GAMBARAN KONDISI SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP KEBERADAAN VEKTOR LALAT DI AREA SEKITAR PELABUHAN FERRY KENDARI-LANGARA

Authors

  • Aurel Amelia Putri Taoha Universitas Halu Oleo
  • Irma Irma Universitas Halu Oleo
  • Nurhijrianti Akib Universitas Halu Oleo

Keywords:

Sanitasi, kebersihan, jamban, vektor, lalat

Abstract

Sanitasi lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam upaya pencegahan penyakit yang ditularkan melalui vektor. Kondisi lingkungan yang tidak terkelola dengan baik dapat mendukung berkembangnya berbagai vektor penyakit, salah satunya lalat rumah (Musca domestica) yang diketahui mampu membawa berbagai mikroorganisme patogen penyebab penyakit seperti diare, disentri, dan tifoid. Kawasan pelabuhan merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas manusia serta mobilitas barang yang tinggi sehingga berpotensi menimbulkan permasalahan kebersihan lingkungan. Apabila pengelolaan sanitasi tidak dilakukan secara optimal, kondisi tersebut dapat menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan lalat sebagai vektor penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi sanitasi lingkungan terhadap keberadaan vektor lalat di area sekitar Pelabuhan Ferry Kendari–Langara Kota Kendari tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional deskriptif dan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 21 titik pengamatan yang berada dalam radius 100 meter dari area utama pelabuhan dan ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dengan menggunakan alat fly grill untuk mengukur tingkat kepadatan lalat serta lembar observasi sanitasi untuk menilai kebersihan lingkungan dan kondisi fasilitas jamban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lokasi memiliki kondisi kebersihan lingkungan yang tergolong baik yaitu sebanyak 14 lokasi (66,67%), sedangkan 7 lokasi lainnya (33,33%) masih berada pada kategori kurang baik. Kondisi jamban yang memenuhi persyaratan sanitasi ditemukan pada 12 lokasi (57,14%), sementara 9 lokasi (42,86%) belum memenuhi standar. Pengukuran kepadatan lalat menunjukkan nilai rata-rata sebesar 3,62 dengan nilai minimum 0,60 dan maksimum 7,80. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi sanitasi lingkungan, khususnya kebersihan lingkungan dan fasilitas jamban, berpotensi mempengaruhi keberadaan vektor lalat di kawasan pelabuhan.

References

S. Basri et al., Teori Kesehatan Lingkungan, no. March. 2023.

A. D. Eliyah, Herniwanti, and R. P. Endang, “Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dengan Metode 3R Di Wilayah Kerja Puskesmas Tambusai,” PREPOTIF J. Kesehat. Masy., vol. 8, no. 1, pp. 786–798, 2024.

Hasrianti, N. Hammado, and M. Muzaini, “Penyuluhan Pentingnya Sanitasi Lingkungan Untuk Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat Desa Gantarang Kecamatan Kelara Kabupaten Jeneponto,” J. Abdimas Indones., vol. 3, no. 3, pp. 254–257, 2023, doi: 10.53769/jai.v3i3.478.

Y. Liu, Y. Chen, N. Wang, H. Qin, L. Zhang, and S. Zhang, “The global prevalence of parasites in non ‑ biting flies as vectors : a systematic review and meta ‑ analysis,” Parasit. Vectors, vol. 16, no. 25, pp. 1–20, 2023, doi: 10.1186/s13071-023-05650-2.

C. M. Falita, R. Zakaria, and M. Zahara, “Hubungan Sanitasi Dasar Dengan Kejadian Penyakit Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara Tahun 2023 The Relationship between Basic Sanitation and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Seunuddon Community Health C,” J. Healthc. Technol. Med., vol. 9, no. 2, pp. 1517–1529, 2023.

A. N. Fadhila, D. Sutiningsih, and M. Martini, “Keragaman Jenis Lalat Dan Ektoparasit (Jamur) Pada Kaki Lalat Di Pasar Peterongan Kota Semarang,” J. Kesehat. Masy., vol. 10, no. 1, pp. 1–5, 2022, doi: 10.14710/jkm.v10i1.30910.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Pneumonia Dan Diare 2023-2030.,” Jakarta, 2023.

