ANALISIS TERHADAP BEHAVIORAL ECONOMICS, FINANCIAL PSYCOLOGI, LOSS AVERSSION TERHADAP MENGELOLA PORTOFOLIO OBLIGASI
DOI:
https://doi.org/10.70248/jakpt.v2i1.956Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh behavioral economics, financial psychology, dan loss aversion terhadap pengelolaan portofolio obligasi di institusi keuangan. Behavioral economics dan financial psychology mengeksplorasi bagaimana pikiran, emosi, dan perilaku investor memengaruhi pengambilan keputusan investasi obligasi. Loss aversion adalah fenomena psikologis di mana investor lebih merasakan dampak kerugian daripada keuntungan yang sama, yang memengaruhi strategi investasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan survei dan wawancara mendalam kepada investor obligasi untuk memahami dampak psikologis terhadap kinerja portofolio. Hasilnya menunjukkan bahwa bias kognitif dan kecenderungan untuk menghindari kerugian memainkan peran signifikan dalam pengambilan keputusan investasi, sering kali mengakibatkan strategi investasi yang kurang optimal. Temuan ini menekankan pentingnya memahami faktor-faktor psikologis dalam pengelolaan portofolio obligasi agar kinerja investasi dapat dioptimalkan, memberikan rekomendasi bagi investor dalam meningkatkan keputusan investasi mereka.
Kata Kunci : Behavioral Economics, Financial Psycologi, Loss Averssion
References
’Devi, Y., & ’A.A. Gede, S. (2017). Pengaruh Umur Obligasi, tingkat Suku Bunga, Dan Inflasi Pada Imbal Hasil Obligasi Pemerintah di BEI. E-Jurnal Manajemen Unud, 6(11), 6191–6192.
Addinpujoartanto, N. A., & Darmawan, S. (2020). Pengaruh Overconfidence, Regret Aversion, Loss Aversion, Dan Herding Bias Terhadap Keputusan Investasi Di Indonesia. Jurnal Riset Ekonomi Dan Bisnis, 13(3), 175. https://doi.org/10.26623/jreb.v13i3.2863
Ahmad, S., Fidyah, F., & Pradita, A. E. (2024). Evaluasi Kinerja Investasi Saham dan Obligasi dalam Portofolio Investasi Institusi Keuangan: Analisis Comparative Study. Management Studies and …, 5(2), 4261–4268.
Anam, K., Maruddani, D. A. I., & Kartikasari, P. (2020). Pengukuran Value At-Risk Pada Portofolio Obligasi Dengan Metode Varian-Kovarian. Jurnal Gaussian, 9(4), 434–443. https://doi.org/10.14710/j.gauss.v9i4.29012
Azis, M., & Purnamasari, I. (2017). Analisis Kinerja Portofolio Reksadana dengan Metode Rasio Sharpe dan Non Risk Premium. Prosiding Seminar Nasional Manajemen Dan Ekonomi Bisnis, 1(1), 246–264.
Cahyani, A. D., Putri, S. M., Naka, O. A., & Lestari, T. N. (2024). Literature Review: Implementasi Etika Bisnis Dengan Good Corporate Governance (Gcg) Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan Konvensional. Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE), 1(2), 76–88. https://doi.org/10.59407/jmie.v1i2.316
Cartwright, E. (2023). Behavioral economics. Behavioral Economics, 3, 1–577. https://doi.org/10.4324/9781003357971
Faizah, A., Suindyah, S., & Dwiningwarni. (2024). Perbandingan Keuntungan dan Risiko Investasi Saham dan Obligasi: Studi Kasus pada Investor Individu. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, Vol 7(No. 1), 3105–3114.
Hardian, F., & Yusuf, C. (2023). Kenaikan Nilai Obligasi Dalam Reksadana Pendapatan Tetap : Kebutuhan Pengenaan Pajak Keuntungan Reksadana Dalam Portfolio Investasi. Majalah Sainstekes, 10(1), 027–037. https://doi.org/10.33476/ms.v10i1.3526
Hilton, D. J. (2001). The Psychology of Financial Decision-Making: Applications to Trading, Dealing, and Investment Analysis. Journal of Psychology and Financial Markets, 2(1), 37–53. https://doi.org/10.1207/s15327760jpfm0201_4
Insan Baihaqqy, M. R. (2022). Strategi optimalisasi portofolio berbasis model markowitz pada jenis investasi reksadana. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 8(1), 152. https://doi.org/10.29210/020221382
Lestari, W. R., & Pranyoto, E. (2015). Faktor Psikologi Yang Membentuk Perilaku Keuangan (Behavioral Finance) Investor Dalam Transaksi Saham Pada Pasar Modal Di Lampung. Jurnal Ilmiah Gema Ekonomi, 5(1), 691–702.
Liestyowati, L., Possumah, L. M., Yadasang, R. M., & Ramadhani, H. (2023). Pengaruh Diversifikasi Portofolio terhadap Pengelolaan Risiko dan Kinerja Investasi: Analisis pada Investor Individu. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science, 2(03), 187–194. https://doi.org/10.58812/jakws.v2i03.642
Malikussaleh, U., Khaddafi, M., Malikussaleh, U., Tengku, C., Reuleut, N., & Utara, K. A. (2024). Analisis Komparatif Risiko dan Return Pada Saham dan Obligasi di Bursa Efek Indonesia : Implikasi Bagi Investor. 3(2).
Novemsky, N., & Kahneman, D. (2005). The boundaries of loss aversion. Journal of Marketing Research, 42(2), 119–128. https://doi.org/10.1509/jmkr.42.2.119.62292
Petrick Driptryanto, A. W. (2017). Perbandingan Risk and Return Pada Obligasi , Valas , Emas. 6, 1–15.
Ratna Wulandari, Ulil Farrohah, & Sumriyah Sumriyah. (2023). Penerbitan Obligasi Negara Sebagai Alternatif Pendanaan Defisit APBN Indonesia. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 2(2), 18–29. https://doi.org/10.55606/jurrish.v2i2.1249
Rosalinda Manullang, M. D., Manurung, A. H., Sinaga, J., & Simorangkir, P. (2023). Pembentukan Portofolio dengan Elton Gruber dan Pengaruh Makro Ekonomi. Jurnal Akuntansi Dan Manajemen, 20(1), 12–21. https://doi.org/10.36406/jam.v20i01.946
Safitri, S. (2018). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Financial Behavior. Economic Education Analysis Journal, 7(2), 511–524.
Sukandani, Y., Istikhoroh, S., Bambang Dwi Waryanto, R., Ekonomi, F., & PGRI Adi Buana Surabaya, U. (2021). SNHRP-II UNIPA Surabaya Behavioral Finance Pada Proses Pengambilan Keputusan Investasi. SNHRP-II : Seminar Nasional Hasil Riset Dan Pengabdian, Ke-II, 2019, 150–156.
Sumtoro, A., & Anastasia, N. (2015). Perilaku Keuangan Dalam Pengambilan KeputusanBerinvestasi Properti Residensial Di Surabaya. Finesta, 3(1), 41–45.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

















