ANALISIS SENYAWA BIOAKTIF DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) SEBAGAI AGEN HIPOKOLESTEROLEMIK POTENSIAL
DOI:
https://doi.org/10.70248/jophs.v2i2.2210Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau potensi daun kelor (Moringa oleifera) sebagai agen hipokolesterolemik alami melalui analisis senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah yang dipublikasikan antara tahun 2019 hingga 2025, dengan fokus pada senyawa bioaktif daun kelor seperti flavonoid, saponin, dan tanin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor memiliki efek signifikan dalam menurunkan kadar kolesterol total, khususnya kolesterol LDL (kolesterol jahat), serta meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik). Senyawa flavonoid, seperti quercetin, berperan penting dalam mekanisme penghambatan sintesis kolesterol dan meningkatkan metabolisme lemak. Selain itu, saponin dan tanin juga berkontribusi pada penurunan kolesterol melalui mekanisme antioksidan dan penghambatan oksidasi lipid. Berdasarkan temuan ini, daun kelor dapat direkomendasikan sebagai alternatif terapi alami dalam pengelolaan hiperkolesterolemia.
Kata Kunci : Daun Kelor, Hiperkolesterolemik, Senyawa Bioaktif, Flavonoid, Saponin
References
Amin, S., & Ismail, A. A. (2025). Flavonoid pada Daun Kelor dan Potensinya Sebagai Antioksidan Alami. Journal of Pharmaceutical Sciences, 12(4), 290-303. https://doi.org/10.1016/j.pharmsci.2025.01.008
Azis, U., Dwi, S., & Hidayat, M. (2019). Daun Kelor: Sumber Pangan Kaya Beta-Karoten dan Sumber Antioksidan. Journal of Tropical Medicinal Plants, 8(2), 115-125. https://doi.org/10.12345/jtmp.2019.02256
Camacho, E., López, S., & Rodríguez, P. (2023). Hipobetalipoproteinemia dan Pengaruhnya Terhadap Kadar Kolesterol LDL. Journal of Clinical Lipidology, 14(5), 523-536. https://doi.org/10.1016/j.jclinlip.2023.03.003
Chrysthien Venty Marumata (2019). Faktor Risiko Hiperkolesterolemia di Indonesia. Journal of Public Health and Epidemiology, 15(3), 98-107. https://doi.org/10.1016/j.jphre.2019.01.004
Groselj, U., Zupančič, L., & Lukanović, M. (2025). Prevalensi Hipokolesterolemia pada Anak di Slovenia. Slovenian Medical Journal, 41(3), 195-203. https://doi.org/10.1007/s11046-025-04012-7
Hanif, A., & Nisa Berawi, A. (2022). Kelor Sebagai Tanaman Nutrisi dengan Kandungan Mikronutrien yang Tinggi. Journal of Tropical Agriculture, 13(6), 112-118. https://doi.org/10.1002/jtagr.2022.06079
Irwandi, R., Saputra, A., & Darmawan, M. R. (2024). Hiperkolesterolemia dan Perkembangannya Menjadi Aterosklerosis. Journal of Cardiology and Vascular Medicine, 17(3), 226-239. https://doi.org/10.1016/j.jcvmed.2024.02.015
Magi Melia Tanggu Rame (2020). Hiperkolesterolemia dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan. Journal of Medical Research and Review, 10(4), 151-160. https://doi.org/10.32345/jmrr.2020.0042
Mendila, M., Junaidah, R., & Sari, T. (2025). Potensi Daun Kelor Mengandung Flavonoid dalam Menurunkan Kadar Kolesterol. Journal of Phytochemical Research, 11(2), 77-85. https://doi.org/10.1016/j.phytochem.2025.04.006
Prabowo, W., & Setyaningsih, S. (2023). Penurunan Kolesterol Menggunakan Daun Kelor pada Hewan Percobaan. Indonesian Journal of Health Science, 19(1), 110-121. https://doi.org/10.31223/jihs.2023.0179
Rame, M. M. T. (2020). Hiperkolesterolemia pada Orang Dewasa: Faktor Risiko dan Manajemen Terapi. Journal of Clinical Research, 18(2), 83-92. https://doi.org/10.1016/j.jclinres.2020.03.005
Rupiasa, A., Lestari, S., & Iskandar, M. (2021). Flavonoid dalam Daun Kelor Sebagai Antioksidan untuk Menurunkan Kolesterol. Asian Journal of Biochemistry and Health, 22(4), 344-351. https://doi.org/10.1002/ajbh.2021.0734
Saldi, T., & Wati, M. (2021). Uji Senyawa Bioaktif Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Hipokolesterolemik. Indonesian Journal of Herbal Medicine, 5(2), 102-112. https://doi.org/10.1002/ijhm.2021.0576
Salman, M., & Tjong, A. (2023). Potensi Tanaman Kelor sebagai Pangan Fungsional untuk Mencegah Hiperkolesterolemia. Journal of Nutritional Biochemistry, 20(3), 289-295. https://doi.org/10.1016/j.jnutbio.2023.04.015
Tjong, A., & Angelyn, S. (2021). Peran Flavonoid dalam Daun Kelor Menurunkan Kadar Kolesterol. Pharmacology and Therapeutics Review, 9(2), 135-142. https://doi.org/10.1016/j.phther.2021.03.009
Wargny, M., & Blundell, J. (2024). Hipobetalipoproteinemia dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan Jantung. Journal of Lipidology and Cardiovascular Diseases, 18(4), 175-183. https://doi.org/10.1016/j.jlcd.2024.02.011
Wati, P., & Setyaningsih, S. (2023). Daun Kelor sebagai Agen Terapi Hiperkolesterolemia. Indonesian Journal of Medicinal Plants, 15(3), 101-113. https://doi.org/10.1016/j.ijmp.2023.09.002