P. Riska, K. Siti, and K. A. Lade, “Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendar Tahun 2025,” J. Kesehat. Unggul Gemilang, vol. 9, no. 3, pp. 36–53, 2025.

BPS Kota Kendari, “Statistik Kota Kendari,” Kendari, 2024.

K. Iin, H. Cucu, B. Lilis, F. Ira, and Thohir, “Hubungan Pengelolaan Sampah Dengan Tingkat Kepadatan Lalat Di Tempat Penampungan Sementara (TPS),” J. Kesehat., vol. 12, no. 1, pp. 9–16, 2021.

I. R. Rante, Rasman, and Sulasmi, “Hubungan Kondisi Sanitasi Dengan Keberadaan Vektor Lalat di Pelelangan Ikan Pasar Makale Kabupaten Tana Toraja,” Hig. J. Kesehat. Lingkung., vol. 8, no. 2, pp. 97–103, 2022, [Online]. Available: https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/higiene/article/view/31450

K. Nisa, Y. O. K., & Fadilah, “Kajian Sanitasi di Pelabuhan Surabaya dalam Mewujudkan Pelabuhan Sehat,” J. Wilayah, Kota Dan Lingkung. Berkelanjutan, vol. 2, no. 1, pp. 1–12, 2023, doi: 10.58169/jwikal.v2i1.125.

H. A. Vina, “Analisis Kepadatan Lalat Pada Pedagang Ikan di Pasar Tradisional Kampung Lalang,” J. Kesehat. Ilm. Indones., vol. 7, no. 2, pp. 115–119, 2022.

D. R. Fatqu, D. R. Novi, and A. Hisam, “UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA KEBERSIHAN KESEHATAN LINGKUNGAN,” JIK PKM, vol. 3, no. 2, pp. 114–125, 2025.

I. Ariansyah, Yasnani, and L. O. A. Saktiansyah, “Hubungan Antara Kepadatan Lalat Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Risiko Kejadian Diare Di Pemukiman Sekitar Rumah Pemotongan Hewan (Rph) Kota Kendari,” J. Kesehat. Lingkung., vol. 6, no. 1, pp. 34–42, 2025.

D. D. Listyana and S. Muthmainnah, “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Masyarakat untuk Menjaga Kebersihan Lingkungan Dataran Tinggi Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah,” J. Kesehat. Saelmakers Perdana, vol. 8, no. 1, pp. 344–349, 2025, doi: 10.32524/jksp.v8i1.1530.

P. R. Candra, R. Joegijantoro, and M. Subhi, “Pengaruh Sanitasi Lingkungan Dan Kualitas Fisik Ruangan Terhadap Jumlah Kepadatan Lalat Di Home Industri,” Media Husada J. Environ. Heal., vol. 2, no. 1, pp. 145–151, 2022.

I. P. Aulia, I. Thohari, E. Sari, and P. Hermiyanti, “Kondisi Sanitasi Dasar Rumah dan Perilaku Masyarakat Dalam Penggunaan Jamban di RW 08 Kelurahan Ampel Kota Surabaya Tahun 2023,” Ruwa Jurnai J. Kesehat. Lingkung., vol. 17, no. 3, pp. 145–155, 2023.

S. Haryanti, N. Qori, L. Nur, G. Fitriani, and H. Nurul, “Faktor yang mempengaruhi kepemilikan jamban keluarga: studi pada program stbm di kelurahan bukit jengkol langkat,” J. Kesehat. Masy., vol. 12, no. 2, pp. 274–280, 2025.

A. Arif, P. Dian, and H. Nursefa, “Tingkat Kepadatan Lalat Dan Kepemilikan Jamban Sehat Dengan Kejadian Diare Di Puskesmas Air Hitam Lampung Barat,” J. Ilm. Kesehat. Media Husada, vol. 14, no. 2, pp. 127–135, 2025.

Downloads

Published

2026-02-28

Issue

Section

Articles