ANALISIS TREN KEPATUHAN FORMAL PELAPORAN SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN TAHUN 2014 – 2024 DI INDONESIA

Authors

  • Ulin Nuha Alfani Politeknik Negeri Lampung
  • Faila Suffah Politeknik Negeri Lampung
  • Saskia Marsha Elnaviri Politeknik Negeri Lampung
  • Widi Jati Laksono Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu dan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.70248/jakpt.v4i1.4806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren kepatuhan formal pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan di Indonesia selama 2014–2024 dengan membandingkan jumlah SPT Tahunan yang dilaporkan dengan jumlah Wajib Pajak yang wajib menyampaikan SPT, serta menghitung perubahan jumlah SPT dari tahun ke tahun. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan data sekunder yang bersumber dari Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak. Analisis dilakukan secara terpisah untuk Wajib Pajak Badan dan Wajib Pajak Orang Pribadi. Hasil menunjukkan bahwa rasio kepatuhan formal Wajib Pajak Badan berfluktuasi antara 47,42% dan 69,78%, sedangkan rasio Wajib Pajak Orang Pribadi meningkat dari 59,92% pada 2014 menjadi 85,66% pada 2024, dengan puncak 88,60% pada 2023. Laju perubahan jumlah SPT Badan tertinggi terjadi pada 2015 sebesar 23,24%, sedangkan penurunan terbesar terjadi pada 2020 sebesar 7,46%. Pada Wajib Pajak Orang Pribadi, kenaikan terbesar terjadi pada 2016 sebesar 12,16%, disusul tahun 2020 sebesar 11,53%, sedangkan 2023 hanya meningkat 0,10% dan 2024 menurun 5,00%. Perbedaan tren menunjukkan bahwa kepatuhan formal tidak dapat dijelaskan hanya melalui penyuluhan karena data penelitian tidak mengukur intensitas, jangkauan, peserta, anggaran, atau jenis kegiatan penyuluhan. Periode 2021–2024 diperlakukan sebagai periode pascapenerapan efektif jabatan fungsional penyuluh pajak, tetapi penelitian tidak melakukan pengujian kausal antara penyuluhan dan kepatuhan. Keterbatasan tersebut menjadi dasar bagi penelitian berikutnya untuk menguji hubungan penyuluhan, digitalisasi layanan, kebijakan perpajakan, dan karakteristik Wajib Pajak secara empiris.

References

Allingham, M. G., & Sandmo, A. (1972). Income Tax Evasion: A Theoretical Analysis. Journal of Public Economics, 1(3–4), 323–338. https://doi.org/10.1016/0047-2727(72)90010-2

Alm, J., & Torgler, B. (2011). Do Ethics Matter? Tax Compliance and Morality. Journal of Business Ethics, 101(4), 635–651. https://doi.org/10.1007/s10551-011-0761-9

Andreoni, J., Erard, B., & Feinstein, J. (1998). Tax Compliance. Journal of Economic Literature, 36(2), 818–860. https://www.jstor.org/stable/2565123

Batrancea, L., Nichita, A., Olsen, J., Kogler, C., Kirchler, E., Hoelzl, E., Weiss, A., Torgler, B., Fooken, J., Fuller, J., Schaffner, M., Banuri, S., Hassine, M., Alarcon-Garcia, G., Aldemir, C., & Apostol, D. (2019). Trust and power as determinants of tax compliance across 44 nations. Journal of Economic Psychology, 74, 102191. https://doi.org/10.1016/j.joep.2019.102191

Chatfield, C. (2004). The Analysis of Time Series: An Introduction (6th ed.). Chapman & Hall/CRC.

Direktorat Jenderal pajak. (2006). Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-18/PJ.22/2006 tentang Penyuluhan Perpajakan. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2014). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2014. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2015a). Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-95/PJ/2015 tentang Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2015-2019. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2015b). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2015. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2016). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2016. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2017). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2017. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2018). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2018. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2019). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2019. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2020a). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2020. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2020b). Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak 2020-2024. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2021). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2021. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2022). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2022. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2023). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2023. Direktorat Jenderal Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak. (2024). Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2024. Direktorat Jenderal Pajak.

