ANALISIS COLLABORATIVE GOVERNANCE MODEL KOLABORASI DALAM PENANGANAN SAMPAH PERKOTAAN
DOI:
https://doi.org/10.70248/jogapa.v3i2.3694Abstract
Permasalahan sampah perkotaan berkembang menjadi isu strategis yang berkaitan dengan keberlanjutan lingkungan, kesehatan masyarakat, dan tata kelola publik. Kompleksitas persoalan sampah mendorong perlunya pendekatan collaborative governance yang melibatkan berbagai aktor dalam proses pengelolaan sampah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model collaborative governance dalam penanganan sampah perkotaan, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan collaborative governance, mendeskripsikan hubungan dan peran antaraktor, serta menganalisis tantangan implementasi collaborative governance berdasarkan kajian literatur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh dari artikel jurnal, prosiding konferensi, buku ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan tema penelitian pada periode 2020–2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan penelusuran literatur pada berbagai database ilmiah, sedangkan teknik analisis menggunakan analisis isi (content analysis) dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance menjadi pendekatan yang relevan dalam pengelolaan sampah perkotaan karena mampu memperkuat koordinasi, komunikasi, dan partisipasi antaraktor. Keberhasilan collaborative governance dipengaruhi oleh kepemimpinan kolaboratif, kepercayaan antaraktor, partisipasi masyarakat, komunikasi yang efektif, dan ketersediaan sumber daya. Penelitian juga menemukan bahwa implementasi collaborative governance masih menghadapi tantangan berupa rendahnya kesadaran masyarakat, lemahnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan infrastruktur, serta perbedaan kepentingan antaraktor. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan model collaborative governance pada penanganan sampah perkotaan secara berkelanjutan.
Kata kunci: collaborative governance, pengelolaan sampah, sampah perkotaan, tata kelola kolaboratif, partisipasi masyarakat
References
Agung, M. F. M. (2025). Strategi Collaborative Governance Dalam Reformasi Pelayanan Publik. IJPA - The Indonesian Journal of Public Administration, 11(1), 18–26.
Alghifari, N., & Muhtar, E. A. (2026). Collaborative Governance Pada Program Kang Pisman di Kelurahan Antapani Tengah Kota Bandung. Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Bidang Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik, 9(1), 101–113.
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571.
Arif, M. N. M., Subowo, A., & Kismartini. (2024). Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sampah di Jakarta Timur. Journal of Management and Public Policy, 13(4), 169–185.
Bonti, Bekti, H., Utami, S. B., Setiawan, T., Pancasilawan, R., & Halim, H. A. (2024). Membangun Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sampah di Desa Cileunyi Kulon Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Sawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa Dan Masyarakat, 5(1), 1934.
Darusasi, R., Renggani, P., & Aisy, U. R. (2026). Analisis Tren Dinamika Penduduk dan Timbulan Sampah di Kota Yogyakarta. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(3), 8371–8382.
Hayamadi, P. S., Sembodo, A. N. B., Suprapdi, E. D. A. P., & Kamal, U. (2024). Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan di Kota Surakarta. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, Dan Humaniora, 2(5), 66–82.
Hidayanti, D. R., & Efendi, D. (2021). Praktik Collaborative Governance Dalam pengelolaan Sampah. Jurnal Pemerintahan Dan Kebijakan (JPK), 2(1), 34–40.
Jannah, G. R., Faradzilla, A. R., Naim, N. N., Septyano, M. P., Athifah, K. L. N., Febiyanti, N., Yudhistira, K. Y., Puspa, P. C., & Roesnia, O. A. (2025). Pentingnya Kesadaran Masyarakat dan Kepatuhan Hukum Terhadap Masalah Sampah di Lingkungan Sekitar Sungai. Terang : Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 2(1), 10–19.
Kurhayadi. (2021). Collaborative Governance in Waste Management in Bandung City. International Journal of Science and Society, 3(4), 236–244.
Mahandry, S. P., & Taryana, A. (2025). Collaborative Governance dalam Mewujudkan Zero to Landfill di Kota Cimahi Tahun 2023-2024. Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 8(2), 264–277.
Murti, O. G. P. (2024). Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sampah Anorganik di Kota Yogyakarta. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Pamungkas, T. S., Masqurin, S. N., & Sutomo. (2024). Collaborative Governance dalam Pengelolaan Sampah di Kabupaten Jember. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 905–914.
Panjaitan, H. M., Jaenuri, M. . A., Moenek, R., & Sinurat, M. (2019). Tata Kelola Kolaboratif Pengelolaan Sampah Di Provinsi Jakarta. Visioner, 11(4), 505–515.
Prabowo, S., Subagyo, Ag., & Nuradhawati, R. (2025). Collaborative Governance Dalam pengelolaan Sampah di Kota Bandung. Jurnal Prinsip, 2(1), 136–149.
Putra, R. P., & Dewi, V. A. K. (2025). Sampah Organik dalam Perspektif Geografi Lingkungan. PT. Insan Cendekia Mandiri Group.
Sabarna, M. A. N., & Ramdani, R. (2025). Collaborative governance in waste management: a case study in the municipality of Yogyakarta, Indonesia. Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 10(1).
Saputra, G. W., Santosa, P., & Adiwisastra, J. (2026). Efektivitas Kebijakan Sampah Kota Bandung: Peran Collaborative Governance dan Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Manajemen Publik Dan Kebijakan Publik (JMPKP), 8(1), 207–216.
Syahranti, Z., & Hasmira, M. H. (2025). Rendahnya Partisipasi Pemilahan Sampah Organik Masyarakat pada Pengelolaan Lubang Resapan Biopori di Kota Padang. Jurnal Perspektif, 8(4), 543–555.
Wibisono, D. E., & Widyastuti, A. E. S. (2026). Model Collaborative Governance untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Yogyakarta: Optimalisasi Bank Sampah di Tengah Batasan Regulasi. JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara), 10(1), 132–144.
Wikurendra, E. A., Csonka, A., Nagy, I., & Nurika, G. (2024). Urbanization and Benefit of Integration Circular Economy into Waste Management in Indonesia: A Review. Circular Economy and Sustainability, 4, 1219–1248.
Yustika, S. M., & Hertati, D. (2024). Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Co Firing di Kabupaten Sidoarjo. Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 11(1), 20–29.
Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
















