FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN NON AERONAUTICAL DI BANDARA: LOKASI STRATEGIS, VOLUME LALU LINTAS, RUANG KOMERSIAL, STRATEGI PEMASARAN DAN KERJASAMA BISNIS
DOI:
https://doi.org/10.59407/jakpt.v1i4.858Keywords:
Pendapatan Non Aeronautical, Volume Lalu lintas penumpang, Lokasi Strategis, Ruang Komersial, Strategi Pemasaran, Kerjasama bisnis.Abstract
Riset terdahulu atau riset yang relevan memiliki peran krusial dalam pengembangan riset atau artikel ilmiah. Riset ini berfungsi untuk memperkuat teori serta menjelaskan fenomena hubungan atau pengaruh antar variabel yang diteliti. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi Pendapatan Non Aeronautical di bandara, dengan fokus pada Lokasi Strategis Bandara, Volume Lalu Lintas Penumpang, Ketersediaan Ruang Komersial, Strategi Pemasaran, dan Kerjasama Bisnis. Studi ini merupakan sebuah literatur review yang mendalam dalam bidang Operasi Bandar Udara. Tujuan utama penulisan artikel ini adalah untuk membangun hipotesis mengenai pengaruh antar variabel tersebut, yang nantinya dapat digunakan sebagai dasar dalam penelitian selanjutnya. Dengan mempelajari berbagai riset terdahulu, artikel ini memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana setiap faktor tersebut dapat berkontribusi terhadap Pendapatan Non Aeronautical di bandara. Hasil dari artikel literature review ini menunjukkan bahwa masing-masing faktor memiliki pengaruh signifikan terhadap Pendapatan Non Aeronautical. Pertama, Lokasi Strategis Bandara terbukti berpengaruh signifikan, karena lokasi yang strategis dapat menarik lebih banyak penumpang dan aktivitas bisnis. Kedua, Volume Lalu Lintas Penumpang juga berperan penting, karena semakin tinggi volume penumpang, semakin besar potensi pendapatan dari aktivitas non-aeronautical. Ketiga, Ketersediaan Ruang Komersial menjadi faktor krusial, karena menyediakan ruang untuk berbagai bisnis dapat meningkatkan pendapatan. Keempat, Strategi Pemasaran yang efektif dapat menarik lebih banyak bisnis dan penumpang untuk menggunakan fasilitas bandara. Terakhir, Kerjasama Bisnis yang baik dapat membuka peluang baru dan meningkatkan efisiensi operasional, yang pada akhirnya berdampak positif pada Pendapatan Non Aeronautical di bandara.
References
Afitasari, E. (2023). Pengaruh fasilitas ruang tunggu terhadap kepuasan penumpang di bandar udara depati amir pangkalpinang. 3(1), 9–19.
Aldiefa, A., & Oktavianor, T. (2024). Analisis Strategi Bisnis Non Aeronautika PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin. 13, 1–9.
Alfayed, D. (2023). Analisis strategi pemasaran maskapai lion air pada masa pandemi covid 19 di bandar udara sultan hasanudin makasar. 3(1), 2–6.
Arsan, B. (2021). Strategi peningkatan performa pendapatan Non- Aeronautika berbasis mix marketing. 2(4).
Atmaja, Y. N. (2019). Analisis Dampak Lalu lintas Bandara Kulon Progo. 27(4), 221. https://doi.org/10.25104/warlit.v27i4.786
Atsal, N. (2012). Analisis pengaruh Kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen dalam menggunakan jasa transportasi.
Ayuningtyas, W., Udara, M. T., Tinggi, S., & Kedirgantaran, T. (2022). Analisis dampak sosial ekonomi pembangunan bandar udara Internasional Yogyakarta (YIA) Bagi Kepala Keluarga di desa Glagah Kulon Progo. 6(1), 858–865.
cicilya morasa, J. (2009). strategi pemasaran city check in di bandara soekarno-hatta.
Edhi, B. (2023). Meningkatkan Keputusan Pembelian retail Melalui Kepuasan Konsumen di Bandara SOETA. 6(2), 99–111.
