IMPLEMENTASI PEMANFAATAN REGISTER KOHORT PADA PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS DI PUSKESMAS LAU BALENG KABUPATEN KARO TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.70248/jophs.v2i2.2965Keywords:
Register Kohort, Ibu Nifas, Pelayanan KIA, Puskesmas, KualitatifAbstract
Latar Belakang: Register kohort merupakan instrumen pencatatan penting untuk memantau kesehatan ibu hamil, ibu nifas, dan bayi baru lahir secara berkesinambungan. Pemanfaatan register kohort yang optimal dapat meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan membantu menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) serta Angka Kematian Bayi (AKB). Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala.Tujuan: Menjelaskan implementasi pemanfaatan register kohort ibu nifas pada pelayanan KIA di Puskesmas Lau Baleng, Kabupaten Karo, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif dan metode naturalistik. Informan terdiri dari bidan koordinator, bidan desa, dan pihak terkait lainnya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif. Hasil: Implementasi pemanfaatan register kohort ibu nifas belum optimal. Hambatan yang ditemukan meliputi kurangnya pengetahuan dan keterampilan bidan, minimnya pembinaan dan pelatihan (hanya pernah dilakukan sekali dalam sepuluh tahun terakhir), rendahnya motivasi karena tidak adanya penghargaan atau sanksi, beban kerja tinggi, serta tumpang tindihnya pencatatan antarregister. Pemanfaatan data register kohort untuk analisis dan pengambilan keputusan program KIA jarang dilakukan, sehingga intervensi berbasis data tidak berjalan efektif.
References
Azwar. 2010. Pengantar Administrasi Kesehatan. Jakarta: Bina Rupa Aksara. Bungin. Burhan.2010.Analisa Data Penelitian Kualitatif.Jakarta:Rajawali Pers Bungin, Burhan, 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Depertemen Kesehetan RI Direktorat Bina Kesehatan Ibu.2009.Pedoman Pemantauan Setempat Kesehatan Ibu dan Anak.
Depertemen Kesehatan Republik Indonesia.1983. Pedoman Sistem Pencatatan dan Palaporan.
Dinas Kesehatan Kabupaten .Profil Kesehatan Kabupaten Kabupaten karo Tahun 2013: 2013
Endang Sutrisna Sulaeman.2009. Manajemen Kesehatan Teori dan Praktek di Puskesmas.Gajah Mada University press
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2010. Pedoman Bidan Koordinator.
Jakarta. 2008
Muninjaya 2004. Manajemen Kesehatan. Jakarta : Penenerbit Buku Kedokteran EGC
Notoadmodjo, Soekijo. 2002. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Palimbo, A, 2012. Pelaksanaan sistem rujukan kasusu ibu hamil resiko tiinggi oleh bidan desa ke Puskesmas poned kabupaten banjar kalimantan selatan.Tesis.Universitas Diponegoro
Winardi. 2011. Motivasi Dan Pemotivasian Dalam manajemen. Jakarta: Rajawali Pres
Handayani, 2013.Pencatatan dan pelaporan Kesehatan Masyarakat. (intenet) yogyakarta. Tersedia dalam :http:/rtihhndayani92. wordpress.(Diakses 25 Desember 2013)
Susanto, 2003. Pedoman Sistem Informasi Manajemen. Graha Ilmu, Yoyjakarta 2008
Subarsono, 2010. Analisis Kebijakan Publik (Konsep, Teori dan Aplikasi).
Cetakan V . Yogyakarta : Penerbit Pustaka Pelajar.
Sugiono.2010. Metode Penelitian Kuantitaif, Kualitatif, dan R & D. Bandung.
Alfabeta.
Sugiono.2013.Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung. Alfabeta
Word Health Organization. Manajemen Pelayanan Kesehatan Primer.Edisi 2.Penerrbit Buku Kedokteran EGC















