POTENSI KUNYIT (CURCUMA DOMESTICA VAL.) SEBAGAI AGEN ANTIPIRETIK ALAMI: SUATU TINJAUAN LITERATUR
DOI:
https://doi.org/10.70248/jophs.v2i1.2236Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kunyit (Curcuma domestica Val) terhadap penurunan suhu tubuh saat demam sebagai agen antipiretik alami. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menelusuri berbagai artikel ilmiah melalui database Google Scholar menggunakan pendekatan PICO-S serta operator Boolean (AND, OR). Kata kunci yang digunakan mencakup: demam, pengaruh kunyit, terapi, dan penurunan suhu. Dari 200 studi yang ditelusuri, hanya 6 studi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan, yakni artikel dalam bahasa Indonesia yang membahas secara spesifik efek antipiretik kunyit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunyit, khususnya melalui senyawa aktif kurkumin, memiliki efek signifikan dalam menurunkan suhu tubuh dengan cara menghambat enzim COX-2 dan molekul inflamasi lainnya. Metode perasan kunyit menunjukkan hasil antipiretik terbaik dibandingkan metode infusa dan dekokta. Simpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa kunyit berpotensi besar sebagai alternatif terapi demam yang alami, aman, dan minim efek samping. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menguji bioavailabilitas, stabilitas, serta efektivitasnya pada subjek manusia agar dapat diterapkan dalam praktik klinis.
Kata Kunci : Kunyit, Antipiretik Alami, Demam, Kurkumin, Penurunan Suhu TubuhReferences
A Endang Kusuma Intan, A. A. (2020) ‘Pharmacological activities of curcuma longa’, 10(1), pp. 225–230.
Arum Suproborini,Mochamad Soeprijadi Djoko Laksana, D. F. Y. (2018) ‘Etnobotani tanaman antipiretik masyarakat dusun mesu boto jatiroto wonogiri jawa tengah’, 1(1), pp. 1–11.
Athala, S. (2021) ‘Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Literature Review Efektivitas Gastroprotektif Rimpang Kunyit ( Curcuma Domestica Val ) Pada Lambung Yang Di Induksi Aspirin Pendahuluan’, 10, pp. 402–407. doi: 10.35816/jiskh.v10i2.616.
Azis, A. (2019) ‘KUNYIT ( Curcuma domestica Val ) SEBAGAI OBAT ANTIPIRETIK’, 6(April), pp. 116–120.
Dani Sujana, Dadang Muhammad Hasyim, Hasbi Taobah Ramdani, Salma Nurin Fadilah, Santi Yuliasari, M. A. (2021) ‘Efek Antipiretik Dari Perasan, Infusa, Dan Dekokta Kunyit (Curcuma Domestica Val.) Pada Mencit Yang Diinduksi Larutan Pepton’, 6(2), Pp. 27–35.
Dwita, L. P. et al. (2020) ‘Manfaat Ekstrak Etanol Daun Remek Daging (Hemigraphis colorata W. Bull) terhadap Luka Bakar pada Tikus’, Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia, 13(1), pp. 32–41. doi: 10.22435/jtoi.v13i1.2823.
Fajriyah, N. and Dermawan, D. (2022) ‘Penatalaksanaan Manajemen Nyeri : Relaksasi Otogenik dan Pemberian Perasan Air Kunyit dengan Masalah Keperawatan Nyeri pada Pasien Gastritis di Desa Nguter’, 1(2), pp. 82–92.
Intan, A. et al. (2019) ‘keluarga ( TOGA )’, 3(3), pp. 389–394.
Jilan Fandini Putri, M. R. (2025) ‘Efek Nefroprotektor Ekstrak Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb) Terhadap Kadar Kreatinin Tikus (Rattus Norvegicus) Yang Diinduksi Paracetamol’, 10(1), pp. 1–11.
Kd, N. and Listiani, R. (2022) ‘Pemanfaatan Tanaman Herbal Dalam Pengobatan Nyeri Berdasarkan Kearifan Lokal Bali Usada Tiwang’, 1, pp. 396–405.
Nurfitriah, S. F. et al. (2021) ‘Aktivitas antipiretik dari beberapa senyawa aktif’, pp. 14–20.
Praceka, M. S. et al. (2022) ‘Molecular Docking and Toxicity from Temulawak Rhizome ( Curcuma xanthorrhiza Roxb . ) against COX-2 Penambatan Molekul dan Toksisitas dari Rimpang Temulawak ( Curcuma xanthorrhiza Roxb .) terhadap COX-2’, 1(1).
Retno, G. R. sasanti (2008) ‘Profil Konsumen Obat Tradisional terhadap Ketanggapan akan adanya efek samping obat tradisional’.
Simanjuntak, P. et al. (2012) ‘Review Studi Kimia Dan Farmakologi Tanaman Kunyit (Curcuma Longa L) Sebagai Tumbuhan Obat Serbaguna’, 17(2), Pp. 103–108.
Winardi, D. O. Et Al. (2023) ‘In Silico And In Vitro Studies on Compounds in Turmeric ( Curcuma domestica ) as Anti-inflammatory for Cyclooxygenase-2 ( COX-2 ) Studi In Silico dan In Vitro Senyawa Aktif pada Rimpang Kunyit ( Curcuma domestica ) sebagai Antiinflamasi pada Cyclooxygenase-2 ( COX-2 )’, 1(1).
Yulia, W., Putri, A. and Silvayani, A. (2025) ‘MANUSIA DAN KESEHATAN Studi Fenomenologi Penggunaan Obat Herbal Dikalangan Mahasiswa Farmasi Unismuh Phenomenological Study of The Use of Herbal Medicine Among Unismuh Pharmacy Students’, 8(September 2024), pp. 1–11.















