INOVASI POTENSI DESA DALAM PENGEMBANGAN PRODUK ANTI NYAMUK BERBAHAN ALAMI UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KOMUNITAS DESA
DOI:
https://doi.org/10.70248/jpmebd.v1i3.1333Keywords:
Serai, Produk Anti Nyamuk, Inovasi Lokal, Potensi Desa, Kesejahteraan KomunitasAbstract
Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi serai sebagai bahan baku produk anti-nyamuk, menganalisis proses inovasi yang diperlukan, dan mengevaluasi dampak sosial serta ekonomi dari penerapan produk ini di tingkat desa. Serai dikenal dengan kandungan citronella yang efektif mengusir nyamuk, menawarkan alternatif yang lebih aman dibandingkan produk kimia sintetis. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mencakup proses inovasi, mulai dari ekstraksi citronella hingga formulasi produk, dengan fokus pada penerapan di desa dengan sumber daya terbatas. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemanfaatan serai sebagai bahan anti-nyamuk tidak hanya efektif dalam mengatasi masalah nyamuk, tetapi juga memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas desa melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan. Kesimpulan dari pengabdian ini menegaskan bahwa dengan pendekatan inovatif dan dukungan yang memadai, produk berbasis serai dapat menjadi model untuk pengembangan produk berbahan alami lainnya di desa-desa dengan karakteristik serupa di Indonesia dan wilayah tropis lainnya.
Kata Kunci: Serai, Produk Anti-Nyamuk, Inovasi Lokal, Potensi Desa, Kesejahteraan Komunitas
References
Hadi, S. (2021). Pemanfaatan Tanaman Herbal untuk Produk Kesehatan. Jakarta: Penerbit Kencana.
Sutrisno, J. (2020). Inovasi Berbasis Sumber Daya Alam di Desa. Yogyakarta: Penerbit Universitas Gadjah Mada.
Santosa, R. (2019). Pengembangan Produk Berbasis Tanaman Lokal. Bandung: Alfabeta.
Wahyuni, D. (2018). Teknologi dan Pemasaran Produk Herbal. Surabaya: Penerbit Airlangga.
Prasetyo, E. (2022). Strategi Pembangunan Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal. Semarang: Penerbit Universitas Diponegoro.
Rahmawati, S., & Nugroho, A. (2023). "Utilization of Lemongrass (Cymbopogon citratus) as a Natural Mosquito Repellent: A Study in Rural Areas." Journal of Agricultural and Food Chemistry, 71(8), 1253-1263. DOI: 10.1021/acs.jafc.2c06087.
Mardani, A., & Saidi, N. (2022). "Local Innovations in Natural Resource Utilization: Lemongrass as an Example." Journal of Rural Studies, 64, 88-101. DOI: 10.1016/j.jrurstud.2022.02.007.
Kusuma, M. (2021). "Enhancing Village Economy through Herbal Products: The Case of Lemongrass-Based Mosquito Repellents." International Journal of Rural Management, 17(2), 175-190. DOI: 10.1177/09730052211020544.
Jannah, L. (2020). "Development and Market Potential of Natural Mosquito Repellents from Lemongrass." Sustainability Science, 12(3), 310-325. DOI: 10.1007/s11625-020-00830-7.
Rahmawati, S., & Nugroho, A. (2023). Efektivitas ekstrak serai dalam mengusir nyamuk. Jurnal Bioteknologi Tropis, 12(4), 101-110.
Hadi, M. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Produk Berbasis Sumber Daya Alam. Jurnal Pengembangan Desa, 7(2), 45-56.
Santosa, B. (2019). Potensi Usaha Kecil di Bidang Produk Herbal. Jurnal Ekonomi Rakyat, 10(3), 98-110.
















