HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS BANGUN JAYA KABUPATEN REJANG LEBONG

Authors

  • Sherin Sara Shasti STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu
  • Susilo Wulan STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu
  • H.S Effendi STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu
  • Dirhan Dirhan STIKES Tri Mandiri Sakti Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.59407/jophs.v1i1.595

Keywords:

Pegawai, motivasi dan kinerja.

Abstract

Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Motivasi dengan Kinerja Pegawai di Puskesmas Bangun Jaya Kabupaten Rejang Lebong. Jenis penelitian ini adalah Survey Analitik dengan menggunakan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai puskesmas tanaga kesehatan dan non tenaga kesehatan di Puskesmas Bangun Jaya Kabupaten Rejang Lebong. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Total Sampling sebanyak 42 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan analisis univariate dan bivariate dengan uji Chi-Square untuk semua variable, untuk mengetahui keeratan hubungan digunakan uji statistic Contingency Coefficient melalui program SPSS. Hasil penelitian didapatkan dari 42 responden pegawai di Puskesmas Bangun Jaya Kabupaten Rejang Lebong terdapat 18 (42,9%) motivasi kebutuhan fisiologis, 16 (38,1%) motivasi

kebutuhan keamanan kerja, 18 (42,9%) motivasi kebutuhan penghargaan, 17 (40,5%) motivasi kebutuhan sosial atau penerimaan dan 19 (45,2%) kinerja kurang. Penelitian ini menunjukan ada hubungan yang signifikan antara motivasi kebutuhan fisiologis, motivasi kebutuhan keamanan kerja, motivasi kebutuhan penghargaan, dan motivasi kebutuhan sosial/penerimaan dengan kinerja pegawai di Puskesmas Bangun Jaya Kabupaten Rejang Lebong dengan kategori keeratan hubungan kuat. Hasil penelitian ini diharapkan pihak puskesmas untuk mengoptimalkan motivasi pegawai sehingga dapat meningkatkan kinerja pegawai di Puskesmas Bangun Jaya Kabupaten Rejang Lebong.

Kata Kunci: Pegawai, Motivasi, Kinerja

References

Melia, R. (2009). Pengaruh Motivasi Berprestasi terhadap Kinerja Perawat dalam Asuhan Keperawatan Pasien Gangguan Jiwa di Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Sumatera Utara, Medan. Majalah Kedokteran Nusantara, Volume 42, No. 1, Maret 2009, 8-13.

Anugrah, I. D, Muh. Yusran Amir, & Balqis. (2013). Hubungan Motivasi dengan Kinerja Petugas Kesehatan di Puskesmas Batua Kecamatan Manggala Kota Makasar.

Anugrah, I. D, Muh. Yusran Amir, & Balqis. (2013). Hubungan Motivasi dengan Kinerja Petugas Kesehatan di Puskesmas Batua Kecamatan Manggala Kota Makasar.

Fergie M. Mandagi, Jootje M. L. Umboh, & Joy A. M. Rattu. (2015). Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Perawat Dalam Menerapkan Asuhan Keperawatan Di Rumah Sakit Umum Bethesda GMIM Tomohon. Jurnal e-Biomedik (eBm), Volume 3, Nomor 3.

Hasibuan, Malayu S.P. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia Edisi Revisi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hasibuan, Malayu S.P. 2019. Manajemen (Dasar, Pengertian, Dan Masalah) Edisi Revisi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Henniwati, H., & Eliza, E. (2020). Hubungan Motivasi Dengan Kinerja Perawat Pelaksana Di Ruangan Rawat Inap Rsud Padang Pariaman. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 11(2), 123-140.

Karlina, Eulin., dan Rosenta. 2019. Ma najemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Kementerian Kesehatan RI. 2015. Profil Kesehatan Indonesia 2015 Pusat Data dan Informasi. Jakarta

Mangkunegara, Anwar Prabu. 2017. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT. Remaja RosdaKarya

Permenkes, RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta.

Puskesmas Bangun Jaya. (2021). Profil Puskesmas Bangun Jaya. Rejang Lebong

Rahmi Kurnia, G. Y. P., Novia Delita. (2012). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Motivasi Kerja Pegawai Di Puskesmas Kuamang Kecamatan Panti Tahun 2016. Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara Bukit tinggi 8, No.1: 9.

Rivai, A. (2017). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Asn Direktorat Jaminan Sosial Uppkh Kota Bekasi (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).

Sari, R. N. I., & Hadijah, H. S. (2016). Peningkatan kinerja pegawai melalui kepuasan kerja dan disiplin kerja. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran (JPManper), Volume 1, No. 1, Hal 204-214.

Ukkas, D. (2020). Hubungan Antara Motivasi Dengan Kinerja Tenaga Kesehatan Di Wilayah Kerja Puskesmas Lakessi Kota ParePare. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, Volume 3, No. 3 P-ISSN: 421-431 E-ISSN: 2614-3151.

Wulandari, P. A. A., & Bagia, I. Wayan. (2020). Pengaruh Motivasi Kerja Ter- hadap Kinerja Pada Pegawai Puskesmas. Prospek: Jurnal Manajemen dan Bisnis, Volume 2, No. 2 P-ISSN: 2685-5526.

Yonanda, C., Susilo, H., & Arik, P. (2016). Pengaruh Kebutuhan Fisiologis, Keamanan, Sosial, Penghargaan, Dan Aktualisasi Diri Terhadap Prestasi Kerja Karyawan (Studi Pada Karyawan PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) Malang Regional Office). Brawijaya University.

Yusuf A.F., dan Budi Ilham Maliki. 2021. Manajemen Sumber Daya Manusia. Depok: PT. RajaGrafindo Persada.

Ziyadul Waladi Itsalis, A. P., Ika Ruhana (2016). Pengaruh Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Motivasi Kerja Dan Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Bagian Produksi Pt. Citra Gading Asritama Di Proyek Mall Dinoyo City Malang, Jawa Timur).Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) 41, No.1: 10.

Downloads

Published

2024-03-02

Issue

Section

Volume 1 Nomor 1 Maret 2024