STUDI EPIDEMIOLOGI DESKRIPTIF DBD DARI ASPEK ORANG DENGAN PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI

Authors

  • Meutia Tiara Khaulani Universitas Halu Oleo
  • Irma Irma Universitas Halu Oleo
  • La Ode Ahmad Saktiansyah

DOI:

https://doi.org/10.70248/jophs.v1i4.1531

Keywords:

Epidemiologi; DBD; Sistem Informasi; Geografi

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) menurut World Health Organization (WHO) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Dengue. Virus Dengue menular ke manusia melalui gigitan vector nyamuk betina yang terinfeksi, terutama dari spesies nyamuk  Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Kejadian penyakit DBD  terus meningkat dan penyebaran terus meluas terutama pada negara tropis dan subtropis, seperti Indonesia. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Majene Tahun 2020 sebanyak  57 kasus, tahun 2021 turun 16 kasus, dan tahun  2022 meningkat menjadi 62 kasus. Tahun 2023 kasus tertinggi terjadi di Kecamatan Banggae Timur sebanyak 85 kasus  kasus, KecamatanPamboang 10 kasus, Kecamatan Malunda 5 kasus, dan KecamatanSendana 2 kasus. Jadi, total kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun 2023 di Kabupaten Majene sebanyak 202 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian DBD dari aspek orang dengan pendekatan analisis spasial menggunakan sistem informasi geografi (SIG). Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan system informasi geografi (SIG). Penelitian ini terdiri dari 91 sampel yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis spasial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan yang termasuk dalam kategori sangat tinggi adalah Lingkungan Lembang. Lingkungan kategori tinggi adalahLingkungan Lembang Dhua, sedangkan kategori sedang adalah Lingkungan Leppe, dan kategori rendah adalah Lingkungan Leppe Barat. Dapat disimpulkan Lingkungan dengan kejadian DBD tinggi selama satu tahun yaitu Lingkungan Lembang sedangkan Lingkungan dengan kejadian DBD rendah selama satu tahun yaitu Lingkungan Leppe.

 

 

References

I. Irma, L. Handayani, and S. M. AF, “Iklim Dan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Sulawesi Tenggara,” Prev. J., vol. 8, no. 1, pp. 71–76, 2023, doi: 10.37887/epj.v8i1.46008.

A. Ayuningtyas, “Analisis Hubungan Kepadatan Penduduk dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Jawa Barat,” J. Ilm. Permas J. Ilm. STIKES Kendal, vol. 13, no. 2, pp. 419–426, 2023, doi: 10.32583/pskm.v13i2.772.

Irma, Y. Sabilu, K. Kamrin, and E. Gunawan, “Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue Dengan Program 3 M Plus pada Siswa SMPN 2 Kendari,” J. Pengabdi. Meambo, vol. 2, no. 1, pp. 33–38, 2023, doi: 10.56742/jpm.v2i1.56.

L. Rakhmatsani and D. Susanna, “Studi Ekologi Hubungan Iklim Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bogor Tahun 2013-2022,” J. Kesehat. Lingkung. Indones., vol. 23, no. 2, pp. 207–214, 2024, doi: 10.14710/jkli.23.2.207-214.

N. Sintia and L. Y. Hendrati, “Hubungan Kasus Demam Berdarah Dengue dengan Kepadatan Penduduk di Jawa TimurTahun 2019-2020,” Media Gizi Kesmas, vol. 12, no. 2, pp. 583–588, 2023, doi: 10.20473/mgk.v12i2.2023.583-588.

Syamsir and D. M. Pangestuty, “Autocorrelation of Spatial Based Dengue Hemorrhagic Fever Cases in Air Putih Area, Samarinda City,” J. Kesehat. Lingkung., vol. 12, no. 2, pp. 78–86, 2020, doi: 10.20473/jkl.v12i2.2020.78-86.

D. Herdiansyah et al., “Gambaran Pengetahuan Masyarakat Terhadap Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Benda Baru,” J. Pengabdi. dan Pemberdaya. Kesehat. Masy., vol. 5, no. 1, pp. 1–8, 2024.

