PENGARUH INDUSTRI DAN PAJAK DAERAH TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN KABUPATEN/KOTA PROVINSI JAWA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.70248/jakpt.v3i4.4068Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kontribusi sektor industri dan pajak daerah terhadap kemandirian keuangan daerah pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur periode 2020–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel terhadap 190 observasi yang mencakup 38 kabupaten/kota selama lima tahun menggunakan teknik sampling jenuh. Pemilihan model dilakukan melalui uji Chow dan Hausman yang menetapkan Two-Way Fixed Effects Model sebagai model terbaik, sedangkan estimasi dilakukan menggunakan robust standard error metode White period (cross-section cluster) untuk mengatasi pelanggaran asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi sektor industri tidak berpengaruh signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah, sedangkan pajak daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah. Secara simultan, kontribusi sektor industri dan pajak daerah berpengaruh signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah dengan kemampuan model menjelaskan variasi variabel dependen sebesar 89,40%. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas sektor industri belum mampu meningkatkan kemandirian keuangan daerah apabila manfaat fiskalnya tidak menjadi kewenangan pemerintah daerah, sedangkan optimalisasi penerimaan pajak daerah berperan penting dalam memperkuat kapasitas fiskal dan meningkatkan kemandirian keuangan daerah.
References
Amurwatpraja, M. S., & Trisnaningsih, S. (2025). Pengaruh Pajak Hiburan, Pajak Reklame, Pajak Bumi Dan Bangunan, Dan Pajak Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya. Jurnal Akuntansi, Ekonomi Dan Manajemen Bisnis, 5(2), 43–55. https://doi.org/10.55606/jaemb.v5i2.6344
Andresti, O., & Jaurino. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Realisasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sambas. Jurnal Akuntansi, Auditing Dan Investasi (JAADI), 3(2), 8–14.
Anggela, S. P., Riko, S. W., & Putra, P. (2025). Analisis Pengaruh Sektor Industri Terhadap Dinamika Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Kediri. Curve Elasticity: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 6(2), 16–33. https://doi.org/10.57094/jpe.v8i2.2859
Athukorala, P.-C., & Patunru, A. A. (2023). Domestic Value Added, Exports and Employment: An Input–Output Analysis of Indonesian Manufacturing. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 59(3), 365–390. https://doi.org/10.1080/00074918.2022.2134554
Ayuningtyas, F. J., Astuti, I. P., Imam, A. D., & Shi, K. (2023). East Java Province : Economic Structure and Forecast GRDP Analysis. Journal of Economics and Development, 13(2), 125–140. https://doi.org/10.12928/optimum.v13i2.7958
Badan Pusat Statistik. (2025). Produk Domestik Regional Bruto Provinsi-Provinsi di Indonesia Menurut Lapangan Usaha 2020-2024.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur. (2025). Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Jawa Timur Menurut Lapangan Usaha 2020-2024.
Basuki, A. T. (2023). Analisis Data Panel Dalam Penelitian Ekonomi Dan Bisnis (Dilengkapi dengan Penggunaan Eviews).
Darmadi, D. (2021). Administrasi Keuangan Daerah. Empat Dua.
Deswita, R. Y. (2024). Analisis Determinan Kemandirian Keuangan Daerah Kota Payakumbuh. Jurnal Mirai Management, 9(1), 715–727.
Dewantoro, D. A. (2022). Pengaruh Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Journal of Accounting Taxing and Auditing (JATA), 1(2), 38–47. https://doi.org/10.57084/jata.v1i2.424
Ghozali, I., & Ratmono, D. (2017). Analisis Multivariat dan Ekonometrika Teori, Konsep, dan Aplikasi dengan Eviews 10. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2013). Basic Econometrics. In Introductory Econometrics: A Practical Approach.
Halim, A. (2007). Akuntansi Keuangan Daerah: Salemba Empat.
Halim, A., & Iqbal, M. (2020). Pengelolaan Keuangan Daerah.
Hao, O. (2026). Essays on Outlier Robustness [University of Oxford]. https://doi.org/10.5287/ora-5rx46znge
Hermawan, H., Ramdhani, F., & Ramdhaniatulfitri, I. (2022). Peran Sektor Industri Bagi Pendapatan Asli Daerah Kota Bekasi. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi, 2(3), 162–170. https://doi.org/10.23969/jrie.v2i3.40
Hutagulung, E. M. (2020). Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Alqaprint Jatinangor.
Ichsan, N. F. (2025). Peran Kawasan Industri Dalam Mendorong Ekonomi Daerah : Studi Kasus Jawa Timur. Neraca Akuntansi Manajemen, Ekonomi, 17(10), 3025–9495. https://doi.org/10.2324/802r2539
Khasanah, P. C., & Susilowati, L. (2025). Pengaruh Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Kemandirian Daerah Di Kabupaten/Kota Se-Provinsi Jawa Timur Tahun 2018-2023. Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis, 5(2), 747–758. https://doi.org/10.37481/jmeb.v5i2.1338
Lova, A. T., P, A. G., Rachmi, A. F., Fadhlullah Ridwan, A., Syawaldo, F., Noviani, F., Annisa, K., Salsabila, L., Siregar, M. C. A., Ramadhan, N. G., Nadia, Putri, N. I., Saputri, Q. D., ANtika, R. L., Fajri, R. M., Jutri, S., & Putri, V. Y. (2025). Analisis Disparitas Regional dan Pertumbuhan Ekonomi : Perbandingan Kota Payakumbuh dan Kota Bukittinggi. Jurnal Imiah Multidisiplin, 1(2), 2300–2317.