Güzel, S. A., Özer, G., & Özcan, M. (2019). The effect of the variables of tax justice perception and trust in government on tax compliance: The case of Turkey. Journal of Behavioral and Experimental Economics, 78, 80–86. https://doi.org/10.1016/j.socec.2018.12.006

Handoko, E. A. (2023). Pengaruh Pengetahuan Pajak Dan Penyuluhan Edukasi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(4), 4292–4299. https://doi.org/10.31004/innovative.v3i4.4044

Hardiningsih, P., Januarti, I., Oktaviani, R. M., & Srimindarti, C. (2020). The determinants of taxpayer compliance with tax awareness as a mediation and education for moderation. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Bisnis, 15(1). https://doi.org/10.24843/JIAB.2020.v15.i01.p05

Hofmann, E., Hoelzl, E., & Kirchler, E. (2008). Preconditions of voluntary tax compliance: Knowledge and evaluation of taxation, norms, fairness, and motivation to cooperate. Zeitschrift Für Psychologie, 216(4), 209–217. https://doi.org/doi.org/10.1027/0044-3409.216.4.209

Hyndman, R. J., & Athanasopoulos, G. (2021). Forecasting: Principles and Practice (3rd ed.). OTexts. https://otexts.com/fpp3/

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 58/PMK.03/2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Penyuluh Pajak. Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 49 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Penyuluh Pajak. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

Kirchler, E. (2007). The Economic Psychology of Tax Behaviour. Cambridge University Press.

Kirchler, E., Hoelzl, E., & Wahl, I. (2008). Enforced versus voluntary tax compliance: The slippery slope framework. Journal of Economic Psychology, 29(2), 210–225. https://doi.org/10.1016/j.joep.2007.05.004

Kogler, C., Batrancea, L., Nichita, A., Pantya, J., Belianin, A., & Kirchler, E. (2013). Trust and power as determinants of tax compliance: Testing the assumptions of the slippery slope framework in Austria, Hungary, Romania and Russia. Journal of Economic Psychology, 34, 169–180. https://doi.org/10.1016/j.joep.2012.09.010

Kurniawan, D. (2020). The Influence of Tax Education During Higher Education on Tax Knowledge and Its Effect on Personal Tax Compliance. Journal of Indonesian Economy and Business, 35(1), 1–16. https://doi.org/10.22146/jieb.54292

Kurniawati, R., Kurniati, R. R., & Krisidianto, D. (2020). Efektifitas Penyuluhan Perpajakan Terhadap Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan Pajak Pengahasilan Pada Direktoral Jenderal Pajak. JIAGABI, 9(2), 369–376.

Lestari, D. N. L., & Fuadah, L. L. (2025). Systematic Literature Review: The Influence of Tax Understanding, Taxpayer Awareness, and Tax Socialization on Tax Compliance of MSMEs in Indonesia. Journal of Management, Economic, and Accounting, 4(1), 203–212. https://doi.org/10.37676/jmea.v4i1.695

Luttmer, E. F. P., & Singhal, M. (2014). Tax Morale. Journal of Economic Perspectives, 28(4), 149–168. https://doi.org/10.1257/jep.28.4.149

OECD. (2020). Tax Administration 3.0: The Digital Transformation of Tax Administration. OECD Publishing.

OECD. (2025). Tax Administration Digitalisation and Digital Transformation Initiatives. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/c076d776-en

Rodriguez-Justicia, D., & Theilen, B. (2018). Education and tax morale. Journal of Economic Psychology, 64, 18–48. https://doi.org/10.1016/j.joep.2017.10.001

Saad, N. (2014). Tax knowledge, tax complexity and tax compliance: Taxpayers’ view. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 109, 1069–1075.

The, O., & Savero, A. G. (2021). The Influence of Modern E-Filling Tax Service Systems on Taxpayer Compliance. Proceedings of the 2021 12th International Conference on E-Business, Management and Economics, 506–511. https://doi.org/10.1145/3481127.3481196

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan Sebagaimana Telah Diubah, Terakhir Dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 (1983). https://peraturan.bpk.go.id/Details/46986/uu-no-6-tahun-1983

Wahyuni, R. N., & Umaimah. (2025). Implementation of E-Filling and taxpayer awareness of taxpayer compliance with tax socialization as a moderator. E-Jurnal Akuntansi, 35(3). https://doi.org/10.24843/EJA.2025.v35.i03.p08

Wenzel, M. (2005). Motivation or Rationalisation? Causal Relations Between Ethics, Norms and Tax Compliance. Journal of Economic Psychology, 26(4), 491–508. https://doi.org/10.1016/j.joep.2004.09.003

Yatna, B. N. F., & Julito, K. A. (2024). Pengaruh Pengetahuan Pajak tentang UU Pajak Penghasilan Orang Pribadi (PPh OP) Terbaru dan Efektivitas Relawan Pajak pada Kepatuhan Pajak dengan Sanksi Pajak sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Ilmiah Edunomika, 8(2). https://doi.org/10.29040/jie.v8i2.14093

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Ulin Nuha Alfani, Faila Suffah, Saskia Marsha Elnaviri, & Widi Jati Laksono. (2026). ANALISIS TREN KEPATUHAN FORMAL PELAPORAN SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN TAHUN 2014 – 2024 DI INDONESIA. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan Dan Tata Kelola Perusahaan, 4(1), 559–571. https://doi.org/10.70248/jakpt.v4i1.4806

Issue

Section

Articles