ANALISIS FAKTOR RESIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEKUPANG KOTA BATAM TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.70248/jophs.v2i4.3562Abstract
Stunting merupakan gangguan pertumbuhan fisik yang ditandai dengan penurunan kecepatan pertumbuhan dan merupakan dampak dari ketidakseimbangan gizi (Losong dan Andriani 2022). Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sekupang Kota Batam 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Sekupang Kota Batam dengan jumlah sampel yaitu 279 responden. Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji Chi Squer diperoleh nilai P value = 0,001 < 0,05 hal ini menunjukkan bahwa adanya Hubungan Pengetahuan dengan Stunting pada balita, nilai P value = 0,003 < 0,05 ada Hubungan Sikap dengan Stunting pada Balita, P value = 0,002 < 0,05 hal ini menunjukkan bahwa adanya Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Stunting pada Balita, P value = 0,026 < 0,05 ada Hubungan Pekerjaan Ibu dengan Stunting pada Balita, P value = 0,000 < 0,05 ada Hubungan Tingkat Pendapatan dengan Stunting pada Balita, nilai P value = 0,001 < 0,05 ada Hubungan Akses Sarana Kesehatan dengan Stunting pada Balita, dan nilai P value = 0,012 < 0,05 hal ini menunjukkan bahwa adanya Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Stunting pada Balita. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat menambah pengetahuan ibu balita yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Sekupang Kota Batam tentang faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting pada balita.
References
Batam. Antara News.com/berita/157014/ekonomi-dan-pengetahuan-orang tua-jadi-penyebab- staunting-di-batam. 18 agutus 2020. Diakses pada tanggal 8 mei 2025.
Anisa, P. (2012). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 25-60 Bulan Di Kelurahan Kalibaru Depok Tahun 2012. Skripsi. Depok: FKM UI. Diakses pada tanggal 21 April 2021.
Arikunto, S. 2013. Prosedur penelitian; suatu pendekatan praktise. Jakarta: Rieneka Cipta. Azwar, 2015. Penyusunan skala psikologi (edisi 2). Yogyakarta: Pustaka belajar.
Depkes.go.id/Article/view/18052800006/ini-penyebab-stunting-pada-anak.html. lifeboy.co.id/semua-artikel/berita-kesehatan/mengenal-stunting-penyebab-hingga- cara-pencegahannya.html. Diakses pada tanggal 10 mei 2025.
Didik Budijanto, M.Kes. 2018. Cegah Stunting itu penting. Bulten jendela data dan informasi kesehatan. c:/users/dell//downloads/beletin-stunting-2018% 20(2).pdf. Diakses pada tanggal 09 Mei 2025.
Dinkes Kota Batam. 2021. Profil Dinas Kesehatan Kota Batam.
Gustina. E. MPH. Warta Kesmas 2019. Edisis 1, Gizi Seimbang Prestasi Cemerlang.
Kemkes.go.id/assets/uploads/dir_519d41d8cd98. Diakses 07 Mei 2025. https://basajan.net/dua-kecamatan-di-bener-meriah-dengan-kasus-stunting-
tertinggi/?page28332434234=2. Diakses pada tanggal 28 Maret 2021.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia 2022, Buku Saku Desa dalam Penanganan Stunting. http://siha.depkes.go.id/portal/files_upload/Buku_Saku_Stunting_Desa.pdf. Diakses pada tanggal 27 Mei 2025.
Kementerian Kesehatan RI 2016, Situasi Balita Pendek Tahun 2020.http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/situasibalita- pendek-2016.pdf. . Diakses pada tangal 27 Mei 2025.