Mahama, P. Y., Abdulai, A. G., & Asamoah, K. (2024). Local revenue mobilisation in Ghana: Why similar metropolitan and municipal assemblies exhibit different outcomes. Social Sciences & Humanities Open, 9, 100853. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2024.100853
Mansournia, M. A., Nazemipour, M., Naimi, A. I., Collins, G. S., & Campbell, M. J. (2021). Reflections on Modern Methods : Demystifying Robust Standard Errors. International Journal of Epidemiology, 50(1), 346–351. https://doi.org/10.1093/ije/dyaa260
Marselina, A., & Herianti, E. (2022). Determinan Kemandirian Keuangan Daerah. Jurnal Akuntansi Dan Governance, 2(2), 110. https://doi.org/10.24853/jago.2.2.110-118
Meliana, C., Indriani, F., & Firdaus, Q. A. (2024). Kajian Sektor Ekonomi dan Strategi Pengembangan Kawasan Metropolitan Rebana. Gorontalo Development Review (GOLDER), 7(2), 180–195. https://doi.org/10.32662/golder.v0i0.3746
Musviyanti, Khairin, F. N., Bone, H., Syakura, M. A., & Yudaruddin, R. (2022). Structure of Local Government Budgets and Local Fiscal Autonomy: Evidence from Indonesia. Public and Municipal Finance, 11(1), 79–89. https://doi.org/10.21511/pmf.11(1).2022.07
Nurin, S., & Putri, R. N. H. (2024). Potret Sektor Unggulan: Pemetaan Potensi Lokal Empat Kabupaten di Madura Melalui Tipologi Klassen Nurin. Journal Of Economics, 4(3), 105–125. https://doi.org/10.26740/independent.v4i3.65971
Nursafitri, P. I., & Priyono, E. A. (2025). Struktur Pajak Pusat dan Daerah dalam Hukum : Analisis Reformasi Perpajakan di Indonesia. Ejournal Undip, 18(4), 925–944. https://doi.org/10.14710/nts.v18i4.71139
Oates, W. E. (1999). An Essay on Fiscal Federalism. Fiscal Federalism and European Economic Integration, XXXVII(September), 13–47. https://doi.org/10.4324/9780203987254
Oates, W. E. (2006). On the Theory and Practice of Fiscal Decentralization. Institutional Foundations of Public Finance, 5, 165–189. https://doi.org/10.2307/j.ctv1nzfgfp.14
Pane, S. G., Alansyah, R., Rivaldi, R., Tasya, D. Z., Malau, E. V. A., & Nadya, S. (2024). Analisis Kontribusi Sektor Industri Terhadap PDRB Kota Medan. Ekonomikawan : Jurnal Ilmu Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 4(1), 1651–1658.
Postur APBD. (2025). Direktorat Jenderal Pengembangan Keuangan Kementrian Keuangan.
Pramesti, I. O., & Titik, M. (2025). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi hasil Dan Dana Alokasi Umum Terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (Studi Kasus Pada Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur). Accounting Global Journal, 1(1). https://doi.org/10.24176/agj.v1i1.3318
Putra, R. D. W., & Salim, W. (2022). Struktur Ruang Wilayah Gerbangkertosusila Berdasarkan Teori Pusat-Pinggiran: Sebuah Kajian. Jurnal Tata Loka, 24(3), 186–201. https://doi.org/10.14710/tataloka.24.3.186-201
Putri, F. W., & Putri, N. E. (2024). Pengaruh PBJT Perhotelan , Tenaga Listrik dan Jasa Parkir Terhadap PAD Kota Surabaya Tahun 2019-2024. Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA, 8(3), 765–775.
Sanur, D. (2025). Membangun Kemandirian Desentralisasi Fiskal Daerah. Info Singkat Komisi II, XVII(17), 1–5.
Saptono, P. B. (2021). Macroeconomic Determinants of Tax Revenue and Tax Effort in Southeast Asian Countries. Journal of Developing Economies, 6(2), 253–274. https://doi.org/10.20473/jde.v6i2.29439
Shoba, A. N., & Fidiana. (2022). Kemandirian Keuangan Daerah Berdasarkan Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil, Pertumbuhan Ekonomi. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 11(5), 107–122.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. CV.Alfabeta.
Sulistyawati, A. I., Illyasa, N., Santoso, A., Nugroho, A. H. D., & Gusmao, C. (2024). Kajian Empiris Faktor-Faktor Penentu Kemandirian Keuangan Daerah. Jurnal Akutansi Dan Bisnis Indonesia, 5(1), 23–35.
Syafistianto, D. A. (2025). Strategi Fiskal Indonesia 2025–2026: Menjaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global. Kementerian Keuangan RI.
Viarum, A., & Susilowati, D. (2024). Determinan Kemiskinan di Wilayah Metropolitan “Kedungsepur” Jawa Tengah. Jurnal Samudra Ekonomi Dan Bisnis, 15(2), 455–468. https://doi.org/10.33059/jseb.v15i2.9213
Wiryawan, B. A., & Otchia, C. (2022). The legacy of the reformasi : the role of local government spending on industrial development in a decentralized Indonesia. Journal of Economic Structures, 11(3). https://doi.org/10.1186/s40008-022-00262-y
Wooldridge, J. M. (2025). Two-Way Fixed Effects, The Two-Way Mundlak Regression, and difference-in-differences estimators. Empirical Economics, 69(5), 2545–2587. https://doi.org/10.1007/s00181-025-02807-z
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


















