ANALISIS PENETAPAN HARGA TIKET MASUK PADA OBJEK WISATA HUTAN PINUS BULU TANAH DESA MATTAMPA WALIE KECAMATAN LAPPARIAJA KABUPATEN BONE

Authors

  • Ratna Ratna Institut Agama Islam (IAIN) Bone
  • Abdulhanaa Abdulhanaa Institut Agama Islam Negeri Bone
  • Muhammad Abdi Buhasyim Institut Agama Islam Negeri Bone

DOI:

https://doi.org/10.70248/jakpt.v3i3.3600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penetapan harga tiket masuk pada objek wisata Hutan Pinus Bulu Tanah serta menilai kesesuaiannya dengan kondisi fasilitas dan persepsi pengunjung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan harga tiket belum menggunakan pendekatan cost-based pricing secara sistematis karena tidak adanya perhitungan biaya operasional yang rinci dan penentuan margin keuntungan, melainkan lebih didasarkan pada kondisi fasilitas, kemampuan daya beli masyarakat, serta perbandingan dengan objek wisata sejenis sehingga mencerminkan kombinasi value-based pricing dan competition-based pricing. Harga tiket yang relatif murah mampu meningkatkan jumlah kunjungan dan pendapatan, namun kesesuaian antara harga dan fasilitas masih belum optimal karena beberapa fasilitas belum memadai. Simpulan penelitian ini adalah penetapan harga tiket sudah efektif dalam menarik pengunjung, tetapi perlu diimbangi dengan perbaikan fasilitas serta penerapan sistem penetapan harga yang lebih terstruktur dan berbasis biaya untuk menjaga keberlanjutan dan kepuasan pengunjung.

References

Agency for Healthcare Research and Quality (AHRQ). (2021). Patient Safety and Health Information Technology. Rockville: AHRQ. https://www.ahrq.gov

Carayon, P., Wooldridge, A., Hose, B. Z., Salwei, M., & Benneyan, J. (2019). Challenges and opportunities for improving patient safety through human factors and systems engineering. Health Affairs, 38(4), 559–565. https://doi.org/10.1377/hlthaff.2018.0723

Joint Commission International. (2020). International Patient Safety Goals (IPSG). Oakbrook Terrace: Joint Commission Resources. https://www.jointcommissioninternational.org

Morriss, F. H., Abramowitz, P. W., Nelson, S. P., Milavetz, G., Michael, S. L., Gordon, S. N., & Young, J. M. (2020). Effectiveness of a barcode medication administration system in reducing medication errors. American Journal of Health-System Pharmacy, 77(3), 187–193. https://doi.org/10.1093/ajhp/zxz300

O’Neill, S., O’Connor, M., & Murphy, K. (2021). The impact of barcode technology on patient safety in hospital settings: A systematic review. Journal of Clinical Nursing, 30(15–16), 2159–2170. https://doi.org/10.1111/jocn.15789

World Health Organization (WHO). (2021). Global Patient Safety Action Plan 2021–2030: Towards eliminating avoidable harm in health care. Geneva: WHO. https://www.who.int

Zhang, Y., Li, X., & Chen, J. (2022). تأثير penggunaan barcode dalam meningkatkan kepatuhan keselamatan pasien di rumah sakit. International Journal of Medical Informatics, 162, 104746. https://doi.org/10.1016/j.ijmedinf.2022.104746

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Ratna, R., Abdulhanaa, A., & Muhammad Abdi Buhasyim. (2026). ANALISIS PENETAPAN HARGA TIKET MASUK PADA OBJEK WISATA HUTAN PINUS BULU TANAH DESA MATTAMPA WALIE KECAMATAN LAPPARIAJA KABUPATEN BONE. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan Dan Tata Kelola Perusahaan, 3(3), 454–466. https://doi.org/10.70248/jakpt.v3i3.3600

Issue

Section

Articles