Kementrian Kesehatan RI, “Info DBD Minggu Ke 33 Tahun 2023,” Kemenkes, 2023. https://p2pm.kemenkes.go.id/publikasi/infografis/info-dbd-minggu-ke-33-tahun-2023

BPS, “Jumlah Kasus HIV/AIDS, IMS, DBD, Diare, TB, dan Malaria Menurut Kecamatan (Jiwa), 2021-2023,” Badan Pusat Statistik, 2024.

DINKES MAJENE, Data Demam Berdarah Dengue (DBD) Kabupaten Majene. 2024.

N. R. S. Tule, “Systematic Review: Identifikasi Faktor Jenis Kelamin Dan Kelompok Usia Pada Pasien Demam Berdarah Dengue Dengan Pendekatan Kasus Trombositopenia,” Univ. ’Aisyiyah, pp. 1–11, 2020, [Online]. Available: http://digilib.unisayogya.ac.id/5494/1/Nur Rahmasari S.Tule_1611304057_Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis_Naspub - Nurrahmasari S. Tule

D. Y. Permatasari, G. Ramaningrum, and A. Novitasari, “Hubungan Status Gizi, Umur dan Jenis Kleamin dengan Derajat Infeksi Dengue pada Anak,” J. Kedokt. Muhammadiyah, vol. 2, no. 1, pp. 24–28, 2015.

E. M. E. Tarigan, R. Zulaiha, and R. K. Andika, “Demam Berdarah Dengue (DBD): Determinan, Epidemiologi Dan Program Penanggulangannya Di Indonesia (Literatur Riview),” Epidemiolog.id, vol. 2, pp. 1–23, 2022.

S. Masluhiya AF and I. Irma, “Epidemiological Analysis of Trends in Dhf Cases in Malang City,” J. Farm. Sains dan Prakt., vol. 7, no. 3, pp. 260–268, 2022, doi: 10.31603/pharmacy.v7i3.6146.

A. Zainuddin, I. Irma, and J. Jafriati, Epidemiology of Dengue Hemorrhagic Fever in Mainland and Archipelago in Southeast Sulawesi Province, no. Imho 2023. Atlantis Press International BV, 2024. doi: 10.2991/978-94-6463-392-4_12.

M. Sariyanti, N. Fitri, E. Febrianti, A. Kurniati, and D. Rizqoh, “Perbandingan Tingkat Keparahan Infeksi Primer Virus Dengue Serotipe 1, 2, 3 dan 4 di Indonesia: Systematic Review,” JUMANTIK (Jurnal Ilm. Penelit. Kesehatan), vol. 6, no. 1, p. 38, 2021, doi: 10.30829/jumantik.v6i1.7766.

J. Z. Baitanu, L. Masihin, L. D. Rustan, D. Siregar, and S. Aiba, “Hubungan Antara Usia, Jenis Kelamin, Mobilitas, Dan Pengetahuan Dengan Kejadian .,” Malahayati Nurs. J., vol. 4, no. 5, pp. 1230–1241, 2022.

I. Agustin, U. Tarwotjo, and R. Rahadian, “Perilaku Bertelur dan Siklus Hidup Aedes aegypti pada berbagai Media Air,” J. Biol., vol. 6, no. 4, pp. 71–81, 2017.

Marlena, Rinidar, M. Rusdi, Farida, T. R. Ferasyi, and Nurliana, “Hubungan Kepadatan Permukiman Dengan Luas Permukiman Terhadap Sebaran Demam Berdarah Dengue,” J. Sain Vet., vol. 38, no. 2, p. 112, 2020, doi: 10.22146/jsv.47774.

E. Heryanto and F. Meliyanti, “Hubungan Pengetahuan, Pekerjaan, dan Penyuluhan dengan Tindakan Kepala Keluarga Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD),” Lentera Perawat, vol. 2, no. 1, pp. 8–16, 2021.

Downloads

Published

2024-12-30

Issue

Section

Articles