KAJIAN LITERATUR : MANFAAT SEDIAAN LILIN AROMATERAPI MINYAK ATSIRI
DOI:
https://doi.org/10.70248/jophs.v2i2.2644Keywords:
lilin aromaterapi, minyak atsiri, tanaman lokal, terapi alami, formulasiAbstract
Lilin aromaterapi merupakan salah satu bentuk pemanfaatan minyak atsiri yang semakin banyak dikembangkan sebagai terapi komplementer guna mendukungrelaksasi,kesejahteraan psikologis, serta sebagai agen penolak serangga. Studi ini merupakan tinjauan literatur yang bertujuan mengevaluasi potensi tanaman tanaman asli Indonesia sebagai sumber bahan aktif dalam formulasi lilin aromaterapi, sekaligus menelaah pendekatan formulasi yang mendukung efektivitas dan keamanan produk. Kajian dilakukan dengan menelusuri publikasi ilmiah nasional dalam rentang sepuluh tahun terakhir, menggunakan kata kunci seperti “lilin aromaterapi”, “minyak atsiri”, dan “ekstraksi”. Beberapa spesies tumbuhan yang teridentifikasi mengandung senyawa bioaktif—seperti eugenol, linalool, sitronelal, dan flavonoid—antara lain kemangi, sereh wangi, nilam,jeruk nipis, lengkuas, teh hijau, dan kopi arabika. Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki aktivitas farmakologis sebagai antiinflamasi, antioksidan, relaksan, dan repelan alami. Proses formulasi lilin yang optimal membutuhkan penyesuaian bahan dasar,pengaturan suhu, serta metode ekstraksi yang mampu mempertahankan stabilitas senyawa aktif. Selain karakteristik fisik, uji efektivitas biologis juga diperlukan untuk memastikan khasiat dan keamanan produk. Kajian ini menyimpulkan bahwa pengembangan lilin aromaterapi berbahan minyak atsiri lokal tidak hanya mendukung kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian
biodiversitas Indonesia secara berkelanjutan.Kata Kunci: lilin aromaterapi, minyak atsiri, tanaman lokal, terapi alami, formulasi.
ABSTRACT
Aromatherapy candles represent an increasingly popular application of essential oils as a form of complementary therapy, supporting relaxation, psychological well-being, and functioning as natural insect repellents. This study is a literature review aimed at evaluating the potential of Indonesian native plants as sources of active compounds for aromatherapy candle formulations, while also examining formulation approaches thatenhance product efficacy and safety. The review was conducted by analyzing national scientific publications from the past ten years, using keywords such as “aromatherapy candles,” “essential oils,”and “extraction.” Several plant species identified as containing bioactivecompounds—including eugenol, linalool, citronellal, and flavonoids—include basil, citronella, patchouli, key lime, galangal, green tea, and Arabica coffee. These compounds are known for their pharmacological activities, such as anti-inflammatory
antioxidant, relaxing, and natural repellent properties. Optimal candle formulation requires careful selection of base materials, temperature regulation, and extraction methods that preserve the stability of active compounds. In addition to evaluating physical
characteristics, biological efficacy testing is necessary to ensure product benefits and safety. This review concludes that the development of aromatherapy candles using locally sourced essential oils not only supports health and community economic empowerment but also contributes to the sustainable conservation of Indonesia’s biodiversity. Keywords: Aromatherapy candles, essential oils, Indonesian plants, bioactive compounds, formulation efficacy
References
S. Prabandari and R. Febriyanti, ‘Formulasi Dan Aktivitas Kombinasi Minyak Jeruk Dan Minyak Sereh Pada Sediaan Lilin Aromaterapi’, Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi, vol. 6, no. 1, pp. 124–126, 2017, doi: 10.30591/pjif.v6i1.480.
B. Ali, N. A. Al-Wabel, S. Shams, A. Ahamad, S. A. Khan, and F. Anwar, ‘Essential oils used in aromatherapy: A systemic review’, Asian Pac J Trop Biomed, vol. 5, no. 8, pp. 601–611, 2015, doi: 10.1016/j.apjtb.2015.05.007.
E. N. Agustina, D. N. Meirita, and S. H. Fajria, ‘Pengaruh Aromaterapi Peppermint Terhadap Perubahan Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Di RSUD Leuwiliang Kabupaten Bogor’, Jurnal Ilmiah Wijaya, vol. 11, no. 2, pp. 17–25, 2019.
Yu. E. Yaremchuk, V. S. Katayev, and V. V. Sinyugin, ‘Дослідження Комбінаційних Характеристик Вітчизняних Радіонепрозорих Тканин М1, М2 Та М3’, Реєстрація, Зберігання І Обробка Даних, vol. 17, no. 3, pp. 56–64, 2015, doi: 10.35681/1560-9189.2015.17.3.100328.
A. P. Dewi and N. Lusiyana, ‘Uji Daya Tolak Lilin Aromaterapi Minyak Atsiri Serai (Cymbopogon citratus) terhadap Nyamuk Aedes aegypti’, Balaba: Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara, pp. 21–28, 2020, doi: 10.22435/blb.v16i1.2053.
