VIRTUAL TRAINING PELATIHAN CODING UNTUK TENAGA PENDIDIK SD, SMP DAN SMA
DOI:
https://doi.org/10.70248/jpmik.v2i1.1556Keywords:
Coding Training, Guru, Orang Tua, ScratchAbstract
Berdasarkan survey yang telah dilakukan Microsoft YouthSpark #WeSpeakCode dari 1850 siswa, coding lebih banyak ingin diketahui siswa sebanyak 91%. Sayangnya, hanya separuhnya siswa yang memiliki kesempatan belajar coding di sekolah, baik sebagai intrakulikuler maupun ekstrakulikuler. Selain itu, tidak banyak guru dan orang tua yang mempunyai kemampuan coding. Pelatihan coding menggunakan Scratch telah berhasil dilaksanakan dengan tujuan memperkenalkan keterampilan dasar coding kepada guru dan orang tua. Aplikasi Scratch dipilih karena mudah digunakan oleh siapa saja tanpa memerlukan pemahaman mendalam tentang bahasa pemrograman. Melalui kegiatan ini, peserta mampu memahami konsep computational thinking yang menjadi dasar dalam pembelajaran coding. Selain itu, mereka juga berhasil membuat flowchart untuk merancang game sederhana menggunakan Scratch. Berdasarkan hasil kuisioner, seluruh peserta menyatakan puas dengan pelatihan ini dan berharap adanya program lanjutan untuk mempelajari coding lebih mendalam. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan telah berhasil memperkenalkan keterampilan coding secara efektif sekaligus memotivasi guru dan orang tua untuk mengajarkan coding kepada anak-anak atau siswa mereka.
References
Basri, H. (2021). Optimalisasi peran guru pendidikan anak usia dini yang proporsional. EDUCHILD (Journal of Early Childhood Education), 1(1), 29–45.
Christianti, M. (2012). Profesionalisme pendidik anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 1(1).
Hendriyanto. (2022). Anak Bisa Belajar Coding Sambil Bermain. Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah. https://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/anak-bisa-belajar-coding-sambil-bermain
Instruksi Presiden Republik Indonesia tentang Pengkoordinasian Perumusan dan Pelaksanaan Kebijakan Strategis Pembangunan Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Pub. L. No. 04 Tahun 2023, Sekretariatan Kabinet Republik Indonesia (2003). https://hkln.kemenag.go.id/download.php?id=97
Istiqomah, N. (2024). Coding For Kids: Belajar Pemograman Dengan Scratch. Penerbit Tahta Media.
Istiqomah, N., & Novika, F. (2024). Pengenalan Coding Membuat Game pada Siswa Sekolah Dasar menggunakan Scratch. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 5(3), 925–938.
Kaplancali, U. T., & Demirkol, Z. (2017). Teaching coding to children: A methodology for kids 5+. International Journal of Elementary Education, 6(4), 32–37.
Kurniawan, M. F., & Wanto, D. (2023). Teknologi Pendidikan Pasca Covid-19. Jurnal Tunas Pendidikan, 5(2), 439–459.
Laila, K., & Hendriyanto. (2021). Menyiapkan Pendidik Profesional Di Era Society 5.0. Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah. https://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/menyiapkan-pendidik-profesional-di-era-society-50
Naa, C. F., & Sadiyoko, A. (2018). Revolusi Industri 4.0 dan Respon Institusi Pendidikan Dasar dan Menengah. Jurnal Pendidikan Penabur, 17(31), 59–71.
Prihadi, S. D. (2015). Satu dari Sepuluh Siswa di Indonesia Ingin Belajar Coding. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20150328054245-185-42518/satu-dari-sepuluh-siswa-di-indonesia-ingin-belajar-coding
Sugiana, Prasetyo, T. R., Pradini, S., & Irzalinda, V. (2023). Pemahaman Guru PAUD tentang Pembelajaran Coding untuk Anak Usia Dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 6(2), 121–126. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i2.394
















