RESILIENSI PADA IBU DENGAN ANAK KEBUTUHAN KHUSUS TUNA GRAHITA DI SEKOLAH LUAR BIASA B.C. PUTERA BAHAGIA KLATEN

Authors

  • Nadya Ali Suryani Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  • Yudha Tri Prasetya Universitas Mercu Buana Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.70248/jophs.v2i3.3096

Keywords:

Resiliensi, Ibu, Anak berkebutuhan khusus, Tunagrahita

Abstract

Resiliensi merupakan aspek penting yang harus dimiliki oleh individu dalam mengatasi stres, tekanan, kecemasan, dan depresi. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat resiliensi ibu yang memiliki anak kebutuhan khusus tuna grahita di Sekolah Luar Biasa B.C. Putera Bahagia Klaten. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus hingga September 2025. Intrumen yang digunakan adalah kuesioner Connor-Davidson Resilience Scale 25 CD-RISK 25 versi bahasa Indonesia yang telah diadaptasi. Berdasarkan hasil pengukuran kuesioner CD-RISC 25 tingkat resiliensi pada ibu dengan anak kebutuhan khusus tunagrahita di SLB B.C. putera bahagia klaten menunjukkan bahwa sebanyak 50 ibu yang memiliki anak kebutuhan khusus tuna grahita dengan   presentase 92,5% memiliki resiliensi yang sedang dan  sebanyak  4  ibu  yang memiliki anak kebutuhan khusus tuna grahita dengan  presentase 7,5% memiliki resiliensi yang tinggi. Hasil penelitian ini dapat menjadi sumber data dan acuan untuk mengembangkan program atau intervensi yang lebih efektif oleh tenaga kesehatan dan psikolog dalam menangani permasalahan kesehatan mental pada ibu dengan anak berkebutuhan khusus anak dengan tunagrahita.

References

Connor, K. M., & Davidson, J. R. T. (2003). Development of a new Resilience scale: The Connor-Davidson Resilience scale (CD-RISC). Depression and Anxiety, 18(2), 76–82. https://doi.org/10.1002/da.10113

Henderson, E., & Praeger, G. E. (1995). Resilience for Today: Gaining Strength from Adversity.

Wahyudi, A., Mahyuddin, M. J., Irawan, A. W., Silondae, D. P., Lestari, M., Bosco, H., & Kurniawan, S. J. (2020). MODEL RASCH: ANALISIS SKALA RESILIENSI CONNOR-DAVIDSON VERSI BAHASA INDONESIA. Jurnal Advice, 2(1), 28–35.

Mangunsong, F. (2011). Psikologi dan pendidikan anak berkebutuhan khusus. Depok: LPSP3 UI.

Ashman, A. & Elkin, J. (Eds) (1994). Educating Children With Special Needs (Second Ed), Australia: Prentice-Hall.

Susanti, L. 2014, Kisah-kisah Motivasi untuk Anak Berkebutuhan Khusus Autis. Jogjakarta; Javalitera.

Grossman, Herbert J. (Penyunting). (1983). Classification in Mental Retardation. Washington: American Association on Mental Retardation

I.G.A.K. Wardani. 2007. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Universitas Terbuka KTSP SD/MI 2011.

Somantri, Sujihati. 2006. Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: PT. Refika Aditama.

Efrianus Ruli. (2020). Tugas dan Peran Orang Tua Dalam Mendidk Anak. Jurnal Edukasi No Formal, 1(1). https://doi.org/2715-2634

Fathonah, S., & Hernawati, N. (2018). Hubungan Orang Tua-Guru dan Praktik Pengasuhan Ibu pada Keluarga yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 11(3), 219–230. https://doi.org/10.24156/jikk.2018.11.3.219

García-León, M. Á., Pérez-Mármol, J. M., Gonzalez-Pérez, R., García-Ríos, M. del C., & Peralta-Ramírez, M. I. (2019). Relationship between resilience and stress: Perceived stress, stressful life events, HPA axis response during a stressful task and hair cortisol. Physiology & Behavior, 202, 87–93. https://doi.org/10.1016/j.physbeh.2019.02.001

Khairunisa Rani, Rafikayati, A., & Jauhari, M. N. (2018). Keterlibatan Orangtua Dalam Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Abadimas Adi Buana, 2(1), 55–64. https://doi.org/10.36456/abadimas.v2.i1.a1636

Seligowski, A. V., Hill, S. B., King, C. D., Wingo, A. P., & Ressler, K. J. (2020). Chapter 10 -Understanding resilience: Biological approaches in at-risk populations. In A. Chen (Ed.), Stress Resilience(pp. 133–148). Academic Press. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-813983-7.00010-0

Ratnasari. (2013). Pengembangan Macro Media Flash dalam Pembelajaran Matematika untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Kelas VIII di sekolah inklusi. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: UMM

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.

Winarsih,S.,dkk (2013).Panduan Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus bagi pendamping (orang tua, keluarga, dan masyarakat).Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak RI.

Wiwin Hendriani. (2018). Resiliensi Psikologis Sebuah Pengantar (Pertama). Kencana. www.prenadamedia.com

Theofani, E. (2020). Resiliensi pada Wanita yang Mengalami Kehamilan Tidak Diinginkan. JURNAL DIVERSITA, 6(1), 87–94. https://doi.org/10.31289/diversita.v6i1.3035

Kumpfer, K. L. (1999). Factors and Processes Contributing to Resilience. In Resilience and Development (pp. 179–224). Kluwer Academic Publishers. https://doi.org/10.1007/0-306-47167-1_9

Downloads

Published

2025-09-30

Issue

Section

Articles