HUBUNGAN PEMBERIAN AROMATHERAPI LAVENDER DALAM MENGURANGI GEJALA NAUSEA DAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DENGAN PENDEKATAN CONTINUITY OF CARE (CoC) DI KLINIK JULIANA DALIMUNTHE TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.70248/jophs.v2i4.3560Keywords:
Aromatherapi Lavender, Nausea dan Emesis, Continuity of careAbstract
Continuity of care (CoC) adalah suatu pendekatan pelayanan berkesinambungan dan komprehensif yang bidan memberikan asuhan terpadu dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga keluarga berencana. CoC ini bertujuan mendeteksi komplikasi dini, meningkatkan keamanan dan kenyamanan, serta menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB). Ibu selama kehamilan pastinya akan menghadapi keluhan atau masalah. Keluhan fisiologis umum pada kehamilan trimester pertama umumnya terjadi pada usia 6-12 minggu kehamilan yang disebabkan peningkatan hormon Chorionic Gonadothropin, estrogen, dan progesteron yang memicu pusat muntah di otak, serta faktor psikologis dan stress. Keluhan yang umum terjadi adalah mual dan muntah pada kehamilan trimester Pertama. Mual muntah adalah ketidak nyamanan umum yang dialami oleh 50% wanita hamil Trimester pertama. Salah satu pelaksanaan untuk menguranggi mual muntah dengan Terapi non-farmakologi salah satunya pemberian aroma terapi lavender.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Hubungan Pemberian Aromatherapi Lavender Dalam Mengurangi Gejala Nausea Dan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Dengan Pendekatan Continuity Of Care Di Klinik Juliana Dalimunthe Tahun 2025. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil Trimester I yang mengalami nausea dan emesis yang melakukan kunjungan pemeriksaan kehamilan di Klinik Juliana Dalimunthe periode Oktober sampai dengan Desember Tahun 2025. Sampel yang diperoleh dengan tehnik accidental sampling. Uji statistik yang digunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α =0,05). Hasil penelitian didapatkan hasil bahwa mayoritas responden dengan pemberian aromatherapi di Klinik Juliana Dalimunthe Tahun 2025 sebanyak 30 responden(100%), mayoritas responden mengalami pengurangan nausea dan emesis di Klinik Juliana Dalimunthe Tahun 2025 sebanyak 30 responden (100% ), Ada Hubungan Pemberian Aromatherapi Lavender Dalam Mengurangi Gejala Nausea Dan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Dengan Pendekatan Continuity Of Care Di Klinik Juliana Dalimunthe Tahun 2025 dengan p value 0,001 <0,05. Diharapkan Diharapkan agar ibu hamil dapat mengatasi dirinya sendiri dalam mengurangi nausea dan emesis selama kehamilan trimester I. Ibu hamil juga harus melakukan kunjungan pemeriksaan kehamilan secara rutin sebagai persiapan kehamilan dan persalinan yang sehat nantinya.
References
Annisa, Nisa, dkk, 2022, Deteksi Dini Kecemasan ibu hamil, penerbit Pustaka Rumah Cinta, ISBN 978-623-432-139-5(EISBN)
Fatima, Silvia, 2023, Buku Panduan Ibu Hamil dan Menyusui, Penerbit New Vita Pustaka. Yogyakarta
Hartini, dkk, 2024, Pengaruh Pemberian Inhaler Aromaterapi Lavender Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Muara Bengkal, Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Ismanto, dkk, 2024, Analisa Pemanfaatan Media Edukasi, Komunikasi dan Monitoring Kesehatan Ibu Hamil Berbasis Android untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Ibu dan Bayi, Jurnal FASILKOM, VOL.14 No.3 (2024).
Myrnawati, 2017. Metodologi Penelitian Untuk Pemula. FIP Press . Jakarta
Safitri, dkk, 2024, Efektivitas Aromaterapi Lavender Dalam Mengurangi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester Satu di Puskesmas Pallangga Kabupaten Gowa. Media Kebidanan Politeknik Makasar, Vol.3 No.2 2024
Silvia, dkk, 2025 , Pelaksanaan Pemberian Aroma Terapi Lavender terhadap Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester Pertama di PMB Ronni Siregar Deli Serdang, Jurnal Pegabdian dan Pembangunan Lokal, Vol.2 No.3 Juli 2025.















