyuluhan mengenai TRIAD KRR (seksualitas, HIV/AIDS, dan NAFZA), menggunakan media lembar balik dan permainan ular tangga yang berisi pertanyaan tentang kesehatan reproduksi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap: edukasi berbasis keluarga, pengumpulan data pelaksanaan stunting, dan evaluasi kegiatan. Edukasi dilakukan selama dua minggu, dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap peserta. Sebanyak 20 ibu hamil trimester III mengikuti edukasi ini, dengan hasil yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap peserta terhadap pencegahan stunting. Rata-rata nilai pre-test pengetahuan peserta meningkat dari 5,2 menjadi 8,5 pada post-test, sedangkan nilai sikap meningkat dari 5,4 menjadi 8,35. Sebagian besar peserta, yakni 17 orang (85%), berhasil memahami penggunaan cucurbita sebagai bahan pangan dalam pencegahan stunting. Kegiatan ini mendapat penilaian positif dari peserta, dengan lebih dari 90% menilai kegiatan edukasi ini sangat baik. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan pemanfaatan cucurbita dalam mencegah stunting.
Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Stunting, Cucurbita Moschata, Peningkatan Pengetahuan, Pencegahan Stunting
References
Arza, Putri Aulia, and Melisa Tirtavani. 2018. “Pengembangan Crackers Dengan Penambahan Tepung Ikan Patin [Pangasius Hypophthalmus] DAN TEPUNG WORTEL [Daucus Carota L.].” Penelitian Gizi Dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research) 40(2):55–62. doi: 10.22435/pgm.v40i2.7579.55-62.
Ayupir, Ariyanto. 2021. “Pendidikan Kesehatan Dan Terapi Tablet Zat Besi (Fe) Terhadap Hemoglobin Remaja Putri.” HIGEIA Journal Of Public Health Research And Development 5(3):441–51.
Firdaus, Syarif Ahmad, Akhyar, and Haeril. 2024. “Efektivitas, Stunting, Prevalensi, Kabupaten Bima.” JSIM: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan 5(3):366–76.
Illahi, Kurnia Ri, and Zki. 2017. “Hubungan Pendapatan Keluarga, Berat Lahir, Dan Panjang Lahir Dengan Kejadian Stunting Balita 24-59 Bulan Di Bangkalan.” Manajemen Kesehatan 3(1):1–14.
Jupri, Ahmad, Andre Juanda Putra, Eka Sunarwidi P, Tapaul Rozi, and Pahmi Husain. 2022. “Sosialisasi Kesehatan Tentang Stunting, Pendewasaan Usia Pernikahan Dan Pengenalan Hak Kesehatan Reproduksi Remaja (HKSR).” Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Unw Mataram 3(2):107–12.
Nasriyah, Nasriyah, and Suryo Ediyono. 2023. “Dampak Kurangnya Nutrisi Pada Ibu Hamil Terhadap Risiko Stunting Pada Bayi Yang Dilahirkan.” Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan 14(1):161–70. doi: 10.26751/jikk.v14i1.1627.
Nugroho, Muhammad Ridho, Rambat Nur Sasongko, and Muhammad Kristiawan. 2021. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Anak Usia Dini Di Indonesia.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 5(2):2269–76. doi: 10.31004/obsesi.v5i2.1169.
Rahmadhita, Kinanti. 2020. “Permasalahan Stunting Dan Pencegahannya Stunting Problems and Prevention.” Juni 11(1):225–29. doi: 10.35816/jiskh.v10i2.253.
Saputri, Rini Archda. 2019. “Upaya Pemerintah Daerah Dalam Penanggulangan Stunting Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.” Jdp (Jurnal Dinamika Pemerintahan) 2(2):152–68. doi: 10.36341/jdp.v2i2.947.
Vizianti, Lis. 2022. “Peran Dan Fungsi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Dalam Pencegahan Stunting Di Kota Medan.” Warta Dharmawangsa 16(3):563–80. doi: 10.46576/wdw.v16i3.2248.






















