FENOMENA FRUGAL LIVING DI KALANGAN MAHASISWA PERANTAU: ANTARA KEBUTUHAN DAN PILIHAN

Authors

  • Nurul Hidayah Institut Bhakti Wiyata Kediri, Indonesia
  • Arsy Prodyanatasari Institut Bhakti Wiyata Kediri
  • Shalsa Bella A. F Institut Teknologi Sepuluh Nopember

DOI:

https://doi.org/10.70248/jp.v1i3.2126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan frugal living di kalangan mahasiswa perantau melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri dengan melibatkan lima informan yang dipilih secara purposif berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frugal living dipahami sebagai strategi pengelolaan keuangan yang bijak, bukan bentuk kekikiran, dan diterapkan mahasiswa melalui berbagai cara seperti memasak sendiri, mengurangi pengeluaran konsumtif, serta menabung untuk kebutuhan penting. Tiga tema utama yang ditemukan adalah: adaptasi finansial, negosiasi identitas sosial, dan pencarian keseimbangan hidup. Gaya hidup hemat ini berkontribusi positif terhadap kemandirian ekonomi, pengelolaan stres finansial, dan pembentukan karakter resilien. Namun, jika diterapkan secara ekstrem, dapat menimbulkan dampak negatif seperti gangguan kesehatan, tekanan psikologis, isolasi sosial, dan hambatan dalam pengembangan diri. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk menerapkan frugal living secara seimbang dan fleksibel, dengan mempertimbangkan kebutuhan dasar, kesehatan mental, serta peluang investasi pengembangan diri. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap teori konsumsi dan self-determination, serta menawarkan implikasi praktis dalam bentuk pengembangan literasi keuangan mahasiswa.

Kata Kunci : Frugal Living, Mahasiswa Perantau, Literasi Keuangan, Stabilitas Finansial, Kebutuhan Dasar

References

Alim, A. M. (2025). Exploring The Role of Frugal living and Digital Financial Inclusion to Saving’s Intention Within Indonesia’s Gen Z. . Jurnal Manajemen (Edisi Elektronik), 16(1), 239-251. Diakses: https://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/manajemen/article/view/18151.

Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry & research design (5th ed.). Sage. Thousand Oaks, California, USA: Sage Publications, Inc. ISBN: 978-1506330204.

Deci, E. L. (2000). The" what" and" why" of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological inquiry, 11(4), 227-268. Diakses: https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1207/s15327965pli1104_01.

do Amaral Junior, A. d. (2020). Sustainable consumption. Cham: Springer. Diakses: https://link.springer.com/content/pdf/10.1007/978-3-030-16985-5.pdf.

Drolet, A. S. (2025). Frugality is the new sexy. Consumer Psychology Review, 8(1), 15-31. Diakses: https://myscp.onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/arcp.1104.

Goldsmith, R. E. (2014). The etiology of the frugal consumer. Journal of Retailing and Consumer Services, 21(2), 175-184. Diakses: https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0969698913001161.

Hasanah, N. &. (2024). Frugal living: Perspektif Generasi Z Melalui Pendekatan Kualitatif. Ekspektasi: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 9(1), 1-8. Diakses: https://uniflor.ac.id/e-journal/index.php/JPE/article/view/4095.

Inayati, D. N. (2024). Penerapan Konsep Frugal living dalam Perencanaan Keuangan Pribadi. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(1), 2264-2278. Diakses: http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/7940.

Kondo, M. (2014). The life-changing magic of tidying up: The Japanese art of decluttering and organizing. Ten Speed Pres. DIakses: https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=ahCjAwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=Kondo,+M.+(2014).+The+life-changing+magic+of+tidying+up:+The+Japanese+art+of+decluttering+and+organizing+(C.+Hirano,+Trans.).+Ten+Speed+Press.+(Original+w.

Millburn, J. F. (2015). Minimalism: Live a meaningful life. Asymmetrical Press. Diakses: https://books.google.co.id/books?hl=en&lr=&id=rTRJAwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PT3&dq=Millburn,+J.+F.,+%26+Nicodemus,+R.+(2011).+Minimalism:+Live+a+meaningful+life.+Asymmetrical+Press.&ots=zHLDZs5n1O&sig=06U3NqJ_HQTeBPzgMcnKvPY4Lb0&redi.

Money & Pensions Service. (2023). UK Children and Young People's Financial Wellbeing Survey: Financial Foundation. London.: Holborn Center. Diakses: https://maps.org.uk/content/dam/maps-corporate/en/publications/research/2023/maps-cyp-financial-wellbeing-survey-2022.pdf.

Muttaqiyathun, A. (2025). Model Determinan Psychological Wellbeing Mahasiswa Doktoral (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia). Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.

Orhun, A. Y. (2019). rugality is hard to afford. Journal of Marketing Research, 56(1), 1-17. Diakses: https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/0022243718821660.

Pavita, S. &. (2024). Analisis Desain Visual dalam Penerapan Gaya Hidup Frugal living. Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif, 6(2), 139-144. Diakses: https://judikatif-upiyptk.org/ojs/index.php/judikatif/article/view/166.

Taylor-Hough, D. (2011). Frugal living for dummies. New Jersey: John Wiley & Sons.

Usqho, M. U. (2024). Rejecting Hedonism: Choosing The Frugal living Trend In The Perspective Of Islamic Economics In Indonesia. ICMIL Proceedings, 112-124. Diakses: https://icmilproceedings.org/index.php/icmil/article/view/7.

Veblen, T. (2017). The theory of the leisure class. Routledge.

World Bank. (2023). Global economic prospects: January 2023. https://www.worldbank.org/en/publication/global-economic-prospects: World Bank.

Zakiyah, K. (2023). Frugal living, Strategi Mengelola Aset Ataukah Life style. AL-UJRAH, 2(02), 105-120. Diakses: a.ac.id/index.php/al-ujrah/article/view/227.

Downloads

Published

2025-02-27

Issue

Section

Articles