PENGEMBANGAN UMKM BERBASIS DIGITAL DI METRO TIMUR PROVINSI LAMPUNG
DOI:
https://doi.org/10.70248/jpmebd.v1i4.1892Keywords:
Laporan keuangan, Digital marketing, UMKM, Pengabdian MasyarakatAbstract
Permasalahan dan kesulitan yang dihadapi oleh UMKM yaitu pemasaran produk yang masih dilakukan secara langsung dan konvensional tanpa menggunakan digitalisasi, sehingga membatasi ruang lingkup pemasaran. Selain itu, kurangnya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas membuat proses bisnis menjadi kurang terstruktur dan efisien. Metodologi yang digunakan meliputi pelatihan penerapan pemasaran digital melalui blog dan media sosial, serta pengembangan laporan keuangan menggunakan Excel. Selain itu, SOP disusun untuk meningkatkan efisiensi operasional. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam jangkauan pasar, struktur operasional, dan manajemen keuangan. Upaya pemasaran digital, terutama melalui media sosial dan pengembangan situs web, meningkatkan visibilitas merek dan keterlibatan pelanggan. Implementasi SOP dan alat manajemen keuangan berkontribusi pada operasi bisnis yang lebih terorganisir dan menguntungkan. Hasil ini menegaskan pentingnya transformasi digital dan praktik bisnis yang terstruktur dalam meningkatkan keberlanjutan dan daya saing UMKM.
References
Arroyabe, M. F., Arranz, C. F., De Arroyabe, I. F., & de Arroyabe, J. C. F. (2024). Exploring the economic role of cybersecurity in SMEs: A case study of the UK. Technology in Society, 78, 102670.
Ellis-Chadwick, F., & Chaffey, D. (2012). Digital marketing: Strategy, implementation and practice. Pearson.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. American Economic Journal: Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.
Muhardono, A., Mahmudah, D. A., Tsamara, T., & Baqo, M. (2023). Penerapan Digitalisasi UMKM melalui E-Commerce dan Portal Informasi sebagai Strategi Pemasaran Produk ATBM Desa Cepagan. Entrepreneur: Jurnal Bisnis Manajemen Dan Kewirausahaan, 4(1), 192–204.
Nguyen, N., & Ngo, V. D. (2021). Digital finance and SMEs in Southeast Asia: An overview. Entrepreneurial Finance, Innovation and Development, 3–24.
Ozili, P. K. (2023). The future of financial inclusion. In Economic Inclusion in Post-Independence Africa: An Inclusive Approach to Economic Development (pp. 167–177). Springer.
Prayogi, A., & Kirom, M. I. (2022). Pendampingan pengembangan digitalisasi UMKM masyarakat Desa Wonoyoso Pekalongan menghadapi era new normal. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), 3(1), 14–24.
Suhendar, E., Hapsari, A. T., Suaedah, S., Mariana, D., & Murodif, A. (2024). Digitalisasi UMKM Sebagai Upaya Pemberdayaan Dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri, 3(1), 274–281.
Syailendra, S., Setiawan, M., Anggraini, R., & Sari, R. M. (2024). Strategi Bisnis Umkm Untuk Naik Kelas Pasca Covid-19. Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini, 15(1), 66–76.
Zed, E. Z., Purnamasari, P., Nugroho, D., & Nawangsih, I. (2024). Pelatihan Pengembangan Produk Olahan Pangan Lokal Untuk Meningkatkan Daya Saing Di Pasar Kabupaten Bekasi. SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(06), 314–322.
















