ANALISIS PERATURAN PERJANJIAN PENGHINDARAN PAJAK BERGANDA TERHADAP PENDAPATAN INVESTASI INDONESIA

Authors

  • Timotius Vincent Hartanto Yusuf Universitas Matana
  • David Chrisdianto Universitas Matana
  • Yoan Yohana Tallane Universitas Matana

DOI:

https://doi.org/10.59407/jakpt.v1i2.225

Abstract

Setiap negara memiliki asas pemajakan yang berbeda dalam memungut pajak. Hal ini menimbulkan pengenaan pajak berganda sehingga menimbulkan konflik antar negara, sehingga diperlukan perjanjian penghindaran pajak berganda untuk membuat kepastian hukum yang jelas bagi wajib pajak yang melakukan transaksi internasional sehingga dapat memberikan kenyamanan pajak bagi wajib pajak. Dengan adanya peraturan perpajakan luar negeri, maka dapat terjadi pemajakan berganda atas penghasilan yang diterima oleh wajib pajak sehingga pemerintah kedua negara harus membuat perjanjian yang mengatur akan pemajakan tersebut. Setelah melakukan analisis pada sampel, ditemukan bahwa Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda tidak berpengaruh signifikan terdapat penanaman modal asing, namun dalam jangka panjang, P3B dapat berpengaruh terhadap penanaman modal asing karena dapat memberikan perlindungan hukum yang pasti untuk investor.  Jika dilihat dari sisi transaksi internasional tax treaty tidak terlalu berpengaruh signifikan tetapi mempermudah dalam Exchange of Information yang dapat mengurangi kasus penghindaran pajak dan membuat penghasilan pajak di Indonesia bisa meningkat.

Kata Kunci: Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B), penanaman modal asing, pendapatan negara.

Downloads

Published

2023-11-29

How to Cite

Vincent Hartanto Yusuf, T., Chrisdianto, D., & Tallane, Y. Y. (2023). ANALISIS PERATURAN PERJANJIAN PENGHINDARAN PAJAK BERGANDA TERHADAP PENDAPATAN INVESTASI INDONESIA. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan Dan Tata Kelola Perusahaan, 1(2), 152–159. https://doi.org/10.59407/jakpt.v1i2.225

Issue

Section

Articles