PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SIAPIK PADA TOKO SEMBAKO DI KELURAHAN CONDONG CATUR, KECAMATAN DEPOK, KABUPATEN
DOI:
https://doi.org/10.70248/jpmebd.v3i2.3951Abstract
Kehadiran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)—dengan toko kelontong sebagai salah satu contohnya—memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat masyarakat lokal. Namun, pengelolaan keuangan masih menjadi tantangan utama karena banyak pelaku UMKM tidak melakukan pencatatan keuangan secara sistematis. Melalui inisiatif pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada bulan April 2026, tim peneliti memberikan pendampingan langsung kepada para pemilik toko kelontong di Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, mengenai penyusunan laporan keuangan menggunakan SiAPIK—sebuah platform pencatatan keuangan digital yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Program ini dilaksanakan dalam empat tahapan: survei awal, sesi sosialisasi, pelatihan penggunaan aplikasi, dan pendampingan langsung Pengukuran sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan skor rata-rata naik dari 45 menjadi 78—peningkatan sebesar 33 poin pada skala 100 poin. Para pemilik toko menjadi mampu mengoperasikan SiAPIK secara mandiri serta merasakan dampak positif dari pengelolaan keuangan usaha yang lebih tertata dan efisien. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM sekaligus mendorong praktik pengelolaan usaha yang lebih profesional.
References
Badan Pusat Statistik (BPS). (2022). Statistik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah 2022. Badan Pusat Statistik.
Bank Indonesia. (2021). Panduan Pengguna Aplikasi SI APIK untuk UMKM. Departemen Pengembangan UMKM, Bank Indonesia.
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2018). Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Ikatan Akuntan Indonesia.
Kasmir. (2019). Analisis Laporan Keuangan (Edisi Revisi). Rajawali Pers.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023). Laporan Perkembangan UMKM Indonesia Tahun 2023. Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
Lestari, D., & Setyawan, A. (2021). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja usaha mikro, kecil, dan menengah. Journal of Accounting and Business. (Harap verifikasi volume, nomor, dan nomor halaman sesuai dengan artikel spesifik yang digunakan.)
Mulyadi. (2016). Sistem Akuntansi (Edisi ke-4). Salemba Empat.
Narsa, I.M., Widodo, A., & Kurnianto, S. (2020). Digitalisasi UMKM melalui pemanfaatan teknologi informasi. Jurnal Abdimas. (Harap verifikasi volume, nomor, dan nomor halaman sesuai dengan artikel spesifik yang digunakan.)
Rahayu, S., Kurnianingsih, H.T., Lubis, F.K., Harlia, E., & Suginam. (2022). Peningkatan kualitas laporan keuangan UMKM melalui aplikasi pencatatan dan pelaporan keuangan SI APIK. JPM: Journal of Community Service, 3(2), 49–55. https://doi.org/10.47065/jpm.v3i2.696
Rinandiyana, L.R., Kusnandar, D.L., & Rosyadi, A. (2020). Pemanfaatan aplikasi akuntansi berbasis Android (SIAPIK) untuk meningkatkan administrasi keuangan UMKM. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 3(1), 309–316. https://doi.org/10.24912/jbmi.v3i1.8006
Sujarweni, VW (2020). Akuntansi UMKM. Pers Pustaka Baru.
Tambunan, TTH (2019). UMKM di Indonesia. Ghalia Indonesia.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Agustina, Y., Ningsih, S.S., & Mulyati, H. (2021). Pelatihan penyusunan laporan keuangan menggunakan aplikasi SI APIK untuk UMKM. Intervensi Komunitas, 2(2), 134–145. https://doi.org/10.32546/ik.v2i2.871
Ariyati, IM, Agustina, F., & Miliani, G. (2021). Pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja UMKM di Indonesia. Jurnal Ekonomika: Manajemen, Akuntansi, dan Perbankan Syariah, 10(1), 104–118. https://doi.org/10.24903/je.v10i1.1217
