A. Buang, A. Nurilmi Adriana, and Rudi, ‘Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth) Dan Minyak Atsiri Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia Swingle) Sebagai Antinyamuk Aedes aegypti’, Fito Medicine : Journal Pharmacy and Sciences, vol. 14, no. 1, pp. 9–18, 2022, [Online]. Available: http://journal.unpacti.ac.id/index.php/FI TO/article/view/496
F. N. Isma, P. S. Dianita, and T. M. Kusuma, ‘Formulasi dan uji hedonik lilin aromaterapi minyak atsiri lengkuas (Alpinia galanga (L) Wild)’, Borobudur Pharmacy Review, vol. 3, no. 1, pp. 15– 23, 2023.
A. W. Suleman, M. Zuchrullah, Safaruddin, T. A. Adri, and N. Selsily, ‘Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Teh Hijau (Camellia sinensis L.) dengan Minyak Atsiri Kopi Arabika (Coffea arabica L.)’, Jurnal Ilmiah Fitomedika Indonesia, vol. 2, no. 1, pp. 1–9, 2023.
A. Juliarti, N. Wijayanto, I. Mansur, and Trikoesoemaningtyas, ‘Analisis rendemen minyak serai wangi (Cymbopogon nardus L.) yang ditanam dengan pola agroforestri dan monokultur pada lahan revegetasi pasca tambang batubara’, Jurnal Sylva Lestari, vol. 8, no. 2, pp. 181–188, 2020.
A. Al Fatina et al., ‘Pembuatan Minyak Sereh Dan Lilin Aromaterapi Sebagai Anti Nyamuk’, DedikasiMU : Journal of Community Service, vol. 3, no. 2, pp. 837–847, 2021.
D. M. Fitriari and E. I. Setyawan, ‘Potensi serum liposom ekstrak biji kopi arabika (Coffea arabica L.) sebagai antioksidan’, Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi, vol. 1, no. 1, pp. 450–460, 2022.
I. Lestari, S. Prabandari, R. Febriyanti, and K. Tegal, ‘Kombinasi Ekstrak Etanol Biji Kopi Arabika (Coffea arabica .L) Dan Biji Cokelat (Theobroma cacao)’, vol. x, no. x, pp. 1–7, 2020.
Erliyanti, N.K. and Rosyidah, E. (2017) ‘Pengaruh Daya Microwave Terhadap Yield Pada Ekstraksi Minyak Atsiri dari Bunga Kamboja (Plumeria alba) Menggunakan Metode Microwave Hydrodistillation (Effect of Microwave Power on Yield in Essential Oil Extraction from Cambodian Flowers (Plumeria alba) us’, Jurnal Rekayasa Mesin (Mechanical Engineering Journal), 8(3), pp. 175–178. Available at: https://rekayasamesin.ub.ac.id/index.php/rm/article/view/427 https://rekayasamesin.ub.ac.id/index.php/rm/article/view/427/326.
Satria, D. et al. (2024) ‘Penggunaan Limbah Minyak Jelantah sebagai Bahan Baku Lilin Aromaterapi untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan di Desa Penggaron’, Media Pengabdian Kepada Masyarakat (MPKM), 3(1), pp. 160–167. Available at: https://www.ejournal-rmg.org/index.php/AMPKM/article/view/305.
Siskayanti, R. and Kosim, M.E. (2021) ‘Analisis Konsentrasi Minyak Atsiri dari Sereh Sebagai Aditif dalam Pembuatan Lotion Anti Nyamuk’, Jurnal Redoks, 6(1), p. 26. Available at: https://doi.org/10.31851/redoks.v6i1.5564.
Liana Veranika, Nurina Aulia Hanun, Fahrun Nur Rosyid, and Puji Kristini, “The Effectiveness of Lavender Aromatherapy in Improving Sleep Quality in Hemodialysis Patients : A Literature Review,” Int. J. Heal. Soc. Behav., vol. 2, no. 1, pp. 188–197, 2025, doi: 10.62951/ijhsb.v2i1.301.
J. M. Dumanauw, R. N. Maramis, E. R. Rindengan, and G. Gansalangi, “Metabolomics in Pharmacy: Peluang dan Tantangan Kefarmasian dalam Penemuan, Pengembangan, dan Evaluasi Mutu Obat Bahan Alam,” 2022.
M. Perwitasari, R. Anindita, M. U. Beandrade, D. D. Nathalia, W. N. Hasmar, and I. K. Putri, “Anti-Bacterial Activity of Etanolic Extract and Essential Oil of Basil (Ocimum sanctum) on Growth Staphylococcus aureus Salmonella thypii and Eschericia coli,” J. ILMU DASAR, vol. 24, no. 2, p. 143, 2023, doi: 10.19184/jid.v24i2.31367.
Y. Kadang, M. F. Hasyim, R. Yulfiano, P. Studi, D. F. Sandi, and K. Makassar, “FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK LOTION ANTINYAMUK MINYAK SEREH WANGI (Cymbopogon nardus L Rendle.) DENGAN KOMBINASI MINYAK NILAM (Pogostemon cablin Benth.),” vol. 5, pp. 38–42, 2013.
A. N. Sasmita, T. Turahman, and N. Harmastuti, “Formulasi dan uji aktivitas antioksidan sabun cair badan ekstrak etanol daun teh hijau (Camellia sinensis L.) dengan metode DPPH,” Pharmasipha Pharm. J. Islam. Pharm., vol. 7, no. 1, pp. 1–13, 2023, doi: 10.21111/pharmasipha.v7i1.9296.