Ilhami, R., & Pasundan, U. (2019). Peran Pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat di kawasan Bandara Internasional Jawa Barat. 2(1), 57–67.
Izdihar, R. P. (2023). Hubungan antara kinerja Bandara dengan skema pembiayaan Public Private Partnership: Studi kasus bandara dalam lingkup pengelolaan Angkasa Pura II. 16(2), 318–330.
Joseph, V. (2020). Pengaruh seleksi dan penempatan kerja terhadap kinerja karyawan PT Angkasa pura 1 Bandara Internasional Sam ratulangi Manado. 1.
Karma.Maryati. (2018). Analisa Pengelolaan Produksi dan Biaya Investigasi Fasilitas Bandar Udara untuk Memprediksi Peningkatan Revenue. 44(2).
Languju, C., Morasa, J., Budiarso, N., Akuntansi, J., Ekonomi, F., Ratulangi, U. S., & Bahu, K. (2022). Pendekatan Metode Target Costing pada Pendapatan Sewa Ruang Dalam Meningkatkan Laba Perusahaan pada PT . Angkasa Pura 1 ( Persero ) Bandar Udara Sam Ratulangi Manado Target Costing Method Approach to Space Rent Revenue in Increasing Company Profit at Pt . 5(2), 389–397.
Noverio, A., & Nieamah, K. F. (2022). Pengaruh fasilitas ruang tunggu terhadap kepuasan penumpang di bandar udara tebelian sintang kalimantan barat. 6(1), 914–923.
Nugraha, A. W., Wicaksono, A., Kusumaningrum, R., Teknik, J., Teknik, S., Brawijaya, U., Teknik, F., Brawijaya, U., Baru, S., Tiga, S., Samarinda, B., Bandara, S. T., & Baru, B. S. (2018). Kajian dampak lalu lintas terhadap bandara Samarinda baru. 73.
Pranajaya, A. (2022). Kerjasama Antara PT Angkasa Pura I dan Perum LPPNPI dalam Penyediaan Layanan Fasilitas Bandar Udara. 4, 11662–11667.
Purnomo, H. (2012). kajian dampak kenaikan harga avtur terhadap keuntungan Pendapatan maskapai penerbangan (rute jakarta-yogyakarta).
Qumar, A. N. N. N., Sriwijaya, U., & Hukum, F. (2006). Analisis yuridis fungsi surat muatan udara di dalam perjajian pengangkutan barang melalui maskapai penerbangan.
Rahmadi Islam. (2018). Pendataan bandar udara berfungsi sebagai pendukung peningkatan layanan (Issue 3, pp. 1–13).
Richter, L. E., Carlos, A., & Beber, D. M. (2019). analisis model prediksi peningkatan lalu lintas udara bandar udara Husein sastranegara Bandung. l.
Rizky, I. (2017). Jurnal Perhubungan Udara Bandar Udara Internasional Jawa Barat ( BIJB ) dan Potensi Kertajati Sebagai Aerocity. 43–50.
Setiani, B. (2015). Prinsip- prinsip manajemen pengelolaan bandar udara. 3.
Sopanudin, A. (2016). Konflik Lahan Pertanian dalam Pembangunan Bandara Internasional di Kulon Progo. 6(1), 2–18.
Subagiyo, A., Besar, K. M., Majang, B., Melaham, K. L., & Laham, K. (2015). Pemilihan lokasi bandar udara kabupaten mahakam ulu. 7(0341), 119–130.
Subekti, S. (2016). strategi pengembangan bandar udara H. Hasan aeroboesman ende dalam meningkatkan pelayanan penumpang. 171–180.
Yarlina, L., Pusat, P., & Udara, P. (2012). Analisis Kapasitas Terminal Penumpang Di Bandar Udara SMB II Palembang Analysis Capacity of Passengers Terminal at SMB Palembang Airport. 38(2), 118–135.
Zulaichah. (2017). Penerapan Skema Badan Layanan Umum Dalam Pengelolaan Keuangan Bandar Udara Internasional Jawa Barat. 42(3), 149–164. https://doi.org/10.25104/wa.v42i3.245.149-164
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


















