SOSIALISASI PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN BAKAT KEPADA PARA PENJAHIT DI KELURAHAN DERMAYU
DOI:
https://doi.org/10.59407/jpmebd.v1i1.565Abstract
Dermayu merupakan satu - satunya kelurahan yang berada di kecamatan Air Periukan kabupaten Seluma, Tepatnya berada di provinsi Bengkulu. Pendudukan Kelurahan Dermayu ini sebagian besar bermata pencarian sebagai petani, pedagang dan buruh. Namun pada zaman covid-19 kemarin ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Dermayu memulai usaha sebagai penjahit masker, usaha tersebut berjalan dengan lancar ketika masa itu, akan tetapi setahun ini usaha yang dijalankan tersebut terhenti akibat angka covid-19 di Indonesia telah menurun. Maka dari itu peralatan menjahit tersebut belum dimanfaatkan dengan baik olah masyarakat terutama ibu-ibu di Kelurahan Dermayu pada saat ini setelah terhenti akibat peminat masker tersebut menurun , maka diadakan nya Sosialisasi pengembangan ekonomi kreatif untuk meningkatkan Minat dan bakat kepada para penjahit di Kelurahan Dermayu. Melalui Metode kegiatan yang digunakan yaitu berupa kegiatan dalam bidang kewirausahaan dan dalam bidang pemasaran produk yang diproduksi. Konsep yang dibahas mengacu pada beberapa strategi seperti strategi SO atau kekuatan-peluang, strategi WO atau kelemahan-peluang, dan strategi ST atau kekuatan-ancaman. Melalui strategi tersebut dapat mendorong dalam sektor ekonomi untuk mengembangkan usahanya di era digital seperti saat ini. strategi ini dapat digunakan untuk memudahkan promosi produk melalui akun media sosial seperti WhatsApp, Facebook dan situs online lainnya, yang dimana hal ini dapat memberikan manfaat seperti mempermudah memasarkan produksi barang yang dihasilkan, dan dapat memperoleh keuntungan dalam menjual produk yang dihasilkan.
Dermayu merupakan satu - satunya kelurahan yang berada di kecamatan Air Periukan kabupaten Seluma, Tepatnya berada di provinsi Bengkulu. Pendudukan Kelurahan Dermayu ini sebagian besar bermata pencarian sebagai petani, pedagang dan buruh. Namun pada zaman covid-19 kemarin ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Dermayu memulai usaha sebagai penjahit masker, usaha tersebut berjalan dengan lancar ketika masa itu, akan tetapi setahun ini usaha yang dijalankan tersebut terhenti akibat angka covid-19 di Indonesia telah menurun. Maka dari itu peralatan menjahit tersebut belum dimanfaatkan dengan baik olah masyarakat terutama ibu-ibu di Kelurahan Dermayu pada saat ini setelah terhenti akibat peminat masker tersebut menurun , maka diadakan nya Sosialisasi pengembangan ekonomi kreatif untuk meningkatkan Minat dan bakat kepada para penjahit di Kelurahan Dermayu. Melalui Metode kegiatan yang digunakan yaitu berupa kegiatan dalam bidang kewirausahaan dan dalam bidang pemasaran produk yang diproduksi. Konsep yang dibahas mengacu pada beberapa strategi seperti strategi SO atau kekuatan-peluang, strategi WO atau kelemahan-peluang, dan strategi ST atau kekuatan-ancaman. Melalui strategi tersebut dapat mendorong dalam sektor ekonomi untuk mengembangkan usahanya di era digital seperti saat ini. strategi ini dapat digunakan untuk memudahkan promosi produk melalui akun media sosial seperti WhatsApp, Facebook dan situs online lainnya, yang dimana hal ini dapat memberikan manfaat seperti mempermudah memasarkan produksi barang yang dihasilkan, dan dapat memperoleh keuntungan dalam menjual produk yang dihasilkan.
Kata Kunci: Ekonomi kreatif, Era digital, Sosialisasi
References
Amelia, Z., & Malihah, L. (2022). Strategi Penjualan pada Penjahit Pakaian Di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Pengembangan Kegiatan Ekonomi KreatifEKONOMI KREATIF. Journal MISSY (Management and Business Strategy), 3(1), 14.
Aysa, I. R. (2020). Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif di Era Digital. Jurnal At-Tamwil: Kajian Ekonomi Syariah, 2(2), 121138. https://doi.org/10.33367/at.v2i2.1337
Azizah, S. N., & Muhfiatun, M. (2018). Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Pandanus Handicraft dalam Menghadapi Pasar Modern Perspektif Ekonomi Syariah (Study Case di Pandanus Nusa Sambisari Yogyakarta). Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(2), 63. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v17i2.1273
Dwi Astuti, (2023). Sosialisasi, pembelajaran kreativitas dengan mewarnai tas kanvas di sd nahdlatul wathan gabus bekasi desa srimukti. Jurnal Abdimas Ekonomi Dan Bisnis (JAMEB), 3(1).
Hendra Agung Kurniawan. (2021). Kreativitas Dengan Membuat Gelang Dari Tali Prusikdi Yayasan Al-Kamilahdepok. 1(2).
Kusmiati. (2020). Promosi Pariwisata Sebagai Salah Satu Komunikasi Pemerintah Kota Pagaralam Sumatera Selatan. 1(3).
Marsinah, M., Marisya, F., & Indriani, R. . R. F. (2022). Pembinaan Ekonomi Kreatif Bagi Masyarakat Dalam Peguatan Desa Wisata Di Kelurahan Tumbak Ulas Kota Pagaralam. AKM: Aksi Kepada Masyarakat, 3(1), 4552. https://doi.org/10.36908/akm.v3i1.447
PURNOMO, R. A. (2019). Ekonomi Kreatif Pilar Pembangunan Indonesia. Ziyad Visi Media.
Ratnasih, C., Massora, A., & Kurniati, A. (2022). Pengaruh Kompensasi Dan Karakteristik Pekerjaan Terhadap Kepuasan Kerja pada Usaha Ekonomi Kreatif ( Kasus pada beberapa usaha penjahit pakaian di Bekasi Selatan ). Prosiding Seminar Nasional Universitas Borobudur, 246253.
Robertus Tri, W. M. (2021). Akuntansi Sederhana Untuk Pekerja Harian Lepas Sebagai Perwujudan Ekonomi Kreatif Di Saat Pandemi Covid-19. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, 1(1), 127. https://ejurnal.ubharajaya.ac.id/index.php/JAME
Sugiyono S. (2018). Metode Peneitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. ALFABETA.
Viana, A. (2021). Analisis SWOT terhadap motivasi penggunaan transaksi non tunai (E money) oleh pelaku UMKM (studi pada pelaku UMKM di sekitar lingkungan Kampus IAI Darussalam Martapura). 1(2), 8999.
















