PEMBERDAYAAN FEMALE FARMER GROUP (FFG) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DAN WASTING DENGAN PEMANFAATAN PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) MENUJU GAMPONG SEJAHTERA MANDIRI
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i4.1256Abstract
Stunting dan Wasting merupakan permasalahan kesehatan utama balita di Indonesia. Propinsi Aceh terutama Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu wilayah dengan prevalensi stunting dan wasting yang tinggi sehingga dapat berdampak buruk pada anak seperti gangguan intelektual, penurunan kecerdasan, bahkan risiko terserang penyakit kronis. Pemerintah sangat proaktif dalam mengatasai permasalah tersebut dengan mengarahkan pengalokasian sebagian dana desa untuk pencegahan stunting seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal, dan dana ketahanan pangan Gampong. Namun pengelolaan dan pemanfaatan yang belum optimal oleh masyarakat menjadi perhatian khusus. Mengatasi permasalahan tersebut sangat dibutuhkan pelaksanaan kegiatan Pengabidan Kepada Masyarakat Berbasis Gampong Binaan (PKM-BGB) dengan tema Pemberdayaan Female Farmer Group (FFG) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting dan Wasting dengan pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) Menuju Gampong Sejahtera Mandiri terutama di Gampong yang berbatasan langsung dengan Universitas Syiah Kuala, sehingga USK sebagai “Jantong Hatee Rakyat Aceh” dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat sekitar. Proses awal rencana PKM-BGB telah melalui koordinasi dengan pihak Puskesmas dan Penanggung Jawab Gizi sehingga ditunjuk Gampong Meunasah Intan sebagai Gampong sasaran karena tingginya angka stunting dan risiko wasting. Kegiatan utama PKM-BG sebagai upaya untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat terfokus kepada FFG atau kelompok wanita tani, kader kesehatan desa, perempuan usia subur, ibu hamil dan ibu dengan balita. kegiatan lainnya dengan pengkajianuntuk perolehan gambaran dasar langsung dari masyarakat untuk mengidentifikasi sumber daya yang terdapat dikomunitas tersebut, dilanjut dengan Focus Group Discussion (FGD), pelatihan FFG oleh tim pengabdi yaitu Perawat Maternitas, Spesialis Keperawatan Anak tentang skrining dan interpretasi stunting dan wasting, penyusunan buku panduan, penyuluhan nutrisi ibu dan balita, penyusunan table menu sehat balita, antropometri balita serta PMT. Dilanjut praktik oleh ahli Pertanian dan Peternakan dengan kegiatan pemanfaatan P2L penanaman sayur organik, hidroponik, ternak dan pengeraman telur dengan mesin penetas sebagai asset desa sehingga dapat menambah pendapatan keluarga. Capaian akhir dari seluruh rangkaian kegiatan PKM-BGB ini adalah adanya peningkatan derajat kesehatan masyarakat mejadi Gampong yang sejahtera mandiria.
References
Akombi, B. J., Agho, K. E., Hall, J. J., Merom, D., Astell-burt, T., & Renzaho, A. M. N. (2017). Stunting and severe stunting among children under-5 years in Nigeria : A multilevel analysis. BMC Pediatrics, 1–16. https://doi.org/10.1186/s12887-016-0770-z
Bank, W. (2011). Adolescent health in the 21st century. 14–15. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(12)60407-3
BAPPENAS & UNICEF. (2017). Laporan Baseline SDG tentang Anak-Anak di Indonesia. In BAPPENAS dan UNICEF. https://www.unicef.org/indonesia/media/9251/file/Ringkasan Eksekutif Strategi Komunikasi.pdf
Damayanti, D., Pritasari, & Nugraheni. (2017). Gizi Dalam Daur Kehidupan. Kemenkes RI.
Damayanti, N. S., Widjajanto, D. W., & Sutarno, S. (2019). Pertumbuhan dan produksi tanaman sawi Pakcoy (Brassica rapa l.) akibat dibudidayakan pada berbagai media tanam dan dosis pupuk organik. Journal of Agro Complex, 3(3), 142. https://doi.org/10.14710/joac.3.3.142-150
Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, & Direktur Gizi Masyarakat. (2020). Pencegahan Dan Tata Laksana Gizi Buruk Pada Balita Di Layanan Rawat JalanBagi Tenaga Kesehatan.
Junaidi, Lukman Hakim, & Muhammad Syarif Hidayatullah Elmas. (2020). Penerapan Teknologi Hidroponik Tanaman Sawi Sebagai Salah Satu Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Pikatan Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo Junaidi1. Jurnal Abdi Panca Marga, 1(1), 1–5.
Kemenkes RI. (2010). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1087/MENKES/SK/VIII/2010 Tentang Standar Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Di Rumah Sakit. Jakarta. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/05/04/hepatitis-misterius-masuk-ri-ini-provinsi-dengan-prevalensi-hepatitis-tertinggi-di-indonesia
Kemenkes RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia.
Khan, M. N., Rahman, M. M., Shariff, A. A., Rahman, M. M., Rahman, M. S., & Rahman, M. A. (2017). Maternal undernutrition and excessive body weight and risk of birth and health outcomes. Archives of Public Health, 75(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s13690-017-0181-0
Lisdayani, Harahap, F. S., & Sari, P. M. (2019). Respons pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) terhadap penggunaan pupuk organik cair NASA. Jurnal Pertanian Tropik, 6(2), 222–226.
Ministry of Rural Development and Transmigration. (2017). Pocket book in handling stunting. Buku Saku Desa Dalam Penanganan Stunting, 42.
Saputri, N. S., Anbarani, M. D., Toyamah, N., & Yumna, A. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 pada Layanan Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA): Studi Kasus di Lima Wilayah di Indonesia. The SMERU Research Institute, 5, 1–8.
Sartikah. (2023). The Effectiveness of Providing Saluri (One Egg a Day) Against Height in Stunted Toddlers at the Pakuhaji Health Center. Dohara Publisher Open Access Journal, 2(10), 910–918.
Sharif, Y., Sadeghi, O., Dorosty, A., Siassi, F., Jalali, M., Djazayery, A., & Shokri, A. (2020). Association of vitamin D , retinol and zinc de fi ciencies with stunting in toddlers : fi ndings from a national study in Iran. Public Health, 181, 1–7. https://doi.org/10.1016/j.puhe.2019.10.029
Skolmowska, D., Głąbska, D., Kołota, A., & Guzek, D. (2022). Effectiveness of Dietary Interventions in Prevention and Treatment of Iron-Deficiency Anemia in Pregnant Women: A Systematic Review of Randomized Controlled Trials. Nutrients, 14(15), 1–15. https://doi.org/10.3390/nu14153023
TP2S. (2020). Berapa angka prevalensi stunting di Indonesia_ - Stunting. In Kementerian Sekertariat Negara RI. https://stunting.go.id/faq/berapa-angka-prevalensi-stunting-di-indonesia/
WHO. (2020). Stunting in a nutshell. https://apps.who.int/nutrition/healthygrowthproj_stunted_videos/en/index.html






















