EDUKASI INTERNET SEHAT DAN AMAN KEPADA SANTRI RUMAH TAHFIDZH DAAR EL HUFFADZH DOLOG
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpmik.v1i2.721Keywords:
internet sehat, santri, sosialisasi, cyberbullyingAbstract
Internet merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari disemua kalangan. Internet dapat menjadi sumber daya yang sangat berharga bagi santri dalam meningkatkan pengetahuan agama, mengakses sumber-sumber pendidikan, dan berkomunikasi dengan komunitas muslim yang lebih luas. Namun, seperti halnya bagi siapa pun, penggunaan internet yang tidak sehat dapat memiliki dampak negatif, terutama bagi santri yang sedang dalam masa pembelajaran agama yang intensif di pondok pesantren. Namun disisi lain internet mempunyai pengaruh negatif yang sudah sering diberitakan di berbagai media salah satunya cyberbullying yang biasanya menimpa anak-anak, sesama remaja dan tidak menutup kemungkinan santri. Etika santri tidak hanya berdampak pada perkembangan akademik mereka, tetapi juga membentuk karakter dan moralitas mereka sebagai individu. Hal ini membantu mereka menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab dan berkontribusi positif pada masyarakat secara keseluruhan. Oleh sebab itu dosen dan Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mengadakan sosialisasi internet sehat bagi santri Tahfidzh Daar El Huffadzh diharapkan para santri tersebut dapat memiliki wawasan sekaligus keterampilan dalam mengoptimalisasikan media digital guna mengefektifkan kegiatan dakwah. Dengan memberikan arahan yang tepat dan mendukung penggunaan internet yang sehat, santri dapat mengambil manfaat dari sumber daya online sambil tetap memprioritaskan pembelajaran agama dan pengembangan spiritual mereka sehingga mengetahui batasan-batasan dalam mengakses internet. Berdasarkan hasil kuesioner tentang penilaian kegiatan Pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan ini para peserta memberikan penilaian yang sangat baik. Sebanyak 72% peserta menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan 60% dari para peserta sosialisasi menyatakan sangat berminat mengikuti berpatisipasi kembali pada pelatihan berikutnya.
References
Anwar, T. (Ed.). (2021). Internet Sehat dan Aman. Common Room Networks Foundation.
APJII. (2024). APJII Jumlah Pengguna Internet Indonesia Tembus 221 Juta Orang. https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang
Hamzah, R., Gunawan, S. Z., Marliah, S., & Purwati, S. (2022). Pelatihan Internet Sehat Dan Aman Untuk Keluarga. Komunity : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.58413/jkpkm.v1i1.208
Kemenkominfo. (2013). Internet Sehat dan Aman (INSAN)l. https://www.kominfo.go.id/content/detail/3303/internet-sehat-dan-aman-insan/0/internet_sehat
Kurniawan, R., Alhakim, A., Safero, B., Valeria, J., Angelina, S., Internasional Batam, U., Gajah Mada, J., -Sei Ladi, B., & Riau, K. (2021). Penggunaan Internet yang Sehat dan Aman di Kalangan Masyarakat dan Pelajar. Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat, 4(2), 15–21.
Saputra, M., Utami, N. W., Katmawanti, S., & Kurniawan, N. A. (2023). Edukasi dan Pendampingan Pada Pelajar Untuk Peningkatan Kesadaran Penggunaan Internet Sehat. Satwika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 130–137. https://doi.org/10.21009/satwika.020208
Stowell, L. (2018). Panduan berinternet sehat dan aman untuk remaja. Erlangga.
Sudrajat, B., Roma Doni, F., Herlan Asymar, H., Darrusalam, M., Mahmud, A., & Zakiyatun Nufus, T. (2023). Edukasi Penggunaan Internet Sehat, Aman dan Produktif Untuk Santri Pondok Pesantren Al Mansyuriah Sepatan Kabupaten Tangerang Banten. ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 154–160. https://doi.org/10.52072/abdine.v3i2.627
Watch, I. (2013). Internet Sehat. Depkominfo.
















