DISEMINASI REGULASI DAN PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL MENUJU UMKM TEMPE BERDAYA SAING DI PASAR GLOBAL
DOI:
https://doi.org/10.70248/jpmebd.v3i3.4512Abstract
Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM Tempe “Berkah Tempe” dalam memenuhi regulasi jaminan produk halal melalui sertifikasi halal skema self-declare, penyusunan dokumen Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), serta penguatan kemasan produk untuk mendukung daya saing di pasar digital. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui siklus 5D, yaitu Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny, yang dilaksanakan melalui observasi, wawancara, sosialisasi regulasi, pendampingan Proses Produk Halal (PPH), penyusunan dokumen SJPH, pendampingan pengajuan sertifikasi melalui SIHALAL, dan perbaikan kemasan produk. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap regulasi halal dari skor rata-rata pre-test 50 menjadi post-test 75, terbitnya NIB, tersusunnya daftar bahan dan pemasok serta alur produksi, dan diperolehnya Sertifikat Halal dengan nomor ID35110078536250726 melalui skema self-declare. Pendampingan juga menghasilkan perbaikan kemasan dengan penambahan label halal yang lebih informatif dan menarik untuk mendukung pemasaran digital. Simpulan pengabdian menunjukkan bahwa pendekatan ABCD melalui pendampingan intensif dapat meningkatkan literasi regulasi, kesiapan administrasi, kepatuhan proses produk halal, serta kesiapan UMKM tempe dalam memperkuat identitas dan daya saing produk di pasar digital.
References
Arisandi, M. I. M., Arisandi, B., Ulum, B., Hakim, Z., & Akbar, J. (2026). Akselerasi sertifikasi halal self-declare melalui pendampingan partisipatif berbasis digital bagi UMKM di Desa Langkap. Journal of Community Service and Engagement, 2(1), 41–51.
Dewi, S. (2026). Rahasia Halal Produk. Edwrite Publishing. https://www.google.com/books?hl=id&lr=&id=2pHWEQAAQBAJ
Diatmika, I. P. G., & Rahayu, S. (2022). Model Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal dan Peran Pemerintah. Ahlimedia Book. https://www.google.com/books?hl=id&lr=&id=qteXEAAAQBAJ
Fadhilah, S. N., Putra, P. A. A., & Anshori, A. R. (2024). Analisis Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang JPH terhadap peran pendamping halal self-declare dalam menjaga kepastian kehalalan produk. Bandung Conference Series: Sharia Economic Law, 4(2), 397–403. https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSSEL/article/download/13570/5591
Faisol, A. (2025). Sertifikasi halal bagi UMKM di Indonesia: Kesenjangan Das Sollen dan Das Sein pasca berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja. At-Tafakur: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum, 2(1), 65–82.
Fauzan, M. D. (2025). Pertanggungjawaban Pelaku Usaha Mikro dan Kecil pada Skema Sertifikasi Halal Self Declare Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen = Legal Liability of Micro and Small Enterprises (MSEs) in the Self Declare Halal Certification Scheme from the Perspective of Consumer Protection Law. [Disertasi, Universitas Hasanuddin Makassar]. https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/53422/
Gunawan, S., Aparamarta, H. W., Darmawan, R., & Rakhmawati, A. (2021). Pendampingan berkelanjutan sistem jaminan halal bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sewagati, 5(1), 8–14.
Harahap, A. F., & Azzukhruf, M. W. (2026). Perumusan tatanan pesantren rintisan melalui siklus 5-D Asset-Based Community Development (ABCD). Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama, 26(1), 62–73.
Hasibuan, S. H. (2025). Peran Pendamping Proses Produk Halal (PPH) dalam Implementasi Regulasi Sertifikasi Halal (Self Declare) di Kota Padangsidimpuan. [Tesis, UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan]. http://etd.uinsyahada.ac.id/id/eprint/13269
Khoir, Q. (2024). Revitalizing the local economy: Community empowerment through tempe production and branding in Mayang District. Help: Journal of Community Service, 1(2), 89–99.
Khoir, Q., Maimunah, S., & Holilah, H. (2025). Edukasi dan pendampingan sertifikasi produk halal dalam mendorong UMKM berdaya saing global. Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 71–76.
Latifah, U. (2022). Kebijakan mandatori sertifikasi halal bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Kudus. JIOSE: Journal of Indonesian Sharia Economics, 1(1), 41–58.
Lubis, P. S. I., & Salsabila, R. (2024). Peran UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dalam meningkatkan pembangunan ekonomi di Indonesia. MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis, 2(2), 91–110.
Masdah, S., Nuruniyah, N., Meilantika, A. D., Rizky, A., Mayarestya, M. P., Maufiroh, M., & Shodikin, S. (2026). Peningkatan kemandirian UMKM melalui pendampingan sertifikasi halal self-declare berbasis aplikasi SIHALAL. SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal, 4(2), 173–181.
Noviasmy, Y., Hasanah, N., & Ali, S. M. (2025). Community Development. IAIN Parepare Nusantara Press. http://digilib.iainpare.ac.id/id/eprint/44/
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal.
Ramadhani, N. F. (2025). Sertifikasi halal UMKM: Tantangan dan strategi implementasi. Jurnal Ekonomi Islam, 2(1), 21–41.
Regananda, G., Ardhana, E. A., & Prasekti, Y. H. (2025). Analisis dampak digitalisasi UMKM terhadap kinerja usaha mikro: Studi pada usaha produksi Tempe Ardin di Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. JAAS: Journal of Agribusiness and Agro-Socioeconomics, 1(2), 30–35.
Rifai, A., & Andriano, B. (2026). Analisis efektivitas aplikasi SIHALAL dalam mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM di Kabupaten Kapuas. AL-IBNOR, 3(2), 70–81.
Salahuddin, N. (2015). Panduan KKN ABCD UIN Sunan Ampel Surabaya: Asset Based Community-Driven Development (ABCD). LP2M UIN Sunan Ampel Surabaya. http://repository.uinsa.ac.id/id/eprint/1490/
Sarumaha, M. S. (2024). Proses Perencanaan Strategi. Deepublish. https://www.google.com/books?hl=id&lr=&id=isYVEQAAQBAJ
Sulfia, S., & Kamaruddin, S. A. (2024). Strategies for realizing dreams and achieving goals in the world of entrepreneurship. Pinisi Journal of Art, Humanity, and Social Studies, 4(3), 364–370.
Susanto, D. A., Fussalam, Y. E., Ramadani, R. F., Wahyudi, Z., Yulita, H., Said, T., & Sarniati, S. (2026). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Riset Kontemporer. CV. Edu Akademi. https://www.google.com/books?hl=id&lr=&id=IabvEQAAQBAJ
Tammu, R. G., Remetwa, M. G. K., & Kanuna, R. S. (2026). Pendampingan izin usaha, manajemen usaha, dan pengemasan produk UMKM Dapur Mama Domi di Desa Wisata Ngilngof, Maluku Tenggara. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 7(2), 3622–3630.
Ubaidillah, M., Hazizi, S., Warahmah, M., & Birata, A. A. H. (2025). Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Labuhan Kertasari Sumbawa Barat. DEVELOPMENT: Journal of Community Engagement, 4(4), 717–729.
Yepsi, N., Ridwan, A. H., & Farikhin, A. (2025). Sertifikasi halal sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing industri pangan halal perspektif ekonomi Islam. ISLAMICA, 9(2), 143–160.
















