FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI PAUD RAUDHATUL JANNAH ALWASHLIYAH PEKANBARU

Authors

  • Diva Ananda University of Hang Tuah Pekanbaru
  • Cecen Suci hakameri University of Hang Tuah Pekanbaru
  • Rina Yulviana University of Hang Tuah Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.70248/jophs.v3i2.4220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keberhasilan toilet training pada anak usia 3–5 tahun di PAUD Raudhatul Jannah Alwashliyah Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan di PAUD Raudhatul Jannah Alwashliyah Pekanbaru dengan jumlah populasi sebanyak 72 orang tua yang memiliki anak usia 3–5 tahun dan diperoleh sampel sebanyak 61 responden menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner mengenai keberhasilan toilet training, pola asuh orang tua, pengetahuan orang tua, dan peran keluarga. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak berhasil melakukan toilet training yaitu sebanyak 53 anak (86,9%), dengan mayoritas responden menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 53 orang (86,9%), memiliki pengetahuan baik sebanyak 54 orang (88,5%), dan menyatakan peran keluarga dalam kategori baik sebanyak 41 orang (67,2%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet training (p-value=0,007) dan terdapat hubungan antara pengetahuan orang tua dengan keberhasilan toilet training (p-value=0,042). Sedangkan peran keluarga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan keberhasilan toilet training (p-value=0,128). Simpulan penelitian ini adalah pola asuh orang tua dan pengetahuan orang tua berhubungan dengan keberhasilan toilet training pada anak usia 3–5 tahun, sedangkan peran keluarga tidak berhubungan secara signifikan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kepada orang tua mengenai pola pengasuhan dan pelaksanaan toilet training untuk mendukung kemandirian anak.

References

Asrofin, R., et al. (2025). Enuresis nocturnal pada anak usia dini dan keterlambatan toilet training.

Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. (2024). Provinsi Riau dalam Angka 2024. Pekanbaru: Badan Pusat Statistik Provinsi Riau.

Cahyaningsih, & Istiyati. (2021). Hubungan pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah.

Damayanti. (2015). Kuesioner pola asuh orang tua.

Darsini, Fahrurrozi, & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan: Artikel review. Jurnal Keperawatan, 12(1), 95–107.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. (2025). Profil Kesehatan Kota Pekanbaru Tahun 2025. Pekanbaru: Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Elpriska. (2023). Toilet training pada anak usia dini dalam meningkatkan kemandirian anak.

Elias. (2016). Instrumen toilet training dan tingkat pengetahuan orang tua.

Fajriah, & Roemin. (2021). Pola asuh orang tua terhadap tumbuh kembang anak usia dini.

Hasanah, et al. (2021). Peran keluarga terhadap keberhasilan toilet training pada anak.

Jhanson. (2023). Pengetahuan orang tua dalam penerapan toilet training pada anak.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kirom, et al. (2024). Kesiapan anak dalam pelaksanaan toilet training.

Lubis, et al. (2022). Pola asuh demokratis dan perkembangan kemandirian anak.

Maysaroh, et al. (2023). Stimulasi tumbuh kembang anak pada masa golden age.

Nanda, et al. (2025). Hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak.

Ningsih. (2012). Instrumen peran keluarga dalam toilet training anak.

Nur, et al. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dan pola asuh ibu terhadap keberhasilan toilet training pada anak prasekolah di Desa Wisata Sade.

Octaviana, & Ramadhani. (2021). Pengetahuan orang tua tentang toilet training pada anak usia prasekolah.

Paputungan, et al. (2025). Hubungan peran keluarga dengan keberhasilan toilet training pada anak usia toddler.

Retno, & Yogi. (2023). Dukungan keluarga dalam pelaksanaan toilet training pada anak.

Rusita, & Ardianti. (2021). Toilet training sebagai proses pembentukan kemandirian anak.

Sandra Fauziyah, et al. (2024). Pola pengasuhan orang tua berdasarkan teori Baumrind.

Siauta, et al. (2021). Pola asuh demokratis dalam meningkatkan kemandirian anak.

Sudirman, et al. (2026). Hubungan pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah di TK Negeri Pembina Limboto.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Suryana, & Sakti. (2022). Pola asuh orang tua dan perkembangan kemandirian anak.

Tyas, et al. (2021). Perkembangan kemampuan toilet training pada anak usia dini.

United Nations. (2024). World Population Prospects 2024. New York: United Nations.

Utami, & Raharjo. (2021). Pola asuh orang tua dalam membentuk perilaku anak.

Warini. (2015). Hubungan dukungan keluarga informasional, penilaian, instrumental dan emosional dengan kemampuan toileting pada anak usia prasekolah di TK Harapan dan TK Al Falah Leyangan Kabupaten Semarang.

Warni, et al. (2024). Hubungan pengetahuan orang tua dengan keberhasilan toilet training pada anak.

Widhiastuti, et al. (2022). Hubungan pengetahuan ibu tentang toileting dengan kemampuan toilet training anak.

Yulianti Mona. (2022). Hubungan pengetahuan ibu dengan keberhasilan toilet training pada anak usia 1–3 tahun.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles