FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FRAUDULENT FINANCIAL STATEMENT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL FRAUD HEXAGON

Authors

  • Deva Oktania Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Welly Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Mia Kusumawaty Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Kurnia Krisna Hari Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Nurul Hutami Ningsih Universitas Muhammadiyah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.70248/jakpt.v3i2.3210

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis secara parsial Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Fraudulent Financial Statement Dengan Model Fraud Hexagon. Jenis penelitian assosiatif dengan populasi 4 perusahaan BUMN berjumlah 40 responden di Kota Palembang. Sampel jenuh digunakan sebanyak 40 responden. Data primer diperoleh melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian data meliputi uji validitas, reliabilitas, serta analisis statistik deskriptif, uji normalitas, multikolineritas, heterokedastisitas, regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R²) dan uji hipotesis (t) menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan semua variabel valid dan reliabel, nilai dominan deskriptif sangat tinggi, serta secara parsial Tekanan (Pressure), Kapabilitas (Capability), Peluang (Opportunity), Rasionalisasi (Rationalization), Ego/Arogan (Arrogance), dan Kolusi (Collusion) berpengaruh terhadap Fraudulent Financial Statement pada Perusahaan BUMN di Kota Palembang.

References

Ayati, E. E. T., Nupus, S. I., Yusdian, & Wulandari. (2023). Pengaruh Fraud Hexagon Theory Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Badan Usaha Milik Negara Di Indonesia Tahun 2017-2021. Journal Of Social Science Research, 3(5), 10267–10280.

Gunawan, G. O., & Siregar, A. (2023). Fraudulent Financial Reporting: Analisis Pengaruh Elemen Fraud Hexagon Pada Perusahaan Farmasi. Akuntansi, Auditing Dan Keuangan, 20(2), 168–197.

Hartadi, B. (2022). Pengaruh Fraud Hexagon Terhadap Fraudulent Financial Statements pada Perusahaan Badan Usaha Milik Negara Indonesia yang Terdaftar di Bei pada Tahun 2018-2021. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 14883–14896.

Henny Zurika Lubis. (2023). Indikasi Kecurangan Laporan Keuangan Berbasis Fraud Diamond. UMSU PRESS.

Mukaromah, I., & Budiwitjaksono, G. S. (2021). Fraud Hexagon Theory dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan pada Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2019. Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi, 14(1), 61–72.

Novarina, D., & Triyanto, D. N. (2022). Pengaruh Fraud Hexagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Pada Perusahaan LQ 45 Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 10(2), 183.

Pamungkas, I. D. (2024). Buku Ajar Audit Forensik & Pengauditan Investigatif (1st ed.). PT Nasya Expanding Management.

Siska. (2021). Sprituality Konsep S.C.C.O.R.E Model Dan Implementasinya. Adab CV. Adanu Abimata.

Ibrahim, A., Ermatita, Oklilas, A. F., Sari, P., Utama, Y., & Kurnia, R. D. (2022). Peningkatan Pengetahuan Teknologi Informasi untukmasyarakatKelurahan Mariana Ilir Kecamatan Banyuasin Ilir Kabuaten Banyuasin Sumatra Selatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI), 3(1), 207-212.

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Deva Oktania, Welly, Kusumawaty, M., Kurnia Krisna Hari, & Nurul Hutami Ningsih. (2025). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FRAUDULENT FINANCIAL STATEMENT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL FRAUD HEXAGON . Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan Dan Tata Kelola Perusahaan, 3(2), 222–234. https://doi.org/10.70248/jakpt.v3i2.3210

Issue

Section

Articles